Kembali

Gate Luncurkan ‘Gate for AI,’ Buka Infrastruktur Exchange untuk AI Agent

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Bradley Peak

editor avatar

Diedit oleh
Shilpa Lama

10 Maret 2026 17.39 WIB

Artificial intelligence sudah memiliki peran dalam trading aset kripto. AI membantu pengguna menganalisis pasar, memantau berita, dan mengotomatisasi strategi.

Tapi, dalam banyak kasus, alat AI masih menjadi asisten eksternal. AI hanya menganalisis informasi, menghasilkan insight, atau men-trigger aksi API sederhana, sedangkan infrastruktur trading inti tetap terpisah.

Gate ingin mengubah situasi ini.

Exchange ini telah memperkenalkan Gate for AI, sebuah sistem yang dirancang agar agen AI bisa berinteraksi langsung dengan infrastruktur trading. Alih-alih hanya menjadi alat pihak ketiga yang berada di atas exchange, platform ini menyajikan AI sebagai komponen terintegrasi yang dapat mengakses trading, wallet, data on-chain, dan informasi pasar secara real-time dalam satu lingkungan yang terpadu.

Mari kita lihat lebih dekat.

Interface untuk Trading Berbasis AI

Gate for AI memiliki struktur berupa lapisan antarmuka kapabilitas yang menghubungkan model AI dengan komponen operasional sebuah exchange.

Setelah terintegrasi dengan sistem AI seperti ChatGPT, Claude, atau model lainnya, infrastruktur ini memungkinkan agen bergerak melampaui pertanyaan sederhana. Alih-alih hanya menanyakan harga token atau membuat ringkasan pasar, agen AI secara teori bisa melakukan seluruh proses trading secara lengkap.

Proses tersebut bisa meliputi pengumpulan data pasar dan data on-chain, menganalisis kondisi, menghitung risiko, membuat strategi, dan menempatkan order yang langsung dieksekusi pada likuiditas nyata pasar. Setelah eksekusi selesai, sistem juga dapat memantau perdagangan dan meninjau performa strategi tersebut.

Secara praktis, arsitektur ini memungkinkan AI berinteraksi dengan berbagai elemen tumpukan trading dengan cara yang terkoordinasi. AI dapat terhubung dengan data pasar, eksekusi order, dan aktivitas akun dalam satu kerangka kerja.

Lima Kemampuan Inti dalam Satu

Infrastruktur platform ini menggabungkan lima domain fungsional yang biasanya tersebar pada alat dan antarmuka berbeda.

  • Trading di exchange terpusat membentuk lapisan pertama. Agen AI dapat mengakses pasar spot, trading derivatif, dan produk exchange lainnya melalui sistem yang sama dengan sistem order pengguna.
  • Domain kedua meliputi kemampuan trading on-chain. Fitur ini termasuk fungsi swap dan interaksi trading decentralized lain, yang memungkinkan agen AI berpartisipasi langsung dalam pasar blockchain.
  • Platform ini juga mengintegrasikan manajemen wallet dan infrastruktur untuk tanda tangan, sehingga agen bisa membuat wallet dan mengotorisasi aksi on-chain dengan mekanisme konfirmasi yang aman.
  • Selain eksekusi trading, sistem ini memasukkan news feed real-time dan sentimen pasar yang dapat menyediakan update pasar terstruktur untuk dianalisis AI.
  • Terakhir, infrastruktur juga menyediakan alat informasi on-chain yang mampu mengambil data token, proyek, alamat, serta indikator risiko terkait.

Lima fungsi dalam satu sistem > lima fungsi terpisah.

MCP dan Skills

Gate for AI dibangun dengan sistem dua lapis yang memisahkan konektivitas dasar dengan fungsi lanjutan.

Lapisan pertama, bernama MCP, menyediakan antarmuka terstandar untuk fitur inti exchange. Termasuk akses data pasar, informasi akun, pengiriman order, dan permintaan on-chain. Desainnya mengutamakan kompatibilitas serta integrasi yang mudah dengan berbagai ekosistem model AI yang ada.

Lapisan kedua adalah Skills, yaitu kumpulan sumber data dan model logika yang dikemas dalam modul tingkat lanjut.

Modul-modul ini dapat melakukan tugas seperti menemukan peluang arbitrase, menghitung ukuran posisi optimal, atau membuat laporan terstruktur berdasarkan model risiko.

Pada struktur ini, MCP menjadi pondasi untuk operasi dasar, sementara Skills memungkinkan pengembangan dan analisis strategi yang lebih kompleks.

Menuju Sistem Trading AI-Native

Gate menggambarkan peluncuran ini sebagai langkah dari sekadar menyediakan fitur trading ke menawarkan lapisan infrastruktur yang mudah diakses oleh AI.

Alih-alih menjadi lingkungan simulasi atau sandbox, sistem ini langsung menghubungkan interaksi AI ke mesin pencocokan exchange dan kerangka manajemen risiko. Artinya, order yang dibuat melalui sistem ini berinteraksi dengan likuiditas pasar yang sama seperti milik trader biasa.

Tujuannya yaitu supaya sistem AI bisa beroperasi di kondisi pasar yang nyata, bukan sekadar sebagai asisten analitik saja.

Satu Langkah Menuju Aset Kripto Native Agent

Peluncuran Gate for AI menjadi bagian dari tren yang semakin berkembang, di mana infrastruktur berbasis agen semakin menonjol di dunia keuangan digital.

Contoh lainnya:

  • OKX baru-baru ini meluncurkan toolkit AI native melalui OnchainOS untuk trading, manajemen wallet, dan interaksi on-chain.
  • Binance juga menghadirkan AI Agent Skills agar agen bisa mengakses data pasar, menganalisis aktivitas, dan mengeksekusi trading.
  • Crypto.com pun ikut merilis AI Agent SDK untuk membangun agen yang bisa menarik data blockchain dan berinteraksi dengan layanan kripto.

Bagi Gate, platform ini menjadi langkah awal menuju strategi “Intelligent Web3”, lengkap dengan rencana untuk mengembangkan modul strategi, alat kontrol risiko, serta integrasi lintas ekosistem AI.

Apakah agen AI nantinya bakal menjadi pemain utama di pasar kripto masih menjadi pertanyaan terbuka.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori