XRP masih berada di bawah tekanan sejak awal bulan ini, dan terus mengalami tren turun yang mendorong token ini ke level terendah bulanan.
Meskipun penurunan ini nampaknya bearish di permukaan, perilaku historis justru menunjukkan fase ini mungkin menandakan kelelahan, bukan kelanjutan tren turun. Pola seperti ini sering kali mendahului pembalikan arah ketika tekanan jual mulai melemah dan akumulasi dimulai.
Holder XRP Tunjukkan Sentimen Bullish
Data on-chain menunjukkan kepercayaan yang semakin besar di antara holder jangka panjang. Metrik Liveliness XRP telah turun tajam dalam enam minggu terakhir dan kini berada di level terendah dua bulan. Liveliness mengukur apakah holder menghabiskan atau menahan koin mereka. Nilai yang menurun menunjukkan adanya akumulasi, bukan distribusi.
SponsoredHolder jangka panjang cenderung memengaruhi arah harga selama fase koreksi. Akumulasi mereka yang berkelanjutan mengurangi pasokan yang beredar dan menahan tekanan jual. Untuk XRP, perilaku ini memperlihatkan keyakinan yang masih terjaga meskipun kini tengah lemah, sehingga peluang pemulihan lebih besar setelah sentimen pasar secara umum menjadi stabil.
Indikator momentum juga memperkuat narasi pembalikan arah ini. Relative Strength Index (RSI) baru saja memantul dari zona oversold setelah turun di bawah ambang 30. RSI melacak titik-titik ekstrim momentum, dengan kondisi oversold sering kali menandai titik terbawah lokal, bukan titik breakdown.
Pergerakan XRP ke wilayah oversold mencerminkan aksi kapitulasi dari pelaku pasar bermental lemah. Pemantulan setelahnya menandakan tekanan jual mulai berkurang. Aset yang keluar dari kondisi oversold biasanya mencoba melakukan pemulihan jangka pendek, apalagi jika didukung akumulasi holder jangka panjang.
Breakout Harga XRP Nampaknya Terjadi
XRP telah diperdagangkan dalam pola wedge menurun sejak awal bulan. Pola ini umumnya dianggap bullish karena menunjukkan momentum turun mulai melemah. Breakout dari struktur seperti ini biasanya terjadi saat penjual mulai kehilangan kendali dan pembeli kembali berpengaruh.
Pola wedge ini memproyeksikan potensi kenaikan sekitar 11,7% setelah terjadi konfirmasi. Dengan harga XRP bergerak di sekitar US$1,87, target teknikal berada di US$2,10. Sementara pandangan yang lebih konservatif menempatkan konfirmasi di dekat US$2,03, yang bisa memvalidasi breakout dan menandakan momentum yang membaik.
Narasi bullish ini akan melemah jika harga gagal menembus pola wedge. Jika tekanan bearish berlanjut, XRP bisa saja turun ke level US$1,79. Jika penurunan lebih dalam terjadi, harga bisa menyentuh US$1,75 sehingga setup pembalikan arah tidak lagi valid dan tren turun secara menyeluruh akan semakin kuat.