Pasar kripto memasuki pekan krusial antara 8–13 Desember 2025, ketika enam agenda utama berpotensi mengguncang harga dan sentimen. Dengan berbagai agenda penting terkompresi hanya dalam beberapa hari, interaksi antara kebijakan ekonomi makro, tonggak teknologi, proses pengadilan, dan aksi regulasi menciptakan dinamika unik.
Dipadukan bersama, kekuatan-kekuatan ini nampaknya bakal memengaruhi valuasi altcoin dan membentuk kepercayaan investor lintas sektor.
Keputusan Suku Bunga FOMC Menentukan Arah Bitcoin
Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengumumkan keputusan suku bunga pada Rabu, 10 Desember 2025, pukul 14.00 ET. Menurut CME FedWatch Tool, terdapat probabilitas 87,4% untuk pemangkasan suku bunga, 12,6% tanpa perubahan, dan nihil ekspektasi kenaikan.
Pasar memperkirakan kondisi finansial yang lebih longgar, yang berpotensi mengerek aset berisiko seperti Bitcoin. Namun, pergerakan pasar terbesar diperkirakan datang dari konferensi pers Ketua The Fed Jerome Powell pada pukul 14.30 ET, yang akan memberikan panduan kunci mengenai arah kebijakan moneter ke depan.
Konferensi Solana Breakpoint
Konferensi unggulan Solana Breakpoint dimulai 11 Desember di Etihad Arena, Abu Dhabi. Penyelenggara menyebut gelaran ini akan menjadi Breakpoint terbesar, berlangsung hingga 13 Desember.
Agenda ini bertumpang tindih dengan Abu Dhabi Finance Week dan Formula 1 Grand Prix, menempatkan Solana di pusat sorotan finansial dan teknologi.
Panel akan fokus pada adopsi institusional, dengan sesi membahas infrastruktur staking untuk ETF Solana dan keamanan jaringan.
Breakout event seperti MEV Day, Block Zero, dan Colosseum Breakpoint Arena akan membedah skalabilitas blockchain dan decentralized application (dApp). Harga registrasi berkisar dari US$100 untuk pelajar hingga US$700 untuk tiket late-bird. Tujuannya untuk menjaga aksesibilitas bagi audiens luas.
Para pemimpin industri dan investor institusional akan berkumpul membahas cara membangun pendapatan dalam ekosistem Solana.
Penekanan konferensi pada infrastruktur yang solid menegaskan pesona Solana bagi partisipan keuangan tradisional yang mengincar eksposur blockchain.
Pengumuman selama acara bisa memengaruhi harga Solana, yang diperdagangkan di kisaran US$138,49 pada waktu publikasi.
Vonis Do Kwon dan Implikasi bagi Terra
Pendiri Terraform Labs, Do Kwon, akan dijatuhi vonis pada 11 Desember 2025 di hadapan Hakim Engelmayer di Distrik Selatan New York.
Kwon mengaku bersalah pada Agustus 2025 atas konspirasi penipuan komoditas, penipuan sekuritas, dan penipuan elektronik sehubungan dengan kolapsnya blockchain Terra pada Mei 2022, termasuk LUNA dan stablecoin UST.
Kejatuhan itu menghapus sekitar US$40 miliar nilai pasar dan memicu penurunan luas di ekosistem kripto, sekaligus membuka sorotan lebih tajam pada stablecoin algoritmik.
Kwon menghadapi hukuman maksimum 25 tahun penjara, meskipun putusan akhir bergantung pada faktor seperti kerja sama dan pernyataan dampak korban.
Vonis ini menjadi momen penting soal akuntabilitas di industri kripto. Ini mungkin membentuk sikap regulasi global terhadap stablecoin dan proyek algoritmik.
Banyak pelaku industri melihat momentum ini sebagai preseden cara otoritas menindak penipuan kripto ke depan, yang dapat memengaruhi kepercayaan pada proyek baru.
SponsoredTerlepas dari itu, perkembangan di pengadilan bisa menggoyang sentimen harga LUNA, yang amblas hampir 20% dalam 24 jam terakhir.
Aster Percepat Program Buyback untuk Dukung Token
Aster akan memulai program buyback Stage 4 yang dipercepat pada 8 Desember 2025, membeli sekitar US$4 juta token per hari selama hingga 10 hari. Tujuannya adalah meredam volatilitas dan mendukung holder lewat manajemen likuiditas strategis.
Pendekatan ini menyuntikkan likuiditas lebih awal untuk menjawab kekhawatiran pasar dan menunjukkan komitmen Aster terhadap tokenomics-nya. Dengan mengonsentrasikan pembelian dalam jangka pendek, proyek bermaksud menciptakan tekanan naik harga dan menyerap tekanan jual berlebih.
Program ini transparan, dengan timeline dan target harian yang jelas, berbeda dengan metode kurang terstruktur yang diadopsi proyek lain.
Di pasar token, buyback dapat mengurangi pasokan, mengirim sinyal keyakinan, dan menyelaraskan insentif tim dengan holder. Jadwal agresif Aster mengindikasikan urgensi atas kondisi pasar atau pengumuman mendatang.
Sponsored SponsoredHalving TAO Bittensor
Halving TAO pertama Bittensor akan terjadi antara 12–15 Desember 2025, bergantung pada waktu blok. Emisi harian token turun dari sekitar 7.200 TAO menjadi 3.600 TAO, mengikuti model pasokan tetap ala Bitcoin.
Karena hampir separuh dari 21 juta total pasokan sudah beredar, ini menandai tonggak penting bagi blockchain berfokus AI ini.
Grayscale Research mencatat bahwa halving dapat meningkatkan kelangkaan dan memicu spekulasi harga seiring jaringan menarik pengembang yang membangun aplikasi AI. Mekanisme halving memastikan pasokan yang dapat diprediksi dan memberi penghargaan bagi validator jangka panjang.
Keputusan ETF Avalanche
Sementara itu, tanggal 12 Desember menjadi tenggat berikutnya bagi regulator AS untuk memutuskan ETF Avalanche. SEC sendiri telah menunda keputusan atas aplikasi dari VanEck dan Grayscale sejak pertengahan 2025.
Persetujuan dapat membuka akses institusional ke AVAX, sementara penundaan lebih lanjut dapat mengokohkan dominasi Bitcoin dan Ethereum dalam produk kripto teregulasi.
Respons SEC akan menjadi indikator sikap terhadap produk investasi blockchain di luar Bitcoin dan Ethereum. Persetujuan bisa memicu lebih banyak pengajuan ETF, sedangkan penundaan memperkuat dominasi aset teregulasi yang telah ada.
Bagaimana pendapat Anda tentang top 6 altcoin yang siap gelar agenda akbar di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!