Pi Coin baru-baru ini mencatat reli sebesar 16%, diperdagangkan di US$0,199, semakin mendekati ambang US$0,200. Pemulihan jangka pendek ini pun memunculkan rasa optimistis.
Namun, ada beberapa tanda bearish yang mendasari, sehinggga harga Pi Coin kemungkinan akan segera menghadapi tekanan turun. Reli saat ini bisa saja berumur pendek jika kondisi pasar tidak membaik.
Pi Coin Sedang Mengalami Arus Keluar
Saat ini, Pi Coin sedang mengalami divergensi bearish dengan indikator Chaikin Money Flow (CMF), yang mengukur arus modal masuk dan keluar dari sebuah aset. Selama dua minggu terakhir, CMF membentuk higher low, yang berarti arus modal masuk mulai melemah. Namun, dalam periode yang sama, harga Pi Coin justru membentuk higher high, sehingga terjadi divergensi antara harga dan arus modal yang masuk.
Hal ini menunjukkan bahwa meskipun harga Pi Coin sedang reli, pergerakan ini terjadi di tengah meningkatnya arus modal keluar. Indikator CMF mengindikasikan reli ini mungkin tidak didukung oleh permintaan kuat, sehingga bisa ada potensi reversal dalam waktu dekat. Divergensi ini membuat sustainability kenaikan harga Pi Coin patut dipertanyakan.
Ingin insight token lain seperti ini? Daftarkan diri Anda untuk menerima Newsletter Crypto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.
PI Coin Mendekati Kondisi Overbought
Momentum Pi Coin juga mulai menunjukkan tanda-tanda kelemahan. Relative Strength Index (RSI), indikator utama untuk mengukur apakah sebuah aset kripto sudah overbought atau oversold, kini mendekati level 70,0.
Secara historis, Pi Coin jarang mencapai kondisi overbought, dan level ini merupakan indikator klasik kemungkinan terjadinya reversal harga. Ketika RSI melewati 70,0, ini seringkali menandakan kondisi sudah terlalu tinggi, sehingga investor biasanya akan mengambil keuntungan.
Saat RSI mendekati area overbought, risiko koreksi semakin besar. Hal ini menandakan bahwa Pi Coin kemungkinan akan menghadapi tekanan jual yang signifikan dalam waktu dekat, terutama jika investor memilih merealisasikan profit dari reli terbaru. Jika RSI melewati 70,0 dan memicu aksi jual, harga kemungkinan akan kesulitan melanjutkan momentum naiknya.
Harga PI Bisa Gagal Breakout
Saat ini, harga Pi Coin bergerak di US$0,199, naik 16% dalam 24 jam terakhir. Altcoin ini sudah mendekati ambang penting di US$0,200, namun prospeknya masih belum pasti. Walau sempat reli, sejumlah indikator teknikal utama justru menunjukkan adanya potensi penurunan harga lebih lanjut. Harga Pi Coin kemungkinan sulit mempertahankan momentum naiknya dan tekanan jual selanjutnya bisa membuat harga makin melemah.
Pi Coin juga bergerak dalam pola ascending flag, sebuah formasi teknikal yang sering diidentikkan dengan reli jangka pendek yang kemudian diikuti penurunan. Ini berarti, walaupun lonjakan harga jangka pendek tetap bisa terjadi, Pi Coin berpeluang kembali menghadapi tekanan bearish tambahan. Jika pola ini benar-benar terwujud, harga Pi Coin bisa turun hingga support di US$0,175.
Jika Pi Coin kehilangan support di US$0,175, hal ini bisa memicu breakdown dan membawa harga turun di bawah US$0,159. Jika tekanan jual terus terjadi, harga bahkan bisa menyentuh US$0,150.
Namun, bila investor mulai fokus melakukan pembelian, antisipasi terhadap perayaan Pi Day pada 14 Maret nanti dapat mengangkat harga lebih tinggi. Dalam skenario ini, Pi Coin bisa saja menembus level US$0,200 dan bergerak ke area US$0,215. Pergerakan ini akan membatalkan outlook bearish dan menandakan reli yang baru.