Monero menghadapi tekanan jual yang sangat besar selama sebulan terakhir, dengan harga anjlok hampir 60% hanya dalam empat minggu. Penurunan tajam ini menghapus keuntungan beberapa minggu sebelumnya dan mendorong XMR masuk ke dalam tren turun berkepanjangan.
Pergerakan ini menunjukkan kepercayaan investor yang melemah dengan cepat, karena holder jangka panjang dan trader jangka pendek sama-sama mengurangi eksposur di tengah tekanan pasar yang lebih luas.
SponsoredTrader Monero Mulai Menjauh
Data derivatif menunjukkan eksodus trader dari Monero. Open Interest anjlok tajam, dari sekitar US$279 juta di pertengahan Januari menjadi sekitar US$118 juta. Penurunan 57% ini mencerminkan partisipasi yang menurun di pasar Futures, menandakan minat spekulasi terhadap XMR yang semakin memudar.
Dua faktor utama menjelaskan penurunan ini. Pertama, aksi ambil untung setelah lonjakan harga sebelumnya. Kedua, kondisi pasar yang bearish menggerus kepercayaan trader karena banyak yang keluar dari posisi mereka, sehingga likuiditas ikut menurun.
Partisipasi yang lebih rendah sering kali melemahkan support harga, sehingga harga makin sensitif terhadap tekanan jual lanjutan dan volatilitas.
Meski partisipasi menurun, indikator momentum jangka pendek menunjukkan tekanan jual mulai mereda. Money Flow Index sedang membentuk divergensi bullish terhadap harga XMR. Sementara harga terus mencetak level terendah baru, MFI justru membentuk level terendah yang makin tinggi, menandakan momentum turun yang mulai berkurang.
SponsoredDivergensi ini menandakan kekuatan penjual mulai melemah, meskipun harga belum sepenuhnya merespons. Secara historis, pola seperti ini sering kali menjadi sinyal awal stabilisasi atau kenaikan jangka pendek.
Walau tidak menjamin adanya pembalikan arah, sinyal ini mengindikasikan XMR bisa saja terhindar dari penurunan lebih dalam dalam waktu dekat apabila permintaan kembali stabil.
Pemulihan Harga XMR Mungkin Berjalan Lambat
Harga XMR sedang mencoba pulih perlahan, namun masih belum ada konfirmasi bullish yang kuat. Pada waktu publikasi, Monero diperdagangkan di kisaran US$326, tepat di bawah resistance US$335. Harga masih terperangkap dalam tren turun hampir empat minggu, sehingga peluang kenaikan saat ini terbatas.
Breakout di atas US$335 sepertinya akan sulit terjadi dalam kondisi saat ini. Resistance berikutnya berada di sekitar US$357, yang bisa membatasi upaya pemulihan. Tanpa arus dana baru atau sentimen yang membaik, XMR cenderung akan bergerak sideways di rentang ini karena pembeli dan penjual masih sangat berhati-hati.
Risiko penurunan harga tetap ada jika momentum bearish semakin kuat. Potensi Death Cross bisa terbentuk jika EMA 200-hari berhasil menembus di atas EMA 50-hari. Sinyal seperti ini biasanya menandakan pelemahan berkepanjangan. Dalam skenario ini, XMR dapat turun di bawah US$291 dan berpotensi meluncur ke US$265 atau bahkan lebih rendah, memperpanjang penurunan.