Kembali

Volume Altcoin Turun 85% saat Investor Beralih ke Bitcoin di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Makro

Pilih kami di Google
editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

21 Maret 2026 22.31 WIB
  • Volume perdagangan spot altcoin di exchange terpusat utama telah anjlok sebesar 85% sejak Oktober 2025.
  • Penurunan ini mencerminkan pergeseran yang lebih luas ke Bitcoin saat investor menarik diri dari aset yang lebih berisiko di tengah tekanan ekonomi makro.
  • Tren ini telah melemahkan ekspektasi untuk altcoin season, dengan analis menggambarkannya sebagai perpindahan menuju aset berkualitas.
Promo

Volume perdagangan spot altcoin di berbagai centralized cryptocurrency exchange anjlok ke level terendah sejak Oktober 2025.

Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa penurunan ini terjadi karena pasar secara umum beralih ke Bitcoin di tengah ketidakpastian ekonomi yang masih berlanjut.

Harapan ‘Altcoin Season’ Mulai Pudar karena Modal Berputar Kembali ke Bitcoin

Pada bulan Oktober lalu, pasar mengalami pengetatan besar dan likuidasi besar-besaran yang menghapus lebih dari US$19 miliar nilai pasar. Sejak saat itu, minat investor terhadap aset kripto alternatif nyaris menghilang.

Perubahan alokasi modal yang sangat cepat ini pada akhirnya meniadakan prediksi terjadinya “altcoin season” oleh para pelaku industri sebelumnya, yaitu periode siklus pasar yang biasanya ditandai dengan kenaikan tajam dan cepat pada aset digital berkapitalisasi kecil.

Disponsori
Disponsori

Aktivitas perdagangan saat ini sangat berbeda dengan optimisme tahun lalu.

Di Binance, centralized cryptocurrency exchange terbesar di dunia berdasarkan volume, volume perdagangan spot altcoin saat ini sekitar US$7,7 miliar. Angka ini turun drastis dari kisaran US$40 miliar hingga US$50 miliar yang rutin dicatatkan Binance antara Februari hingga Oktober 2025.

Di exchange aset kripto utama lainnya, total volume perdagangan altcoin gabungan hanya sekitar US$18,8 miliar. Angka tersebut menurun drastis dari US$91 miliar transaksi altcoin yang diproses kolektif oleh exchange yang sama sebelum crash pasar di musim gugur lalu.

Setelah penurunan ini, Binance kini menguasai sekitar 40% pangsa pasar perdagangan altcoin secara keseluruhan. MEXC menyusul dengan 7,62%, sedangkan Bybit dan OKX masing-masing menyumbang 6,07% dan 6%.

Pakar industri menyoroti adanya fenomena “flight to quality” klasik di sektor aset kripto.

Ketegangan geopolitik yang terus berlangsung antara AS dan Iran juga memperparah situasi ekonomi makro. Tekanan gabungan ini mendorong investor memusatkan modalnya ke Bitcoin sebagai aset digital utama.

“Lingkungan secara keseluruhan tetap tidak menguntungkan untuk mengambil risiko, dan sektor pertama yang menanggung akibatnya adalah pasar aset kripto, khususnya altcoin,” ujar analis CryptoQuant, Darkfost di X.

Perlu dicatat, industri aset kripto secara umum masih berada dalam fase koreksi makro yang dalam. Bitcoin saat ini diperdagangkan pada kisaran US$70.000, jauh turun dari rekor tertinggi sebelumnya di atas US$126.000.

Pada periode bear market yang berkepanjangan serta tekanan pasar yang tinggi seperti sekarang, data historis menunjukkan bahwa modal biasanya berpindah dari altcoin yang sangat spekulatif dan kembali ke aset digital utama yaitu Bitcoin.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori