Kembali

Bagaimana Respons Bitcoin jika Militer AS Menyerang Iran Akhir Pekan Ini?

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

20 Februari 2026 00.02 WIB
  • bitcoin bertahan dekat US$66.000 saat kekhawatiran serangan AS ke iran meningkat, sehingga menambah ketidakpastian dan volatilitas pasar.
  • Holder jangka pendek sedang menjual dengan kerugian, menunjukkan rasa takut, sementara metrik yang disesuaikan dengan risiko mengindikasikan bitcoin sudah sangat tertekan.
  • Sebuah aksi mogok bisa memicu penurunan jangka pendek, tapi kondisi oversold mungkin membatasi penurunan dan mendukung pemulihan setelahnya.
Promo

Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$66.400 pada 19 Februari, tetap stabil setelah beberapa hari volatilitas. Tapi, kekhawatiran yang meningkat tentang potensi serangan militer AS ke Iran menambah ketidakpastian baru ke pasar global, termasuk aset kripto.

Berdasarkan laporan dari sejumlah media Amerika yang sudah dikonfirmasi, pejabat militer AS telah memberi tahu Presiden Donald Trump bahwa pilihan serangan terhadap Iran sudah siap dan bisa dilakukan paling cepat akhir pekan ini.

Sponsored
Sponsored

AS-Iran di Ambang Perang saat Bitcoin Menahan Support yang Rapuh

Pentagon sudah mengirim tambahan pesawat militer dan memindahkan satu lagi kelompok kapal induk ke Timur Tengah. Di saat yang sama, Iran menggelar latihan militer dan memperingatkan bahwa mereka akan membalas jika diserang.

Perkembangan ini muncul setelah negosiasi nuklir terhenti dan ketegangan meningkat soal pengayaan uranium Iran dan program rudal mereka.

Gedung Putih menegaskan diplomasi tetap menjadi jalur utama, namun pejabat juga mengakui bahwa aksi militer sedang dipertimbangkan secara aktif. Eskalasi ini telah meningkatkan risiko di seluruh pasar global.

Citra Satelit Tunjukkan Iran Membangun Pelindung Beton di Situs Militer, Kemungkinan Bersiap Hadapi Serangan AS
Citra Satelit Tunjukkan Iran Membangun Pelindung Beton di Situs Militer, Kemungkinan Bersiap Hadapi Serangan AS | Sumber: Reuters
Sponsored
Sponsored

Pergerakan harga Bitcoin baru-baru ini mencerminkan ketidakpastian ini. Aset ini turun tajam dari level tertinggi siklusnya di atas US$100.000 dan kini diperdagangkan di kisaran US$60.000-an.

Investor jangka pendek menjual dalam kondisi merugi, menurut indikator Short-Term Holder SOPR yang saat ini ada di bawah 1. Artinya, banyak pembeli baru belakangan ini keluar dari posisi mereka karena tekanan pasar.

Pada saat yang sama, Sharpe Ratio jangka pendek Bitcoin juga jatuh ke level negatif ekstrem. Ini menunjukkan imbal hasil baru-baru ini sangat buruk dibanding volatilitasnya. Secara historis, kondisi ini sering terjadi di periode tekanan dan rasa takut di pasar.

Investor Jangka Pendek Bitcoin Menjual dalam Kondisi Merugi, Berdasarkan Grafik SOPR (Spent Output Profit Ratio)
Investor Jangka Pendek Bitcoin Menjual dalam Kondisi Merugi, Berdasarkan Grafik SOPR (Spent Output Profit Ratio) | Sumber: CryptoQuant

Jika AS benar-benar melancarkan serangan akhir pekan ini, Bitcoin kemungkinan akan bereaksi dalam dua fase.

Sponsored
Sponsored

Sinyal On-Chain Bitcoin Tunjukkan Panik Bisa Picu Volatilitas

Pertama, pasar mungkin akan mengalami aksi jual besar-besaran secara langsung. Saat terjadi guncangan geopolitik mendadak, investor sering beralih ke uang tunai dan aset yang dianggap lebih aman. Secara historis, Bitcoin sering bersikap seperti aset berisiko di fase awal krisis global. Data SOPR juga mengonfirmasi bahwa para holder jangka pendek saat ini lemah dan sangat sensitif terhadap rasa takut.

Namun, fase kedua bisa berbeda.

Sharpe Ratio menunjukkan bahwa Bitcoin sudah dalam kondisi sangat oversold untuk jangka pendek. Banyak investor “tangan lemah” sudah keluar. Hal ini mengurangi kemungkinan aksi jual paksa yang masih tersisa.

Sponsored
Sponsored

Jadi, jika terjadi penurunan tajam, koreksi tersebut mungkin hanya berlangsung singkat jika ada pembeli yang masuk di harga bawah.

Ditambah lagi, ketidakpastian geopolitik pada akhirnya bisa memperkuat daya tarik Bitcoin. Saat ketegangan global meningkat, investor sering beralih ke aset di luar sistem keuangan tradisional. Pergeseran ini memang tidak terjadi seketika, namun biasanya berkembang secara bertahap dalam jangka waktu tertentu.

Saat ini, Bitcoin berada di titik kritis. Ketakutan masih tinggi dan risiko geopolitik terus naik. tapi, data on-chain mengisyaratkan bahwa kerusakan akibat koreksi belakangan ini sebagian besar sudah terjadi.

Pergerakan berikutnya sangat bergantung pada apakah ketegangan akan benar-benar berubah menjadi konflik militer atau justru mereda lewat jalur diplomatik.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori