XRP sedang bertahan di level US$1 setelah turun ke US$1,01, lalu pulih menuju US$1,04 saat RUU CLARITY semakin tenggelam dalam ketidakpastian legislatif menjelang pemungutan suara bulan September.
Lantai psikologis masih bertahan, meski token ini tetap menjadi aset kripto dengan performa terlemah di antara aset utama minggu ini.
Mengapa RUU CLARITY Masih Memberatkan XRP
Cloture adalah prosedur di Senat untuk mengakhiri debat dalam sebuah RUU, yang biasanya membutuhkan 60 suara agar legislasinya bisa lanjut ke keputusan akhir.
Pemimpin Mayoritas John Thune masih berencana mengajukan cloture pada mosi agar dapat diproses sebelum para anggota legislatif libur bulan Agustus. Langkah ini punya arti penting. Pengajuan ini akan menempatkan RUU CLARITY untuk pemungutan suara prosedural saat Senat kembali, menandakan pimpinan dari Partai Republik masih memprioritaskan RUU tersebut.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung.
Tetapi, perolehan suara masih belum mencukupi. Partai Republik belum memiliki dukungan cukup di internal, bahkan ada beberapa senator GOP yang menyatakan keberatan terkait sejumlah aturan dalam RUU ini.
Ada dua isu yang mewarnai negosiasi. Imbalan untuk stablecoin membuat bank-bank melakukan lobi besar-besaran, sedangkan Partai Demokrat menuntut aturan etika lebih ketat bagi pejabat yang mendapat keuntungan dari usaha kripto.
Level-Level yang Menentukan Langkah Selanjutnya
Trader yang menggunakan leverage harus membayar mahal. Sekitar US$9,6 juta dalam likuidasi terjadi di pasar kemarin, dan posisi long menjadi pihak yang paling rugi.
Pemulihan terjadi semalam. XRP diperdagangkan dekat US$1,03, menurut data BeInCrypto, dengan volume yang sedikit mendukung kenaikan. Aktivitas mencapai US$1,37 miliar, naik 3,3%, menandakan partisipasi baru di level ini.
Kinerja mingguan masih mengecewakan. Token ini turun 2,3% selama tujuh hari terakhir dan anjlok 5,6% dalam sebulan terakhir, tertahan di bawah pasar yang lebih luas yang justru naik.
Resistance masih berada tak jauh di atas. Penjual berkali-kali mempertahankan zona US$1,06 hingga US$1,08, menghalangi upaya pemulihan sepanjang minggu. Jika area itu bisa ditembus, situasinya akan berubah. Analis memprediksi dorongan menuju US$1,12 lalu US$1,18, asalkan pembeli berhasil menguasai level tersebut dengan volume yang konsisten.
Target bawah pun jelas. Jika gagal bertahan di US$1, dukungan Fibonacci muncul di sekitar US$0,97, dan zona US$0,65–US$0,85 akan menjadi lantai berikutnya yang lebih signifikan.
Sementara itu, pasar prediksi bersikap hati-hati. Polymarket memberi peluang 68% bahwa XRP akan menyentuh US$1 atau di bawahnya sepanjang bulan Agustus, dengan sekitar 13% kemungkinan mencapai US$1,20 atau lebih tinggi.
Untuk saat ini, belum ada yang pasti. XRP sudah dua kali bertahan di US$1 pekan ini, tapi tiap rebound terjadi dengan keyakinan lebih lemah. Apakah level US$1 bisa bertahan sampai September akan bergantung pada variabel di luar kendali siapa pun: pergerakan Bitcoin, data ekonomi makro, dan proses negosiasi di Senat yang bisa saja gagal atau lanjut tanpa peringatan. Hanya waktu yang bisa membuktikan.
Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis berbagi wawasan ahli.









