Harga Hedera turun tajam dalam beberapa sesi terakhir, mencatat koreksi sebesar 15% yang mendorong HBAR lebih rendah. Walau pergerakan ini nampak bearish secara sekilas, indikator on-chain dan teknikal justru menunjukkan narasi yang berbeda.
Perilaku investor menunjukkan adanya akumulasi, bukan aksi jual panik. Pergeseran ini menjadikan penurunan harga sebagai peluang, bukan breakdown.
SponsoredHedera Mengikuti Bitcoin adalah Masalah
Pelemahan HBAR belakangan ini sangat mirip dengan pergerakan harga Bitcoin. Altcoin ini memiliki korelasi yang sangat kuat, yaitu 0,98 terhadap BTC. Korelasi setinggi ini membuat HBAR sangat sensitif terhadap pergerakan pasar secara keseluruhan. Saat Bitcoin turun ke bawah US$80.000, HBAR langsung ikut turun.
Hubungan inilah yang menjelaskan penurunan mendadak HBAR di bawah US$0,100. Pergerakan harga ini lebih disebabkan oleh tekanan pasar secara umum daripada faktor fundamental Hedera sendiri.
Pada periode penurunan tajam Bitcoin, aset yang berkorelasi tinggi sering mengalami pergerakan yang lebih ekstrim. Dinamika ini terlihat jelas saat penurunan HBAR baru-baru ini.
Ingin dapat insight token lainnya seperti ini? Daftar untuk menerima Daily Crypto Newsletter dari Editor Harsh Notariya di sini.
Holder HBAR Semakin Tambah Banyak
Meski harga sedang melemah, holder HBAR justru melawan pandangan bearish. Indikator Chaikin Money Flow menunjukkan divergensi yang signifikan. Selama empat hari terakhir, CMF membentuk lower high, sementara harga HBAR mencetak lower low. Pola ini mengindikasikan adanya arus masuk modal meski harga turun.
Divergensi bullish sering kali mendahului pembalikan arah. Hal ini menandakan investor sedang melakukan akumulasi saat harga masih tertekan.
Walau HBAR belum menunjukkan permintaan ini secara harga, arus masuk modal sedang terbentuk di balik layar. Ketidaksesuaian ini meningkatkan peluang terjadinya rebound setelah tekanan jual mereda.
Sponsored SponsoredRelative Strength Index juga mendukung setup bullish. RSI HBAR turun di bawah batas 30,0 sehingga aset ini kini masuk wilayah oversold. Kondisi oversold biasanya menandakan kelelahan penjual, bukan kelemahan yang terus-menerus.
Secara historis, aset yang diperdagangkan di level ini cenderung mengalami penurunan order jual. Harga yang lebih rendah biasanya menarik minat pembeli yang mencari entry value. Untuk HBAR, situasi ini meningkatkan kemungkinan harga stabil dan pulih, apalagi dengan arus masuk modal yang turut naik.
Harga HBAR Incar Breakout
Harga HBAR berada di sekitar US$0,091 pada waktu publikasi. Altcoin ini telah bergerak dalam pola descending broadening wedge selama kurang lebih satu bulan. Struktur ini terbentuk usai upaya breakout gagal di pertengahan Januari. Pola seperti ini biasanya akan berakhir dengan pergerakan harga yang tajam dan terarah.
Breakout yang terkonfirmasi dari wedge ini memproyeksikan reli sebesar 43% menuju US$0,146. Target tersebut mencerminkan skenario bullish secara makro. Dalam waktu dekat, HBAR harus menembus kembali US$0,103 lebih dulu. Pergerakan menuju US$0,114 akan mengonfirmasi awal momentum breakout dan memvalidasi sinyal bullish.
Risiko penurunan tetap ada jika kondisi memburuk. Kelemahan Bitcoin secara berkelanjutan bisa saja meniadakan indikator positif. Jika HBAR kehilangan support di US$0,091, harga bisa meluncur ke US$0,084. Pergerakan ini akan membuat skenario bullish tidak valid dan menunda upaya pemulihan harga.