Kembali

Harga XMR Naik 10% setelah Laporan Baru soal Dominasi Monero di Shadow Market

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

17 Februari 2026 14.49 WIB
  • xmr naik 10% setelah laporan trm labs.
  • Aktivitas Monero tetap tinggi meskipun terjadi delisting di exchange.
  • 48% pasar darknet baru hanya menggunakan XMR.
Promo

Harga XMR naik hampir 10% pada hari Selasa setelah rilis laporan baru dari TRM Labs yang menyoroti ketahanan Monero serta adopsinya yang terus berkembang di pasar yang berfokus pada privasi, meskipun sudah banyak exchange besar yang melakukan delisting.

Riset ini menyoroti penggunaan Monero yang semakin meningkat di lingkungan berisiko tinggi, termasuk darknet marketplace, dan juga mengungkap perilaku halus pada lapisan jaringan yang bisa memengaruhi asumsi privasi di dunia nyata.

Pertumbuhan Pasar Bayangan dan Insight Jaringan Monero Dorong Reli Harga XMR

Pada waktu publikasi, XMR diperdagangkan di harga US$335,66, naik hampir 10% dalam 24 jam terakhir.

Sponsored
Sponsored
Performa Harga Monero (XMR)
Performa Harga Monero (XMR) | Sumber: TradingView

Menurut TRM Labs, aktivitas transaksi on-chain Monero tetap stabil secara keseluruhan sepanjang 2024–2025 dan konsisten lebih tinggi dari level sebelum 2022.

Tren ini tetap terjadi walaupun banyak platform terkemuka seperti Binance, Coinbase, Kraken, dan Huobi semakin membatasi akses ke XMR akibat masalah regulasi dan keterlacakan.

“Meski ada delisting exchange dan tekanan penegakan, aktivitas XMR di Monero tetap di atas level sebelum 2022,” catat TRM Labs.

Berdasarkan riset dari perusahaan tersebut:

  • 48% darknet market baru di 2025 hanya menerima XMR.
  • Sebagian besar pembayaran ransomware masih terjadi dengan BTC — likuiditas berperan penting.
  • 14–15% peer Monero menunjukkan perilaku jaringan yang tidak standar.

Kriptografi Monero tetap kuat, namun dinamika di lapisan jaringan bisa memengaruhi asumsi privasi di dunia nyata.

Laporan ini menekankan ketahanan Monero bukan didorong oleh trader ritel biasa. Sebaliknya, kekuatannya mencerminkan komunitas inti pengguna yang benar-benar mengutamakan transaksi privasi meskipun ada hambatan, opsi masuk terbatas, dan likuiditas berkurang.

Sponsored
Sponsored

Volume transaksi di 2024 dan 2025 secara signifikan lebih tinggi daripada awal 2020–2021, menandakan permintaan yang berkelanjutan dan bukan hanya lonjakan spekulatif sesaat.

Volume Transaksi Monero Antara 2020 dan 2025
Volume Transaksi Monero Antara 2020 dan 2025 | Sumber: TRM Labs

Stabilitas ini sangat menonjol, terutama jika mengingat kabar bahwa pada 2025 saja sudah ada 73 exchange yang melakukan delisting terhadap Monero.

Akibatnya, likuiditas XMR kini semakin terpusat di platform offshore atau bervisi kepatuhan rendah. Hal ini sebagian menjelaskan mengapa sebagian besar pembayaran ransomware masih memakai Bitcoin.

Sementara pelaku sering meminta Monero karena fitur privasinya, Bitcoin tetap lebih mudah diakses, dipindahkan, dan ditukar dalam jumlah besar.

Sponsored
Sponsored

Adopsi Monero Meningkat di antara Pasar Darknet

Di sisi lain, laporan juga mengakui adopsi Monero di darknet market terus meningkat.

Data TRM Labs menunjukkan 48% darknet marketplace baru di 2025 kini secara eksklusif mendukung XMR, melonjak tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Persentase Darknet Market yang Hanya Menerima Monero
Persentase Darknet Market yang Hanya Menerima Monero | Sumber: Laporan TRM Labs

Tren ini sangat jelas di pasar yang mengarah ke Barat, mencerminkan respons langsung terhadap meningkatnya kemampuan pelacakan di Bitcoin serta stablecoin berbasis US dollar.

Hal ini sejalan dengan laporan terbaru BeInCrypto, yang menyoroti peningkatan penggunaan XMR untuk kegiatan ilegal.

Aliran Masuk Layanan Perdagangan Manusia berdasarkan Jenis Aset
Aliran Masuk Layanan Perdagangan Manusia berdasarkan Jenis Aset | Sumber: Chainalysis
Sponsored
Sponsored

Insight Layer-Jaringan dengan Privasi dalam Praktik

Melebihi perilaku pasar, TRM Labs melakukan riset empiris pada jaringan peer-to-peer (P2P) Monero. Analisis mereka menemukan 14–15% peer Monero yang dapat dijangkau memperlihatkan perilaku tidak standar, termasuk:

  • Waktu pengiriman pesan tidak beraturan
  • Pola handshake, dan
  • Konsentrasi infrastruktur.

Walaupun anomali-anomali ini tidak menandakan kegagalan protokol atau aktivitas jahat, hal tersebut menyoroti bagaimana dinamika di layer jaringan bisa secara halus memengaruhi model anonimitas secara teori, meski kriptografi on-chain Monero tetap kuat.

Monero menempati posisi unik dalam ekosistem aset kripto. Sementara jaringan transparan dan stablecoin kini semakin mudah dilacak dan diatur, Monero tetap menawarkan fungsi perlindungan privasi yang menarik bagi pengguna yang beroperasi di lingkungan berisiko tinggi atau peduli privasi.

Temuan TRM Labs menyoroti kekuatan sekaligus nuansa desain privasi Monero. Penemuan tersebut menunjukkan bahwa pola penggunaan dunia nyata dan perilaku jaringan bisa memengaruhi efektivitas proteksi anonimitas secara praktis.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori