Harga XRP melonjak tajam dalam beberapa sesi terakhir, mengikuti momentum bullish di pasar aset kripto yang lebih luas. Altcoin ini berhasil merebut kembali level-level penting setelah berminggu-minggu konsolidasi, yang menandakan minat investor kembali muncul.
Meski ada pemulihan ini, XRP menghadapi risiko teknikal Death Cross, sehingga perilaku holder menjadi sangat penting dalam menentukan arah harga dalam waktu dekat.
SponsoredXRP Menghadapi Bahaya
Saat ini, XRP mendekati Death Cross pada grafik harian. Eksponensial moving average (EMA) 50 hari mulai mendekati EMA 200 hari, dengan EMA 200 hari terancam menembus di atas EMA 50 hari. Crossover seperti ini biasanya menandakan momentum bearish dan pelemahan tren.
tetapi, ada konteks penting di sini. XRP sudah mencatat Golden Cross sejak November 2024, menandai struktur bullish selama 14 bulan. Walaupun dua garis EMA ini semakin mendekat, momentum dari reli baru-baru ini membuat kemungkinan Death Cross terjadi dalam waktu dekat menjadi lebih kecil.
Ingin dapat insight token seperti ini? Daftarkan diri ke Newsletter Harian Crypto dari Editor Harsh Notariya di sini.
Data on-chain menunjukkan bahwa investor tetap kuat meski harga naik. Metrik saldo exchange memperlihatkan penjualan yang terbatas selama enam hari terakhir, sejalan dengan pemulihan harga XRP. Selama periode ini, hanya sekitar 24 juta XRP, senilai US$51 juta, yang berpindah ke exchange.
Penjualan ini masih tergolong kecil jika dibandingkan kenaikan harga 16% dalam periode yang sama. Data ini menunjukkan holder memilih untuk tidak mendistribusikan token secara agresif. Penurunan arus masuk ke exchange kerap mendukung stabilitas harga, sebab lebih sedikit token yang tersedia untuk likuidasi.
SponsoredPenahanan seperti ini mencerminkan kepercayaan investor. Ketika penjualan tetap rendah saat terjadi reli, kenaikan harga menjadi lebih mungkin bertahan. Perilaku ini memperkuat peluang XRP melanjutkan tren naik dan menghindari Death Cross yang bearish.
Kenaikan Harga XRP Nampak Solid
Harga XRP saat ini berada di kisaran US$2,14 pada waktu publikasi, mencatat kenaikan 16,5% dalam 24 jam terakhir setelah berhasil melewati level US$2,00. Kondisi saat ini lebih berpihak pada bull, didukung oleh sentimen yang semakin positif dan tekanan jual yang menurun di pasar spot.
Indikator momentum juga memperkuat pandangan ini. Money Flow Index telah naik ke level tertinggi dalam tiga setengah bulan terakhir, tetap jauh di atas garis nol. MFI menilai tekanan beli dan jual berdasarkan harga dan volume. Kenaikannya yang sejalan dengan harga menegaskan kekuatan yang berasal dari permintaan, bukan hanya lonjakan spekulasi.
Jika momentum ini bertahan, XRP berpeluang memperpanjang kenaikan ke US$2,20, dengan US$2,31 sebagai area resistance berikutnya. tapi, skenario bullish ini tetap tergantung pada keyakinan investor yang berlanjut. Jika arus jual meningkat, harga XRP bisa turun kembali ke US$2,03, atau bahkan di bawah US$2,00, sehingga memunculkan kembali risiko Death Cross.