Kembali

Cina Tangkap Lagi Anggota Inti Huione Group dalam Ekstradisi di Kamboja

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

02 April 2026 16.07 WIB
  • Li Xiong telah diekstradisi dari Kamboja ke Cina
  • Li adalah figur kunci lain yang diekstradisi setelah pendiri Prince Group, Chen Zhi.
  • Huione grouup menerima setidaknya US$4 miliar dana ilegal antara Agustus 2021 dan Januari 2025.
Promo

Li Xiong, seorang tokoh senior di Huione Group, jaringan yang diduga melakukan pencucian uang untuk organisasi kriminal, diekstradisi ke Cina dari Kamboja.

“Pada 1 April, dengan dukungan kuat dari lembaga terkait di Kamboja, Kementerian Keamanan Publik mengirimkan sebuah tim kerja untuk berhasil mengawal Li Xiong, anggota inti dari kelompok kriminal Chen Zhi, pulang ke tanah air dari Phnom Penh, Kamboja,” terang sebuah saluran berita melaporkan.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

Disponsori
Disponsori

Menurut laporan media, ia diduga terlibat dalam beberapa pelanggaran. Pelanggaran tersebut mulai dari menjalankan kasino, penipuan, aktivitas bisnis ilegal, hingga penyamaran hasil kejahatan kriminal.

“Seorang pejabat terkait dari Kementerian Keamanan Publik menyampaikan bahwa beberapa anggota inti sindikat kriminal Chen Zhi sudah berhasil ditangkap. Otoritas penegak hukum akan terus meningkatkan upaya untuk menangkap buronan yang masih tersisa,” lanjut laporan tersebut.

Pihak berwenang menangkap Chen Zhi, ketua Prince Group yang merupakan perusahaan di balik Huione Group, sekitar tiga bulan lalu. Laporan pada bulan Oktober menyebutkan bahwa Departemen Kehakiman AS menyita lebih dari 127.000 Bitcoin (BTC) yang terkait dengan Zhi.

Huione Group sudah terkena sanksi dari berbagai pemerintah, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Korea Selatan. Pada Oktober, Jaringan Penegakan Kejahatan Keuangan (FinCEN) dari Departemen Keuangan AS memerintahkan lembaga keuangan AS untuk tidak membuka atau mempertahankan rekening koresponden untuk, atau atas nama, Huione Group.

Berdasarkan temuan FinCEN, grup ini menerima setidaknya US$4 miliar dana ilegal antara Agustus 2021 hingga Januari 2025.

Sementara itu, data Chainalysis menunjukkan bahwa ekosistem yang lebih luas tetap kuat. Jaringan pencucian uang berbahasa Cina (CMLNs) memproses sebesar US$16,1 miliar pada 2025. Jaringan ini telah memproses sekitar 20% dana kripto ilegal selama lima tahun terakhir.

Berlangganan channel YouTube kami untuk menonton wawancara pemimpin dan jurnalis seputar wawasan ahli

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori