Kembali

Ahli Menjelaskan Kenapa Tahun 2026 Bisa Jadi Momen Ethereum Mengejutkan Pasar

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Kamina Bashir

02 Januari 2026 17.21 WIB
  • Ethereum tutup 2025 turun hampir 10%, tapi adopsinya tetap terus meningkat.
  • Kevin Rusher soroti dominasi ETH pada stablecoin dan aset bertokenisasi.
  • Eksekutif memprediksi pertumbuhan Ethereum bisa melampaui Bitcoin pada 2026.
Promo

Ethereum (ETH) menutup tahun 2025 dengan performa yang kurang memuaskan dibanding ekspektasi pasar, sehingga sentimen di sekitar aset ini tetap lesu. Namun, Kevin Rusher, founder RAAC, menilai fokus hanya pada harga akan melewatkan gambaran besarnya.

Menurut Rusher, tahun 2026 bisa menjadi momen Ethereum mengejutkan pasar, didorong oleh adopsi institusi yang semakin cepat dan pertumbuhan di sektor stablecoin, aset yang ditokenisasi, serta pembayaran.

Sponsored
Sponsored

Semua orang memperhatikan harga ETH, tapi pertumbuhan nyata Ethereum ada di tempat lain

Ethereum turun hampir 10% sepanjang 2025, setelah mengalami kerugian besar di kuartal terakhir. Menariknya, Januari 2026 justru dimulai dengan sentimen positif, di mana aset ini membukukan kenaikan meski masih sederhana.

Data dari BeInCrypto Markets memperlihatkan Ethereum sudah menembus US$3.000. Dalam 24 jam terakhir, ETH naik 1,76%. Pada waktu publikasi, ETH diperdagangkan di US$3.030.

Ethereum (ETH) Price
Performa Harga Ethereum (ETH) | Sumber: BeInCrypto Markets

Walau pergerakan harga kerap menjadi sorotan dan banyak dibahas di komunitas, Rusher menilai masih ada tren yang lebih penting dan sering terabaikan, yaitu meningkatnya adopsi Ethereum oleh institusi.

“While some myopic pundits are hyper-focused on the price of ETH, they are missing the huge institutional adoption cementing Ethereum as the new king of crypto,” ujar Rusher.

Sponsored
Sponsored

Eksekutif tersebut menuturkan bahwa Ethereum telah berhasil menjadi pemimpin di sektor-sektor dengan pertumbuhan tercepat di ekonomi aset kripto. Selama musim Natal, penerbitan stablecoin di jaringan ini melampaui US$59 miliar, sehingga memperkuat dominasinya dengan pangsa lebih dari 62% dari total pasar, jauh di atas blockchain pesaing mana pun.

Aset Tokenisasi Perkuat Posisi Ethereum

Sektor aset yang ditokenisasi pun semakin memperkuat sentimen bullish. BeInCrypto mengabarkan bahwa aset dunia nyata (RWA) mencatatkan pertumbuhan signifikan di 2025 meskipun pasar secara umum sedang lesu.

Selain itu, pakar industri dan Crypto Twitter tetap optimistis menghadapi 2026, dan memperkirakan momentum kuat di sektor ini masih berlanjut dan semakin luas.

Sponsored
Sponsored

Berdasarkan data dari RWA.xyz, Ethereum saat ini menjadi rumah bagi US$12,5 miliar aset yang ditokenisasi, setara dengan lebih dari 65% pasar. Rusher menambahkan bahwa pesaing terdekatnya, BNB Chain, hanya mengelola US$2 miliar, sementara Solana dan Arbitrum masing-masing kurang dari US$1 miliar. Jadi, jika sektor ini tumbuh tahun ini, Ethereum bisa mendapat keuntungan lebih besar.

“Indeed, over the festive period, we saw tokenized gold alone surpass US$4 billion on Ethereum, up from just US$1 billion at the beginning of the year. The huge gold rush we are seeing in tokenized gold is happening almost exclusively on Ethereum, and with Central Banks and investors scrambling to get in any way they can, this growth is going in only one direction,” komentar dia.

Arus Modal Menunjukkan Preferensi Institusi

Rusher juga mengungkapkan kepada BeInCrypto bahwa meski sentimen harga ETH cenderung lesu, arus modal ternyata menunjukkan hal berbeda. Sepanjang 2025, arus masuk ke Bitcoin hanya separuh dari angka tahun 2024. Sebaliknya, arus masuk ke Ethereum justru naik dua kali lipat.

Sponsored
Sponsored

Ia mengutip riset dari State Street, yang mengungkap bahwa 6% manajer aset telah menempatkan 5% atau lebih dari AUM mereka ke Ethereum, sedangkan untuk Bitcoin hanya 5% yang memiliki eksposur setara.

Terakhir, Rusher menunjukkan laporan dari Artemis, yang menyoroti pembayaran stablecoin B2B di Ethereum terus bertumbuh stabil dari Agustus 2024 hingga Agustus 2025.

“In short, anybody still betting on Bitcoin as a growth asset for 2026 will likely be blindsided by the massive growth we are going to see on Ethereum, fuelled by stablecoins, tokenization and payments, all of which institutions are soaking up as if there were no tomorrow,” terang dia.

Rusher bukan satu-satunya yang optimistis. Chairman BitMine Tom Lee juga sudah menyampaikan pandangan bullish soal Ethereum. Dalam wawancara terbaru, Lee memprediksi ETH bisa mencapai US$7.000 sampai US$9.000 di awal 2026, artinya ada potensi kenaikan 130% hingga 200% dari level saat ini.

Secara keseluruhan, performa harga Ethereum memang tertinggal di 2025, namun data fundamental menunjukkan peran Ethereum di ekosistem aset digital justru makin berkembang. Apakah pertumbuhan ini akan membawa kenaikan harga yang konsisten, akan semakin jelas seiring berjalannya tahun 2026.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori