Gelombang modal global yang kuat dan tidak biasa mengalir ke pasar AS. Investor asing membeli ekuitas Amerika dengan kecepatan rekor, permintaan Treasury mengalami perubahan struktural, dan aliran domestik meningkat menjelang akhir tahun.
Di saat yang sama, utang konsumen AS mencapai level tertinggi dalam sejarah. Bagi investor kripto dan ekuitas, skala dan arah dari aliran ini menandakan perubahan besar dalam selera risiko serta posisi makro global.
SponsoredInvestor Asing Dorong Pembelian Ekuitas Rekor Di Tengah Penataan Ulang Bersejarah dalam Kepemilikan Treasury
Investor pribadi di luar AS membeli US aset sebesar US$646,8 miliar dalam 12 bulan yang berakhir pada September 2025, menurut data yang dikutip oleh Yardeni Research.
Ini merupakan level tertinggi dalam catatan, melampaui puncak 2021 sebesar 66%, dengan aliran menggandakan sejak Januari.
Pembelian ini tidak terbatas pada ekuitas AS saja. Pembelian investor pribadi asing terhadap Treasury AS mencapai total US$492,7 miliar dalam periode yang sama. Pembelian luar negeri 12 bulan bergulir Treasury tetap di atas US$400 miliar selama empat tahun berturut-turut, mencerminkan permintaan global yang konstan untuk keamanan yang didenominasikan dalam dollar.
“Semua orang menginginkan aset AS,” ujar analis di Kobeissi Letter.
Komposisi pemegang Treasury asing berubah dengan cara yang tidak terlihat selama beberapa dekade:
- Bagian Cina dari kepemilikan Treasury asing turun menjadi 7,6%, terendah dalam 23 tahun, dan turun 20% selama 14 tahun.
- Bagian Inggris melonjak menjadi 9,4%, mendekati level tertingginya dalam catatan.
- Jepang, masih menjadi pemegang asing terbesar, kini menyumbang 12,9%, turun 26 poin dalam 21 tahun terakhir.
Perubahan ini menunjukkan reposisi jangka panjang dari modal negara dan swasta, sebuah tren dengan implikasi langsung untuk suku bunga, likuiditas, dan volatilitas pasar.
Investor Domestik Juga Ambil Risiko, Tapi Utang Konsumen Rekor Menambah Kompleksitas
Investor AS menginvestasikan dana luar biasa sebesar US$900 miliar ke dalam dana ekuitas sejak November 2024, menurut data JPMorgan, dengan setengah dari total tersebut, US$450 miliar, masuk hanya dalam lima bulan terakhir.
Fund pendapatan tetap menambahkan US$400 miliar lainnya, sementara semua kelas aset lainnya secara keseluruhan hanya menarik US$100 miliar.
Aliran ke dalam ekuitas AS telah melampaui semua kelas aset lainnya digabungkan, memperkuat permintaan untuk aset risiko AS.
Sementara investor institusi dan asing meningkatkan eksposur mereka, rumah tangga AS berada di bawah tekanan keuangan yang meningkat. Total utang kartu kredit AS naik menjadi US$1,233 triliun pada Q3 2025, level tertinggi yang pernah tercatat.
Perbedaan antara optimisme pasar dan kesulitan konsumen ini menimbulkan pertanyaan tentang keberlanjutan, ketahanan pendapatan, dan waktu potensi pergeseran kebijakan.
Sponsored SponsoredMusim dan Proyeksi Bullish Mengangkat Sentimen
JP Morgan memperkirakan S&P 500 akan mencapai 8.000 tahun depan, pandangan ini diperkuat oleh angin musiman yang kuat. Proyeksi ini muncul saat pasar mengantisipasi ramalan “reli segalanya” bank yang dibagikan lebih dari seminggu yang lalu.
Desember secara historis adalah bulan terkuat untuk saham AS, dengan S&P 500 naik 73% dari waktu sejak 1928 dan memberikan rata-rata pengembalian +1,28%.
Bagi pasar kripto dan ekuitas, lonjakan aliran modal ke AS menandakan meningkatnya kepercayaan pada aset Amerika, atau kurangnya alternatif menarik di luar negeri.
Investor akan mengamati apakah aliran dana ini meningkat pada 2026, bagaimana permintaan Treasury bergeser saat kepemilikan global menyeimbangkan kembali, dan apakah utang konsumen yang mencetak rekor akan menjadi hambatan pada momentum ekonomi makro.
Dengan likuiditas yang meningkat dan kekuatan musiman menguat, baik pasar tradisional maupun aset digital memasuki fase yang berpotensi menentukan.