Kembali

Gen Z Jepang Lebih Takut Penipuan Kripto Dibanding Generasi Lain

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Oihyun Kim

03 April 2026 11.00 WIB
  • Gen Z Jepang paling khawatir tentang penipuan aset kripto di media sosial, berbeda dengan generasi yang lebih tua yang menyebut kebingungan terhadap mekanisme.
  • Setengah dari 1.486 responden Jepang belum pernah berinvestasi di aset kripto; hanya sepertiga yang saat ini menjadi holder aset digital.
  • YouTube mendominasi sebagai sumber utama untuk keputusan investasi aset kripto di Jepang, mengalahkan situs berita dan media sosial.
Promo

Gen Z Jepang menonjol sebagai generasi paling waspada terhadap penipuan ketika berbicara soal aset kripto. Sebuah survei terhadap 1.486 orang di seluruh Jepang menemukan bahwa pengguna muda jauh lebih sigap terhadap tawaran palsu di media sosial dibandingkan generasi yang lebih tua.

Perbedaan antar generasi memperlihatkan bahwa masalah kepercayaan masyarakat Jepang terhadap aset kripto tidak seragam—namun bervariasi tergantung usia dan kebiasaan daring.

Disponsori
Disponsori

Gen Z Waspadai Scam, Boomer Kesulitan Dengan Dasar-Dasar

Survei yang dilakukan oleh firma konsultan Clabo yang berbasis di Tokyo pada Februari 2026 ini menanyakan alasan responden melihat aset kripto sebagai sesuatu yang mencurigakan. Jawaban teratas secara keseluruhan adalah “Saya tidak mengerti cara kerjanya,” yang dipilih oleh 23,3% responden. Fluktuasi harga berada di urutan kedua dengan 21,1%, lalu kekhawatiran soal penipuan sebesar 19,2%.

Namun, jika dilihat dari perbedaan antar generasi, hasilnya bercerita lain. Responden Gen Z menyebut penipuan media sosial sebagai kekhawatiran utama mereka. Mereka sering menemukan undian palsu dan promosi mencurigakan di platform yang mereka gunakan setiap hari. Sementara itu, kelompok generasi yang lebih tua—termasuk generasi bubble Jepang—lebih memilih kompleksitas teknologi blockchain itu sendiri sebagai alasan ketidakpercayaan mereka.

Seberapa baik Anda memahami kripto? Mayoritas responden di Jepang mengaku hanya mengerti secara samar bagaimana kripto bekerja.
Seberapa baik Anda memahami kripto? Mayoritas responden di Jepang mengaku hanya memiliki pemahaman samar tentang cara kerja aset kripto. | Sumber: Clabo Inc.

Kelompok milenial menjadi kelompok dengan persentase investasi aset kripto tertinggi di antara semua kelompok usia. Mereka juga melaporkan perilaku mencari informasi yang paling aktif.

Di semua kelompok, separuh responden mengatakan mereka tidak pernah berinvestasi di aset kripto. Hanya 33,7% yang menyatakan saat ini masih memegang aset digital. Sementara 15,7% lain pernah berinvestasi namun kini sudah tidak lagi.

YouTube Jadi Panduan untuk Keputusan Investasi

Soal sumber berita tentang aset kripto, situs berita tradisional menempati peringkat pertama dengan 38,4%. Media sosial menyusul di posisi kedua sebesar 36,7%, lalu YouTube 31,6%. Tapi, untuk keputusan investasi sungguhan, YouTube naik ke posisi teratas dengan 27%.

Survei ini menunjukkan industri aset kripto di Jepang masih menghadapi masalah edukasi dasar. Clabo, yang menyediakan layanan pemulihan wallet dan konsultasi keamanan, menyarankan konten edukasi yang lebih mudah diakses serta disesuaikan dengan kekhawatiran spesifik tiap generasi.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori