Hyperliquid (HYPE) sedang tertekan, turun 16% dalam tujuh hari terakhir karena indikator teknis semakin menunjukkan kontrol bearish. Momentum telah melemah tajam, dengan Relative Strength Index (RSI) turun di bawah 40 dan tidak menunjukkan tanda-tanda minat beli yang kuat sejak akhir Maret.
Sementara itu, Directional Movement Index (DMI) menunjukkan penjual semakin mendominasi, dengan ADX yang meningkat menunjukkan potensi penguatan tren penurunan. Saat HYPE mendekati level support kunci, pasar kini menunggu apakah bull dapat memulai pemulihan—atau jika penurunan lebih lanjut akan terjadi.
Hyperliquid DMI Menunjukkan Penjual Mengendalikan
Menurut Directional Movement Index (DMI), Hyperliquid menunjukkan tanda-tanda awal perkembangan tren, dengan Average Directional Index (ADX) naik dari 21,5 menjadi 23,6.
ADX mengukur kekuatan tren terlepas dari arahnya. Bacaan di bawah 20 biasanya menunjukkan pasar yang lemah atau bergerak dalam rentang, sementara nilai di atas 25 menunjukkan adanya tren yang kuat.
Dengan ADX saat ini mendekati ambang 25, ini menunjukkan bahwa kekuatan tren sedang membangun—namun belum sepenuhnya terkonfirmasi—menandakan bahwa trader harus waspada terhadap potensi kelanjutan aksi harga.

Sementara itu, garis +DI dan -DI, yang masing-masing mewakili pergerakan arah bullish dan bearish, telah bergeser secara signifikan.
+DI telah turun tajam dari 25,68 menjadi 12,79, sementara -DI melonjak dari 11,29 menjadi 23,4, menunjukkan bahwa momentum bearish jelas telah mengalahkan tekanan bullish. Pergeseran ini menunjukkan bahwa penjual semakin menguasai pasar, dan kecuali garis +DI dapat berbalik dan mendapatkan kembali posisi, HYPE bisa berisiko mengalami penurunan lebih lanjut.
Jika dinamika saat ini berlanjut, ini, dikombinasikan dengan ADX yang meningkat, bisa menandakan awal dari tren bearish yang lebih kuat.
RSI Hyperliquid Menunjukkan Kurangnya Momentum Pembelian
Hyperliquid telah melihat Relative Strength Index (RSI) turun secara signifikan dalam dua hari terakhir, dari 63,03 menjadi 39,39.
RSI adalah osilator momentum yang mengukur kecepatan dan besarnya perubahan harga terbaru, berkisar dari 0 hingga 100.
Bacaan di atas 70 biasanya menunjukkan bahwa aset overbought dan mungkin akan mengalami koreksi, sementara bacaan di bawah 30 menunjukkan bahwa aset oversold dan bisa siap untuk rebound. Level antara 30 dan 70 dianggap netral, namun pergeseran arah dalam rentang ini sering mencerminkan perubahan momentum.

Dengan RSI HYPE sekarang berada di 39,39, indikator ini menunjukkan melemahnya momentum bullish dan meningkatnya tekanan bearish. Fakta bahwa RSI belum menyentuh atau melebihi angka 70 sejak 24 Maret menandakan kurangnya keyakinan beli yang kuat dalam beberapa minggu terakhir.
Tren penurunan dalam RSI ini mungkin menunjukkan bahwa pasar sedang mendingin. Kecuali pembeli masuk untuk membalikkan arah ini, HYPE bisa terus menghadapi tekanan jual.
Jika RSI terus bergerak menuju 30, ini akan meningkatkan kemungkinan penurunan lebih lanjut atau konsolidasi dalam jangka pendek.
Apakah Hyperliquid Akan Segera Turun di Bawah US$11?
Harga Hyperliquid saat ini berada di ambang penting, dengan aksi cenderung bearish namun potensi rebound masih ada.
Jika tren penurunan saat ini berlanjut, HYPE bisa segera turun di bawah angka US$11.

Ini akan sejalan dengan penurunan terbaru dalam indikator momentum seperti RSI dan meningkatnya tekanan bearish yang terlihat dalam data pergerakan arah.
Namun, jika pembeli berhasil masuk dan mengubah momentum, HYPE bisa mencoba untuk merebut kembali level yang lebih tinggi. Breakout di atas resistance langsung di US$12,19 akan menjadi tanda pertama pemulihan, yang berpotensi membuka jalan untuk bergerak menuju US$14,77.
Jika momentum bullish meningkat, reli bisa meluas hingga US$17,33, yang akan menandai pembalikan penuh dari struktur bearish saat ini.
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.
