Kembali

Sam Bankman-Fried dari FTX Dorong Narasi Sidang Baru dengan Klaim yang Diperdebatkan di X

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

11 Februari 2026 03.25 WIB
  • Sam Bankman-Fried telah memposting serangkaian klaim di X yang mencoba membingkai kembali vonis FTX-nya sebagai bermotif politik.
  • Beberapa pernyataan bertentangan dengan catatan pengadilan, termasuk klaim tentang perintah pembungkaman, solvabilitas, dan tindakan penuntut.
  • Postingan tersebut sangat sejalan dengan narasi “lawfare” era Trump saat Bankman-Fried mencari sidang ulang dari dalam penjara.
Promo

Pendiri FTX, Sam Bankman-Fried, memulai kampanye publik baru di X yang nampaknya bertujuan memperkuat permintaan pengadilan ulangnya. Tapi, beberapa klaim yang ia gunakan untuk membela dirinya bertentangan dengan catatan pengadilan dan fakta yang sudah jelas.

Postingannya, yang diterbitkan beberapa hari setelah pengajuan permohonan pengadilan ulang, menggambarkan Bankman-Fried sebagai korban “lawfare” bermotif politik, serta menuduh jaksa melakukan pelanggaran, ada bias hakim, dan ada balas dendam terhadap mantan eksekutif FTX.

Namu, jika menelaah klaim-klaim tersebut, terlihat banyak kesalahan fakta dan logika yang lemah.

Sponsored
Sponsored

Klaim Gag Order dan Bias Hakim

Bankman-Fried mengklaim bahwa baik dirinya maupun Donald Trump pernah “dibungkam” oleh Hakim Lewis Kaplan.

Catatan pengadilan menunjukkan bahwa perbandingan ini tidak akurat. Kaplan memang memimpin kasus perdata pencemaran nama baik Trump dan memberlakukan pembatasan perilaku di ruang sidang, bukan perintah pembungkaman publik secara formal.

Sebenarnya, perintah pembungkaman pidana terhadap Trump dikeluarkan oleh hakim lain dalam kasus yang tidak ada kaitannya.

Berbeda dengan itu, Bankman-Fried justru menerima perintah pembungkaman pidana setelah ia berulang kali melanggar syarat pembebasan sebelum sidang — ini adalah respons standar hakim.

Sponsored
Sponsored

Argumen Solvabilitas yang Berulang Ditolak di Pengadilan

Bankman-Fried kembali bersikeras bahwa FTX “selalu solvent” dan menuduh jaksa telah salah menuduh dana milik nasabah dicuri.

Argumen tersebut menjadi inti pembelaannya di persidangan, tapi juri menolaknya setelah memutuskan bahwa aset nasabah memang telah disalahgunakan dan disalahartikan.

Selain itu, pengadilan federal secara konsisten memutuskan bahwa pemulihan aset setelah keruntuhan tidak bisa membuktikan secara retroaktif bahwa FTX pernah solvent saat aset disalahgunakan.

Sponsored
Sponsored

Mendistorsi Tindakan Jaksa Penuntut

Bankman-Fried juga mengklaim Trump telah “memecat” salah satu jaksa penuntutnya, yakni mantan pejabat SDNY, Danielle Sassoon.

Catatan publik menunjukkan Sassoon mengundurkan diri setelah menolak perintah DOJ dalam kasus korupsi yang tak terkait dengan kasus FTX. Ia tidak dipecat dan kepergiannya tidak memiliki hubungan langsung dengan perkara FTX.

Mengaitkan Langkah DOJ dengan Politik dan Regulasi Aset Kripto

Beberapa postingan juga menuduh pemerintah Biden menargetkan dirinya karena dia menentang Gary Gensler, pernah berdonasi ke Partai Republik, dan mewakili kepentingan aset kripto.

Sponsored
Sponsored

Walaupun Bankman-Fried memang aktif di Washington, tidak ada berkas pengadilan atau keputusan hakim yang mendukung klaim bahwa donasi politik atau kegiatan lobi regulasi jadi penyebab utama tuntutan hukum ini.

Hakim memutus kasus ini berdasarkan bukti dokumen, pesan internal, dan kesaksian para saksi.

Faktanya, pendiri FTX sendiri pernah secara langsung menyumbang ke kampanye Joe Biden.

Sam Bankman-Fried Donasikan Lebih dari US$40 Juta ke Partai Demokrat pada 2022 | Sumber: OpenSecrets

Bankman-Fried juga membela mantan co-CEO FTX, Ryan Salame, dengan mengklaim Ryan dipaksa mengaku bersalah dan dilarang menghadirkan bukti yang bisa membebaskan dirinya.

Salame sendiri mengaku bersalah atas pelanggaran pembiayaan kampanye dan pengiriman uang, serta mengakui pengakuan itu di pengadilan. Catatan vonisnya tidak menunjukkan adanya temuan hakim bahwa bukti telah ditekan secara tidak sah.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori