Kembali

Bitcoin OG Erik Voorhees All-In pada Emas saat Wells Fargo Perkirakan Harga XAU US$6.300

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

11 Februari 2026 16.52 WIB
  • Voorhees menghabiskan US$6,81 juta USDC untuk membeli 1.382 ons PAXG.
  • Emas reli 15% saat analis menargetkan US$6.100–US$6.300 pada 2026.
  • Pergerakan menandakan lindung nilai terhadap volatilitas aset kripto dan pelemahan dolar AS.
Promo

Erik Voorhees, pendukung awal Bitcoin dan pendiri ShapeShift, kini melakukan langkah berani dengan berinvestasi ke emas.

Langkah ini terjadi saat harga emas mulai pulih setelah sempat turun 21%, dan masih berpotensi naik lebih lanjut jika melihat proyeksi para analis.

Sponsored
Sponsored

Langkah Erik Voorhees pada Emas Menandakan Perubahan Melampaui Bitcoin

Lookonchain melaporkan bahwa Voorhees membuat sembilan wallet baru dan membelanjakan US$6,81 juta dalam USDC. Bitcoin OG tersebut membeli 1.382 ons PAXG, yaitu token yang didukung emas layaknya Tether Gold, dengan harga rata-rata US$4.926 per ons.

Bitcoin OG Erik Voorhees Beralih ke Emas
Bitcoin OG Erik Voorhees Beralih ke Emas | Sumber: Arkham Intelligence

Voorhees, yang masuk ke ekosistem Bitcoin pada 2011 dan kemudian mendirikan beberapa perusahaan kripto besar pertama, sudah lama memperjuangkan Bitcoin sebagai “emas digital.”

Pembelian terbarunya menandakan strategi yang lebih beragam ke aset safe haven tradisional, meskipun dia tetap vokal mendukung aset kripto.

Analis Jacob King menyebut bahwa langkah Voorhees ini menunjukkan bahwa beberapa pelaku awal kripto sudah mulai mengantisipasi volatilitas pasar dengan memegang emas fisik maupun emas dalam bentuk token.

Harga emas masih stabil di atas US$5.000 per ons, didukung oleh permintaan kuat bank sentral dan aliran masuk dari exchange-traded fund (ETF) emas. Pada waktu publikasi, harga emas diperdagangkan di US$5.048, naik hampir 15% sejak menyentuh titik terendah di US$4.402 pada 2 Februari.

Sponsored
Sponsored
Performa Harga Emas (XAU)
Performa Harga Emas (XAU) | Sumber: TradingView

Menurut CEO dan co-founder Coin Bureau, Nic Puckrin, penurunan harga emas baru-baru ini hanya jeda sementara, bukan tanda penurunan permanen. Puckrin menyebut data pekerjaan AS dan CPI mendatang yang kemungkinan mempengaruhi ekspektasi pemangkasan suku bunga.

Emas Siap Breakout saat Analis Prediksi US$6.300+ di Tengah Perubahan Strategi Dolar

Di sisi lain, analis teknikal Rashad Hajiyev menuturkan bahwa emas berpotensi breakout setelah menguji level resistance penting, dan memperkirakan breakout dalam waktu dekat menuju kisaran US$5.200 per ons sebelum memasuki fase bergerak sideways.

Sponsored
Sponsored

Di saat yang sama, Wells Fargo baru-baru ini menganggap koreksi harga sebagai healthy correction setelah reli tajam, dan menaikkan target harga emas 2026 ke kisaran US$6.100–US$6.300 per ons. Perusahaan jasa keuangan multinasional ini mengutip risiko geopolitik, volatilitas pasar, dan permintaan bank sentral yang konsisten.

“Beli saat emas turun, ujar Wells Fargo. Penurunan harga emas baru-baru ini adalah koreksi sehat setelah reli tajam,” tulis Walter Bloomberg.  

Sementara itu, Daniel Oliver, pendiri Myrmikan Capital, memproyeksi lonjakan harga jangka panjang hingga US$12.595 per ons, didorong oleh aksi beli bank sentral dan kekhawatiran terhadap kemungkinan “spiral kematian obligasi pemerintah.”

Emas Kalahkan Saham saat Perubahan Ekonomi Makro dan Pergerakan Kripto Soroti Daya Tarik Safe Haven

Kinerja emas dibandingkan saham sangat mencolok. Data historis menunjukkan harga emas melonjak 1.658% sejak tahun 2000, sedangkan S&P 500 hanya naik 460%.

Sponsored
Sponsored
Performa Emas dan S&P500 Sejak Tahun 2000
Performa Emas dan S&P500 Sejak Tahun 2000 | Sumber: TradingView

Bahkan setelah memasukkan dividen, total return S&P sekitar 700%, tetapi tetap menunjukkan nilai emas sebagai diversifikasi portofolio, khususnya pada masa ketidakpastian ekonomi makro dan geopolitik.

Menurut para analis, faktor ekonomi makro yang lebih luas saat ini mendorong naiknya harga emas. Sunil Reddy mengungkapkan bahwa kebijakan AS mulai perlahan bergeser dari memaksimalkan daya beli dolar menuju reindustrialisasi dan penyeimbangan perdagangan.

Pendekatan “dollar yang lebih lemah” ini mendorong permintaan pada aset keras seperti emas dan perak, menandakan adanya pergeseran strategi daripada hanya aksi beli spekulatif semata.

Langkah Voorhees masuk ke emas sepertinya menunjukkan kesadaran akan dinamika ini. Dengan menggelontorkan jutaan ke PAXG, pionir Bitcoin itu nampaknya bertaruh pada pentingnya emas yang terus bertahan sebagai lindung nilai terhadap lemahnya dollar, sekaligus menjadi penyeimbang volatilitas pasar kripto.

Meski begitu, investor sebaiknya tetap melakukan riset sendiri dan tidak hanya bergantung pada proyeksi para analis.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori