Pembayaran aset kripto Emirates kini sudah tersedia di emirates.com dan Aplikasi Emirates melalui Crypto.com Pay. Hanya penduduk UEA yang memenuhi syarat yang bisa mengakses fitur ini, dan hanya berlaku untuk tarif yang dihitung dalam dirham Uni Emirat Arab (AED).
Emirates telah mengangkut 53,2 juta penumpang pada tahun keuangan terakhir ke 152 kota di 80 negara. Opsi baru ini hanya mencakup satu negara dan satu mata uang.
Pembayaran Kripto Emirates Diselesaikan dalam Dirham, Bukan dalam Token
Pelanggan membayar pemesanan dari wallet Crypto.com. Emirates sama sekali tidak menerima Bitcoin, Ethereum, atau token kripto lainnya.
Penyelesaian pembayaran dilakukan dalam bentuk dirham, atau stablecoin berjangka dirham yang telah disetujui oleh Bank Sentral UEA (CBUAE). Konversi ini berlangsung di bawah lisensi Stored Value Facilities (SVF), yaitu kerangka kerja dari Bank Sentral yang mengatur produk pembayaran prabayar serta berbasis wallet.
Desain seperti ini sebenarnya bukan hal baru. Dubai Finance juga telah menjelaskan mekanisme yang sama pada Mei 2025 lalu. Crypto.com akan mengonversi pembayaran menjadi dirham terlebih dahulu sebelum akhirnya mengirimkan dana ke akun pemerintah.
Namun, proses checkout menghadirkan beberapa langkah tambahan. Pengguna ponsel perlu masuk ke aplikasi Crypto.com untuk menyetujui pembayaran. Sementara itu, pengguna desktop perlu memindai kode QR dan melakukan konfirmasi lewat ponsel. Jika menggunakan kartu yang tersimpan, proses tambahan ini tidak diperlukan.
Beberapa exchange lain pun mengambil jalur serupa dengan jalur pembayaran lokal. Masing-masing akan mengubah saldo aset kripto menjadi mata uang lokal di kasir.
Mengapa Mayoritas Penumpang Emirates Tidak Bisa Menggunakannya
Sebelum peluncuran ini, Emirates sudah menawarkan 14 gateway pembayaran, menurut kerja sama yang diumumkan Dubai Finance Oktober lalu. Crypto.com Pay menjadi yang ke-15, dan satu-satunya yang dibatasi berdasarkan domisili.
Pembatasan ini sebetulnya berlawanan dengan tujuan dari kesepakatan sebelumnya. Emirates dan Dubai Finance justru mengidentifikasi turis internasional sebagai kelompok terbesar yang belum banyak memanfaatkan pembayaran digital di emirat tersebut. Tahun 2024, mereka menyebutkan ada 18,7 juta kunjungan wisatawan ke Dubai.
Opsi baru ini justru mengecualikan mereka yang tidak berstatus penduduk tetap.
Satu Pemegang Lisensi Menguasai Setiap Transaksi di UEA
Unit Crypto.com di UEA adalah Foris DAX Middle East FZE. Pada 11 Mei lalu, entitas ini menjadi penyedia layanan aset virtual (VASP) pertama yang memperoleh lisensi SVF dari CBUAE.
Tidak ada kompetitor lain yang mengantongi izin serupa. Jadi, siapa pun yang ingin memakai pembayaran aset virtual teregulasi di UEA harus melalui Crypto.com. Exchange pesaing tidak bisa menyediakan jalur yang setara, apapun status regulasinya menurut buku aturan aset virtual Dubai.
Lisensi stored value UEA ini juga menjadi kunci rencana integrasi bersama Dubai Duty Free dan pembayaran untuk biaya pemerintah.
Linimasa di Balik Peluncuran
Adnan Kazim, Wakil Presiden dan Chief Commercial Officer Emirates, menyampaikan bahwa proses berjalan sangat cepat.
“Moving from signature to launch with Crypto.com in under a year is a credit to both teams,” bunyi cuplikan pada pernyataan peluncuran, mengutip Kazim.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Namun, tanggal-tanggal resmi menunjukkan hal berbeda. Emirates menandatangani nota kesepahaman pada 9 Juli 2025, dan produk ini tersedia pada 28 Juli 2026. Waktunya berjarak 384 hari.
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| 12 Mei 2025 | Dubai Finance menandatangani MoU dengan Crypto.com |
| 9 Juli 2025 | Emirates menandatangani MoU dengan Crypto.com |
| 11 Mei 2026 | CBUAE menerbitkan lisensi stored value VASP pertama |
| 28 Juli 2026 | Crypto.com Pay resmi tersedia di platform Emirates |
Kira-kira 80% dari waktu tunggu tersebut dihabiskan sebelum Bank Sentral menerbitkan lisensi. Emirates lalu menyelesaikan integrasi dalam 78 hari.
Urutan waktu ini penting bagi siapa pun yang mengharapkan peluncuran serupa di tempat lain. Faktor teknis bukanlah hambatan utama.
Apa yang Harus Diubah
Pembukaan akses yang lebih luas bukan keputusan Emirates. CBUAE perlu mengizinkan penyelesaian pembayaran di luar dirham dan stablecoin berjamin dirham, atau memperluas cakupan pengguna bukan hanya penduduk tetap UEA.
Dubai menargetkan 90% transaksi pemerintah dan sektor swasta menjadi digital pada akhir 2026. Apakah opsi kripto yang masih dibatasi residensi ini bisa membantu pencapaian target tersebut, patut dipertanyakan.
Emirates belum langsung memberikan respons atas pertanyaan BeInCrypto mengenai linimasa atau rencana perluasan eligibility.








