Fenwick Sepakat Bayar US$54 Juta untuk Selesaikan Klaim Nasabah FTX

  • Fenwick & West setuju membayar US$54 juta untuk menyelesaikan klaim penipuan pelanggan FTX.
  • Fenwick bertindak sebagai penasihat hukum utama eksternal FTX sebelum exchange tersebut kolaps pada 2022.
  • Sebuah gugatan terpisah senilai US$525 juta terhadap Fenwick dan para partnernya masih aktif.
Promo

Fenwick & West, mantan penasihat hukum utama FTX dari eksternal, sepakat membayar US$54 juta untuk menyelesaikan tuntutan hukum. Gugatan tersebut menuduh bahwa firma hukum ini membantu memuluskan aksi penipuan FTX senilai US$8 miliar.

Pengadilan federal mengajukan perjanjian penyelesaian awal di Miami dan membutuhkan persetujuan hakim. Litigator David Boies, yang mewakili para penggugat, menyatakan kesepakatan ini masuk akal dan kedua pihak jadi terhindar dari proses hukum yang panjang dan rumit.

Dari Penasihat Menjadi Tergugat

Firma hukum Fenwick asal Silicon Valley pernah menjadi penasihat FTX saat exchange itu tumbuh menjadi salah satu platform aset kripto terbesar di dunia sebelum kejatuhannya pada November 2022.

Disponsori
Disponsori

Para penggugat menuduh Fenwick melampaui peran penasihat hukum biasa, sebab mereka menilai Fenwick menyusun strategi yang memfasilitasi aksi penipuan FTX dan membangun struktur hukum agar dana pelanggan bisa tercampur dengan dana Alameda Research, perusahaan trading saudara FTX.

Ringkasan Pemulihan Kreditur FTX
Ringkasan Pemulihan Kreditur FTX | Sumber: Kroll

Fenwick membantah, menegaskan bahwa mereka tidak tahu ada kesalahan di FTX. Dalam sebuah pernyataan, firma itu menyampaikan:

“…tidak mengetahui adanya penipuan di FTX, tetap memegang teguh integritas pekerjaan hukumnya, dan membantah segala bentuk kesalahan apa pun, seperti yang selalu kami jelaskan sepanjang perkara ini.”

Perusahaan, yang mempekerjakan lebih dari 500 pengacara, berharap segera bisa menyelesaikan masalah ini.

Kesepakatan sebesar US$54 juta ini merupakan bagian dari gelombang kedua perjanjian dalam rangkaian kasus hukum FTX. Nilai tersebut mengikuti gugatan pemulihan aset yang sebelumnya menargetkan mantan eksekutif dan pihak lawan transaksi. Sementara itu, satu gugatan terpisah senilai US$525 juta terhadap Fenwick dan para mitranya masih berjalan, sehingga risiko bagi mereka belum sepenuhnya selesai.

Pendiri FTX, Sam Bankman-Fried, pada 2024 dijatuhi hukuman penjara 25 tahun karena mencuri US$8 miliar dari para pelanggan. Ia sudah mengajukan banding atas putusan tersebut.

Kurator kebangkrutan telah membagikan lebih dari US$5 miliar kepada kreditur lewat rencana pemulihan terstruktur, juga telah menyelesaikan pembayaran putaran ketiga kepada kreditur pada September 2025, serta menjalankan rencana kompensasi FTX yang disetujui pengadilan untuk memperbaiki proses pemulihan korban.

Apakah kesepakatan Fenwick ini akan menjadi tanda adanya penyelesaian dari penasihat profesional lain yang terlibat dengan FTX masih harus ditunggu, karena gelombang kedua gugatan hukum terus berlanjut.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori