Harga HBAR sedang berusaha untuk stabil, namun reli pemulihannya mulai kehilangan tenaga. Token ini naik sekitar 7% sejak 20 Januari, namun masih turun hampir 8% dalam tujuh hari terakhir. Yang lebih penting, struktur yang mendukung breakout bullish mulai melemah di bawah permukaan.
Pola pemulihan berbentuk W masih tetap terjaga untuk saat ini. Tapi, aliran modal, sentimen, dan perilaku whale tidak lagi sejalan seperti yang dibutuhkan untuk kelanjutan kenaikan yang mulus.
SponsoredAliran Modal Lemah Picu Keraguan Awal terhadap Struktur Breakout
Harga HBAR masih bergerak di dalam pola W pada grafik harian. Pola ini terbentuk ketika harga mencatat dua titik terendah yang mirip, menandakan pembeli masuk dua kali di level yang sama. Teori breakout bisa tetap berlaku jika harga HBAR bisa melewati garis leher di atas US$0,135.
Permasalahannya terjadi di bawah pola tersebut.
Chaikin Money Flow (CMF) mulai mengarah turun. CMF melacak apakah dana besar (institusi, ETF, dan whale) masuk atau keluar dari suatu aset dengan menggunakan data harga dan volume. Saat pemulihan, CMF sempat naik di atas nol dan menunjukkan arus modal baru masuk. Tapi, sinyal itu sekarang telah menghilang.
CMF kembali jatuh ke bawah nol dan menekan garis tren naik yang sudah bertahan sejak akhir Desember. Ini menandakan modal mulai keluar dari Hedera, meskipun harga belum menembus support.
Ingin dapat insight token seperti ini? Daftar News Letter Kripto Harian Editor Harsh Notariya di sini.
Perilaku whale juga memperkuat sinyal agar lebih berhati-hati. Semua kelompok holder besar memang masih menahan saldo mereka, namun tidak melakukan akumulasi besar selama harga turun. Ketika whale yakin akan ada breakout, biasanya mereka menambah kepemilikan di saat harga turun.
Sponsored SponsoredKeraguan mereka menunjukkan adanya ketidakpastian, bukan kepercayaan diri. Selain itu, jika CMF menembus garis trend, arus keluar berikutnya bisa saja berasal dari whale.
Dip Buying Bertahan di US$0,102, tapi Sentimen Anjlok Tajam
Meski aliran modal melemah, harga HBAR belum menembus support. Alasannya karena aksi beli saat harga turun.
Money Flow Index (MFI), yang sering jadi indikator minat beli saat harga turun, terus naik sementara harga justru turun sejak akhir Desember. MFI dapat mengukur tekanan beli dan jual dengan data harga dan volume. Divergensi bullish ini menunjukkan pembeli masuk saat ada koreksi, bukan panik keluar. Perilaku inilah yang menjelaskan kenapa level support US$0,102 tetap terjaga berulang kali.
SponsoredTapi aksi beli saat harga koreksi saja tidak cukup untuk menjaga breakout jika kepercayaan diri menghilang, apalagi saat whale Hedera juga tidak membeli saat harga turun.
Sentimen pasar memburuk drastis. Sejak 19 Januari, sentimen positif anjlok dari sekitar 29 ke hanya 1,5 atau turun lebih dari 94% hanya dalam beberapa hari, yang merupakan level terendah bulanan.
Hal ini penting karena sentimen sudah menunjukkan pengaruh pada harga di awal bulan ini. Antara 6 Januari hingga 12 Januari, sentimen positif turun dari sekitar 20,8 menjadi hampir 10,4. Dalam periode yang sama, harga HBAR melorot dari sekitar US$0,132 jadi US$0,114 atau turun sekitar 14%.
Penurunan sentimen yang terjadi sekarang jauh lebih tajam daripada kejadian sebelumnya. Jika pola ini terus berlanjut, tekanan harga bisa cepat meningkat ketika aksi beli saat koreksi mulai hilang atau arus keluar modal dari CMF semakin dominan. Selain itu, whale yang selama ini pasif bisa saja memanfaatkan sentimen buruk ini sebagai alasan untuk melakukan dump.
Sponsored SponsoredLevel Harga HBAR yang Menentukan Apakah Story Breakout atau Bertahan
Sekarang, segalanya sangat bergantung pada pergerakan dalam kisaran yang sempit.
Selama harga HBAR tetap bertahan di US$0,102 pada penutupan harian, pola W masih tetap valid secara teknikal. jika terjadi penurunan yang jelas di bawah level ini, struktur itu menjadi tidak valid dan harga berpotensi turun ke US$0,094 terlebih dahulu. Jika tekanan jual semakin besar, maka target penurunan yang realistis bisa ke US$0,073.
Untuk potensi breakout ke atas, harus ada perubahan perilaku pasar. CMF perlu kembali ke garis nol, sentimen harus stabil, dan harga wajib kembali ke zona US$0,118 hingga US$0,124. Jika syarat-syarat ini tidak terpenuhi, neckline di US$0,135 tetap sulit tercapai, sehingga harapan breakout 31% pun ikut menjauh.
Saat ini, harga HBAR masih bertahan. tapi, narasi breakout mulai melemah. Jika modal terus keluar dan sentimen tetap rapuh seperti ini, level US$0,102 bukan lagi menjadi support, namun akan jadi ujian terakhir sebelum turun lebih jauh.