Kembali

How US$1.000 di Aset Kripto Bisa Beli Rahasia Pertahanan Rudal Israel

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

24 Maret 2026 12.33 WIB
  • Israel menuntut cadangan IDF Raz Cohen karena menjual rahasia Iron Dome ke Iran
  • Cohen mengirim 27 foto, video, dan koordinat GPS baterai melalui Telegram
  • Dia menerima sekitar US$1.000 dalam aset kripto selama sebulan berkomunikasi
Promo

Pihak berwenang Israel mendakwa seorang reservis IDF, Raz Cohen, pada 20 Maret karena membocorkan rahasia sistem pertahanan udara Iron Dome kepada intelijen Iran sebagai imbalan sekitar US$1.000 dalam aset kripto.

Shin Bet dan unit Lahav 433 kepolisian mengajukan tuntutan di Pengadilan Distrik Yerusalem setelah penyelidikan gabungan selama Operasi Roaring Lion.

Disponsori
Disponsori

Dia Punya Akses ke Rahasia Iron Dome, Iran Membelinya dengan US$1.000 dalam Aset Kripto

Cohen, 26 tahun, bertugas di unit komando dan kendali sistem Iron Dome selama wajib militer dari 2019 hingga 2022. Menurut Times of Israel, ia menjalin kontak dengan pihak Iran melalui Telegram sejak Desember 2025.

Dalam waktu sekitar satu bulan, ia mengirim 27 foto dan video yang memperlihatkan proses penembakan, kecepatan tembak, dan prosedur persenjataan. Ia juga membagikan koordinat GPS baterai Iron Dome di basis Hatzerim dan Palmachim, serta lokasi tujuh pangkalan Angkatan Udara Israel (IAF).

Cohen secara sukarela menginformasikan perannya di militer kepada pihak yang menghubungi tersebut. Ia juga memberikan data pribadi anggota keamanan Israel lain, termasuk seorang penjaga di Kediaman Presiden dan kerabat yang menjadi pilot IAF.

Pihak penghubung dikabarkan sempat mengancam membuka identitas Cohen dengan cara memposting foto adiknya di profil Telegram. Cohen kemudian memblokir kontak itu dan menghapus Telegram pada Februari 2026. Pihak berwenang menahan Cohen pada 1 Maret, sehari setelah perang dengan Iran dimulai.

Tuduhan Spionase Saat Perang Dapatkan Hukuman Seumur Hidup

Cohen menghadapi tuduhan membantu musuh saat masa perang dan menyampaikan informasi ke musuh dengan tujuan membahayakan keamanan negara.

Kedua pelanggaran tersebut diancam hukuman maksimal penjara seumur hidup menurut hukum Israel.

Kasus ini menjadi kasus spionase pertama yang melibatkan operator Iron Dome. Pihak berwenang Israel melaporkan puluhan warga Israel menghadapi dakwaan serupa terkait Iran dalam dua tahun terakhir, dan upaya perekrutan meningkat lewat media sosial dan aplikasi pesan terenkripsi selama konflik.

Kasus ini mengungkap bagaimana intelijen lawan memanfaatkan pembayaran kripto kecil melalui platform terenkripsi untuk mendapatkan informasi pertahanan rahasia dari personel militer yang masih memiliki izin keamanan aktif.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori