Kembali

Goldman Sachs Ungkap Investasi Aset Kripto US$2,3 Miliar, Termasuk Bitcoin dan XRP

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

11 Februari 2026 04.31 WIB
  • Goldman Sachs mengungkapkan eksposur aset kripto lebih dari US$2,3 miliar dalam laporan 13F Q4 2025, termasuk Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Solana.
  • Kepemilikan XRP berjumlah sekitar US$152 juta melalui exchange-traded fund (ETF) XRP, yang menandakan eksposur berbasis pasar dan teregulasi daripada penyimpanan langsung token.
  • Pengajuan ini menandai perubahan dari skeptisisme terdahulu, karena Goldman dengan hati-hati memperluas eksposur aset kripto melalui kendaraan investasi yang patuh regulasi.
Promo

Goldman Sachs mengungkapkan eksposur signifikan ke aset kripto dalam laporan 13F kuartal keempat 2025, memperlihatkan kepemilikan aset digital lebih dari US$2,36 miliar.

Laporan tersebut menunjukkan terdapat US$1,1 miliar pada Bitcoin, US$1,0 miliar pada Ethereum, US$153 juta pada XRP, dan US$108 juta pada Solana. Jumlah ini mewakili alokasi sebesar 0,33% dari total portofolio investasi yang dilaporkan.

Sponsored
Sponsored

Raksasa Perbankan Sambut Paparan XRP

Pengungkapan ini menempatkan Goldman di antara bank-bank besar AS dengan eksposur terbesar terhadap aset kripto, meski porsinya tetap kecil dari total kepemilikan mereka.

Pemeriksaan lebih lanjut dari laporan tersebut memperlihatkan eksposur XRP milik Goldman berasal secara khusus dari exchange-traded fund (ETF) XRP, dengan nilai kepemilikan sekitar US$152 juta.

ETF XRP spot AS saat ini memiliki aset bersih lebih dari US$1,04 miliar secara total. ETF XRP ini sudah diperdagangkan selama 56 hari, dan hanya mencatatkan arus keluar pada 4 hari saja.

Goldman Sachs merupakan salah satu bank investasi paling berpengaruh di dunia, yang memberikan saran kepada pemerintah dan korporasi terkait merger, pasar modal, serta restrukturisasi.

Arus Masuk Harian ETF XRP AS
Arus Masuk Harian ETF XRP AS | Sumber: SoSoValue
Sponsored
Sponsored

Pada awal tahun 2026, bank investasi ini mengelola sekitar US$3,6 triliun aset nasabah institusi dan pribadi. Mereka juga menjalankan bisnis besar dalam perdagangan, manajemen aset, dan pengelolaan kekayaan.

Sebagai barometer pasar, pengungkapan portofolio mereka sering menjadi penanda sentimen institusi secara luas.

Sikap Historis Goldman Sachs terhadap Bitcoin

Secara historis, sikap publik Goldman terhadap Bitcoin terbilang skeptis.

Sebelum tahun 2020, para eksekutif dan tim riset mendeskripsikan Bitcoin sebagai aset spekulatif yang kegunaannya terbatas sebagai uang dan tidak memiliki arus kas intrinsik.

Perusahaan ini secara konsisten menganggap aset kripto tidak cocok untuk portofolio konservatif dan menyoroti risiko volatilitas serta regulasi.

Pendekatan tersebut mulai melunak setelah tahun 2020 seiring dengan meningkatnya permintaan institusi. Goldman mengaktifkan kembali desk perdagangan kripto, memperluas akses derivatif, dan melakukan riset yang mengakui peran Bitcoin sebagai potensi lindung nilai inflasi, meskipun mereka tetap belum merekomendasikan Bitcoin menjadi aset inti dalam portofolio.

Setelah crypto winter di 2022, perusahaan kembali menyoroti risiko infrastruktur dan counterparty.

Baru-baru ini, Goldman cenderung lebih berhati-hati tapi tetap berpartisipasi. Mereka terlibat melalui ETF, produk terstruktur, serta inisiatif tokenisasi, namun tetap menyatakan bahwa aset kripto masih bersifat spekulatif.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori