Bittensor (TAO) melonjak hampir 10% pada hari Selasa, menembus di atas US$290, setelah Grayscale secara resmi meluncurkan Grayscale Bittensor Trust (GTAO). Ini menjadi salah satu Public Crypto Vehicle pertama yang teregulasi yang memberikan eksposur ke jaringan AI decentralized.
Reli ini membawa TAO ke level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir, dengan volume perdagangan 24 jam menembus US$230 juta. Pergerakan harga terjadi karena investor bereaksi terhadap minat institusional yang semakin besar pada aset kripto yang terkait AI—terutama yang punya pertumbuhan suplai lebih terbatas.
SponsoredGrayscale Launch Buka Akses Teregulasi ke TAO
Grayscale menerangkan bahwa Trust ini memungkinkan investor meraih eksposur ke native token TAO milik Bittensor melalui struktur sekuritas tradisional tanpa harus membeli atau menyimpan aset tersebut secara langsung.
Saham Trust ini diperdagangkan di OTC Markets dengan ticker Grayscale Bittensor Trust (GTAO).
Menurut Grayscale, GTAO bertujuan mengikuti harga pasar TAO menggunakan Coin Metrics Real-Time Bittensor Reference Rate, dikurangi biaya serta pengeluaran.
Hingga 5 Januari, Trust ini melaporkan total expense ratio sebesar 2,5% dan nilai aset bersih per saham sebesar US$7,96.
Peluncuran ini mengikuti sejumlah perubahan struktural di ekosistem Bittensor. Pada pertengahan Desember, jaringan ini menyelesaikan event halving pertamanya sehingga emisi TAO harian terpangkas hampir 50%.
Langkah ini mengurangi inflasi dan memperketat dinamika suplai. Struktur Bittensor pun jadi mirip dengan model kelangkaan milik Bitcoin.
Di sisi lain, Grayscale juga sudah mengajukan dokumen kepada regulator AS untuk mengubah Bittensor Trust menjadi exchange-traded fund (ETF) spot. Langkah ini merupakan bagian dari upaya lebih luas dari Grayscale Investments untuk memperluas eksposur kripto teregulasi di luar Bitcoin dan Ethereum.
Meski waktu approval masih belum pasti, pengajuan ini makin menguatkan narasi soal aksesibilitas institusi terhadap TAO.
Bittensor berfungsi sebagai marketplace decentralized untuk kecerdasan mesin, di mana kontributor memperoleh TAO dengan menyediakan layanan komputasi dan AI ke jaringan.
Protokol ini mulai menarik perhatian karena investor mengincar alternatif blockchain untuk infrastruktur AI terpusat.
Dengan emisi yang lebih rendah, aktivitas staking yang tumbuh, serta akses teregulasi yang baru, aksi harga TAO akhir-akhir ini menandakan pasar tengah menilai ulang posisi jangka panjang aset ini.