Kembali

Perak Tembus US$100 per Ons, Analis: “Ini Bukan Kabar Baik”

author avatar

Ditulis oleh
Dominik Juraszek

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

27 Januari 2026 13.01 WIB
  • Harga perak tembus US$100 per ons dan picu gelombang euforia di pasar.
  • Bagi banyak investor, ini menjadi simbol kekuatan logam mulia sekaligus sinyal potensi rekor lanjutan.
  • Namun, analis asal Polandia Daniel Kostecki justru meredam antusiasme tersebut. Menurutnya, lonjakan setajam ini tidak mencerminkan kondisi yang sehat bagi perekonomian.
Promo

Harga perak sukses mengukir US$100 per ons dan memicu gelombang euforia di pasar. Bagi banyak investor, ini menjadi simbol kekuatan logam mulia sekaligus sinyal akan potensi rekor lanjutan. Namun, analis asal Polandia Daniel Kostecki meredam antusiasme tersebut dan menilai bahwa di balik pergerakan setajam ini tidak ada hal yang seharusnya disambut positif oleh perekonomian.

Dalam beberapa bulan terakhir, perak memang mengejutkan banyak pihak. Namun, apakah ini benar-benar sesuatu yang patut dirayakan?

Sponsored
Sponsored

Perak Mahal Bukan Alasan untuk Berpesta

Dalam beberapa pekan terakhir, perak berada di titik bersejarah. Untuk pertama kalinya, harga logam ini menembus level US$100 per ons, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high / ATH) setelah reli dinamis yang telah dimulai sejak 2025. Dalam periode 12 bulan terakhir, harga perak melonjak lebih dari 200%, menjadikannya salah satu fase kenaikan terkuat dalam sejarah pasar logam mulia.

Situasi ini dikomentari oleh analis asal Polandia, Daniel Kostecki. Ia secara gamblang mempertanyakan apakah kita benar-benar perlu bergembira melihat harga perak melampaui US$100 per ons. Menurutnya, kondisi ini sebanding dengan harga minyak di level US$200—terlihat impresif di grafik, tetapi problematis bagi perekonomian nyata.

Kostecki menyoroti aspek yang kerap terlewat di tengah euforia investor. Perak bukan sekadar aset spekulatif. Logam ini merupakan bahan industri penting, krusial bagi sektor elektronik, energi, otomotif, serta teknologi baru. Lonjakan harga yang tajam berarti meningkatnya biaya produksi, tekanan terhadap margin perusahaan, dan pada akhirnya kenaikan harga bagi konsumen.

Dalam konteks ini, kenaikan perak yang agresif tidak mencerminkan kesehatan sistem ekonomi, melainkan menunjukkan akumulasi ketegangan. Dalam jangka pendek, pemilik perak memang diuntungkan, tetapi dalam jangka panjang seluruh perekonomian yang harus menanggung dampaknya. Mekanisme ini serupa dengan yang pernah terjadi di pasar energi atau pangan di masa lalu.

Sponsored
Sponsored

Spekulasi Gantikan Nilai Riil

Sang analis melangkah lebih jauh dengan mempertanyakan narasi bahwa kenaikan harga aset selalu bersifat positif. Menurutnya, baik saham, Bitcoin, maupun logam mulia tidak menciptakan nilai guna secara langsung. Aset-aset ini terutama berfungsi untuk mengubah valuasi portofolio, bukan untuk menyelesaikan persoalan teknologi atau ekonomi yang nyata.

Namun, dalam kasus komoditas, risikonya jauh lebih besar ketimbang pasar saham. Harga perak yang tinggi tidak berhenti sebagai abstraksi finansial, melainkan langsung berdampak pada rantai pasok. Kostecki menegaskan bahwa, berbeda dengan “pemompaan” aset finansial, spekulasi pada logam industri membawa biaya sosial yang nyata, mulai dari inflasi, kelangkaan pasokan, hingga tekanan terhadap sektor produksi.

Dari sudut pandang Kostecki, level harga perak saat ini bukanlah pertanda kemakmuran, melainkan sinyal peringatan. Pasar mencerminkan tensi, ketidakpastian, dan ketidakseimbangan struktural. Dalam kondisi seperti ini, keuntungan jangka pendek investor ritel justru bertentangan dengan kepentingan perekonomian secara luas.

Bagaimana pendapat Anda tentang peringatan Daniel Kostecki mengenai lonjakan harga perak ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori