XRP memperpanjang penurunan setelah gagal mengubah kekuatan harga baru-baru ini menjadi breakout yang berkelanjutan. Altcoin ini nampak siap bergerak bullish ketika harga sempat bergerak rapat dalam pola menurun.
Namun, setup tersebut gagal karena tekanan jual kembali muncul. Meski begitu, perilaku investor menunjukkan XRP masih punya peluang untuk berbalik arah.
Holder Baru XRP Membawa Kekhawatiran
XRP menunjukkan tanda-tanda awal perubahan tren karena terjadi divergensi bullish pada indikator Chaikin Money Flow. Dalam 10 hari terakhir, CMF mencatat higher low, sedangkan harga XRP terus mencetak lower low. Divergensi ini menunjukkan akumulasi mulai meningkat meskipun harga turun, menggambarkan minat beli yang semakin besar.
SponsoredKenaikan CMF biasanya menandakan masuknya modal yang lebih kuat, bahkan saat fase koreksi. Untuk XRP, pola ini mengisyaratkan penjual mulai kehilangan kendali karena permintaan mulai meningkat secara perlahan. Meskipun pergerakan harga masih lemah, akumulasi yang terus berlangsung seringkali memicu pembalikan arah harga, sehingga XRP berpotensi pulih jika kondisi pasar secara umum stabil.
Ingin insight token lain seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.
Indikator momentum makro menunjukkan pertumbuhan jaringan mulai melemah. Dari sisi historis, pertumbuhan pembuatan address baru menjadi salah satu pendorong utama kenaikan harga XRP. Partisipasi yang meningkat biasanya menandakan adanya arus modal baru yang masuk ke dalam ekosistem, dan dana tersebut mendukung reli saat fase pemulihan di masa lalu.
Saat ini, jumlah address baru XRP turun ke level terendah selama 13 bulan, yaitu hanya 3.090 address. Penurunan tajam ini menunjukkan banyak calon investor merasa ragu. Proses onboarding yang lemah akhirnya membuat likuiditas berkurang dan menghambat potensi kenaikan XRP. Karena itu, tanpa adanya pertumbuhan jaringan baru, upaya pemulihan harga masih rapuh dan mudah kembali dihantam tekanan jual.
Harga XRP Mungkin Akan Mengalami Penurunan Lebih Lanjut
XRP diperdagangkan di kisaran US$1,95 pada waktu publikasi setelah gagal breakout dari pola descending wedge. Struktur tersebut semula memproyeksikan kelanjutan tren bullish. Namun, skenario ini batal terjadi karena pasar secara umum kembali melemah sehingga proyeksi kenaikan tidak terbukti dan sentimen teknikal tetap bearish.
Selain itu, pemulihan lower-wick yang sempat terjadi hari Senin sebelumnya menunjukkan tekanan jual bisa ditahan oleh para holder. Sayangnya, rasa percaya diri itu cepat mereda karena harga kembali melanjutkan penurunan. XRP kini diperdagangkan di bawah US$2,00 dan bertahan tipis di atas US$1,93. Jika level itu hilang, harga bisa saja jatuh ke US$1,86.
Di sisi lain, agar sentimen bearish berbalik, harus ada pemulihan yang tegas. XRP perlu menembus kembali US$2,00 dan ditutup di atas level tersebut agar rasa percaya diri kembali muncul. Karena itu, breakout yang terkonfirmasi akan mendukung kenaikan ke US$2,25 seperti proyeksi pola wedge. Untuk sekarang, bahkan pergerakan di atas US$2,00 saja sudah bisa membatalkan sentimen bearish saat ini sekaligus mengurangi risiko penurunan lebih lanjut.