Hyperliquid melonjak tajam, membuat banyak orang memperhatikan karena terjadi breakout harga yang signifikan. Namun, di balik tren bullish ini, indikator teknikal menunjukkan sinyal untuk lebih berhati-hati.
Apa yang nampaknya menjadi perubahan momentum yang kuat bisa jadi hanya menutupi tanda-tanda awal koreksi yang mulai muncul dalam struktur harga HYPE.
Outflow HYPE Menjadi Kekhawatiran
Money Flow Index untuk HYPE memberi sinyal tekanan beli yang kuat, di mana indikatornya naik melewati ambang batas netral. MFI tidak hanya memperhitungkan harga, tapi juga volume, sehingga kenaikan indikator ini cukup berarti. Dukungan investor nampak solid di permukaan, mencerminkan partisipasi yang aktif dalam reli saat ini.
Namun, tekanan beli di permukaan tidak selalu menghasilkan kenaikan harga yang berkelanjutan. Kekuatan MFI mencerminkan aktivitas yang didorong oleh momentum, bukan akumulasi fundamental.
Ingin wawasan token seperti ini lainnya? Daftar ke Newsletter Kripto Harian dari Editor Harsh Notariya di sini.
Indikator Chaikin Money Flow juga mendukung hal ini. Meskipun tekanan beli terlihat jelas, ternyata tidak ada arus modal yang signifikan mengalir masuk ke HYPE. CMF mengukur pergerakan modal nyata yang masuk dan keluar dari sebuah aset, dan dari pembacaannya saat ini, arus keluar justru diam-diam lebih dominan di balik pergerakan harga.
Terbentuk divergensi bearish antara harga dan CMF. HYPE mencetak higher high sedangkan CMF mencatatkan lower high — ini merupakan sinyal peringatan klasik. Ketidaksesuaian ini menandakan bahwa harga belum mencerminkan arus keluar yang terjadi, sehingga kemungkinan koreksi akan meningkat setelah divergensi ini terkonfirmasi.
Apakah Harga HYPE Akan Mengalami Crash?
HYPE saat ini diperdagangkan di harga US$34, mencatatkan kenaikan 14,8% dalam 48 jam terakhir. Altcoin ini sepertinya sedang breakout dari pola segitiga, yaitu formasi yang biasanya menandai pergerakan tajam setelahnya. Tapi, karena adanya sinyal indikator yang saling bertentangan, breakout ini patut diwaspadai sebelum benar-benar mengonfirmasi kelanjutan tren bullish.
Pembelian yang didorong oleh spekulasi biasanya tidak mampu menopang reli dalam jangka panjang. Jika arus keluar kian terasa pada harga, HYPE bisa saja terkoreksi di bawah level support US$33 lalu menuju US$30. Bila harga ini tembus, tekanan jual bisa bertambah dan menyeret altcoin ini ke US$25 sehingga mengonfirmasi sinyal divergensi bearish tersebut.
Menguatnya momentum bullish bisa membuka peluang sebaliknya. Jika HYPE mampu menembus tegas di atas US$36, maka pandangan teknikal akan berubah sehingga peluang menuju US$39 pun terbuka. Apabila resistance tersebut berhasil dilewati maka HYPE berpotensi naik ke US$43 dan sepenuhnya meniadakan skenario bearish sebelumnya.