Kembali

MicroStrategy Mengatasi 2 Masalah Terbesar Private Equity dengan Bitcoin

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

05 Januari 2026 04.50 WIB
  • MicroStrategy menghimpun modal permanen melalui pasar publik dan melewati siklus penggalangan dana private equity tradisional.
  • “Digital Equity” dan “Digital Credit” yang didukung Bitcoin mengubah BTC menjadi agunan kelas institusi.
  • Model strategi ini mendemokratisasi akses dan memungkinkan akumulasi Bitcoin secara terus-menerus melalui pendanaan perpetual.
Promo

MicroStrategy terus mengubah aturan pada private equity dan pasar modal, memanfaatkan Bitcoin untuk mencapai hal-hal yang sudah lama diincar dana tradisional, tapi sebagian besar gagal dicapai selama lebih dari satu dekade.

Menurut Chaitanya Jain, Bitcoin Strategy Manager di MicroStrategy, perusahaan ini berhasil mengatasi dua tantangan besar dalam dunia private equity.

Sponsored
Sponsored

MicroStrategy Ubah Bitcoin Jadi Modal Abadi dan Kalahkan Private Equity Tradisional

Jain menerangkan bahwa MicroStrategy (sekarang Strategy) telah mengumpulkan dana secara langsung dari investor ritel dan membangun struktur pendanaan yang bersifat permanen dan abadi.

“Sejak satu dekade terakhir, Private Equity sudah berupaya (i) menggalang dana langsung dari ritel dan (ii) membangun continuation atau dana abadi,” ujar Jain. “Strategy berhasil mencapai keduanya. Pendanaan permanen lewat sekuritas publik yang terdaftar di Nasdaq. Digital Equity dan Digital Credit dengan jaminan $BTC.”

Dengan memanfaatkan sekuritas publik, bukan struktur PE tertutup, MicroStrategy berhasil mendemokratisasi akses ke produk investasi alternatif. Sementara di sisi lain, perusahaan juga menciptakan model pendanaan yang tidak tergantung pada penggalangan dana yang sifatnya siklus.

Inti utama dari pendekatan ini adalah produk yang Jain sebut sebagai “Digital Equity” dan “Digital Credit”. Kedua produk ini punya jaminan Bitcoin, sehingga menjadikan pionir aset kripto tersebut sebagai kolateral kelas institusional.

Digital Equity memberikan peluang bagi investor untuk mendapatkan eksposur leverage ke Bitcoin melalui struktur permodalan MicroStrategy. Sementara itu, Digital Credit menawarkan fasilitas kredit yang dijamin oleh BTC.

Sponsored
Sponsored

Pada dasarnya, perusahaan mengubah cadangan Bitcoinnya menjadi mesin modal abadi yang berfungsi seperti fund kelanjutan private equity, namun dalam versi perusahaan publik.

Jain menyebut tahun 2025 sebagai “Year 0” atau tahun dasar untuk Digital Credit, yaitu fase membangun, meluncurkan, dan memperbesar produk kredit berbasis BTC di tengah pasar Bitcoin yang lesu.

Pada tahun 2025, Strategy berhasil mengumpulkan sekitar US$21 miliar melalui gabungan dari penerbitan saham biasa, penawaran saham preferen (termasuk penerbitan saham preferen abadi senilai US$2,5 miliar yang disebut sebagai IPO terbesar di AS berdasarkan total dana itu tahun tersebut), dan utang konversi.

Sponsored
Sponsored

Dana ini kemudian digunakan untuk akuisisi Bitcoin dalam jumlah besar. Pada waktu publikasi, Strategy memegang 672.497 BTC, yang diperoleh dengan total biaya sekitar US$50,4 miliar (rata-rata sekitar US$75.000 per BTC), dan nilai pasar sekitar US$61,4 miliar (berdasarkan harga Bitcoin mendekati US$91.000).

MicroStrategy BTC Holdings
Kepemilikan BTC MicroStrategy | Sumber: Bitcoin Treasuries

Perusahaan menggunakan leverage besar melalui utang dan saham preferen (total sekitar US$15–16 miliar dari berbagai sumber), yang menciptakan eksposur ke Bitcoin dengan leverage tinggi. Hal ini membuat analis menilai kalau perusahaan ini bisa menjadi pemicu black swan berikutnya di dunia kripto pada 2026.

Meski begitu, model ini telah mengubah Strategy dari perusahaan perangkat lunak tradisional menjadi yang banyak analis sebut sebagai perusahaan treasury Bitcoin terbesar di dunia, atau kendaraan investasi Bitcoin dengan leverage. Perusahaan ini terus mengumpulkan BTC melalui penggalangan modal abadi, sementara menawarkan eksposur hasil kinerja kepada investor dengan berbagai tingkat risiko.

Sponsored
Sponsored

Menurut Jain, 2026 akan menjadi “Year 1” bagi MicroStrategy, menandai transisi dari tahap percobaan ke implementasi penuh berskala besar.

Pergeseran ini merefleksikan meningkatnya likuiditas Bitcoin, infrastruktur pasar yang makin kuat, dan tingkat pemahaman investor terhadap produk keuangan berbasis kripto yang makin tinggi.

Dengan menjembatani gap antara akses ritel dan pendanaan permanen, MicroStrategy menantang cara berpikir lama private equity dan menunjukkan bagaimana kripto bisa menopang model investasi institusi yang berkelanjutan.

Meski perusahaan memang sudah memasuki babak berikutnya, potensi MicroStrategy untuk dikeluarkan dari indeks MSCI masih terus menjadi kekhawatiran.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori