Pembelian Saham Ritel Turun 50% dari Level Tertinggi Januari saat Penjual Ambil Alih

  • Pembelian ritel bulan Maret turun hampir 50% dari level tertinggi Januari karena investor menjual setiap kenaikan harga.
  • Saham energi mencatat arus keluar ritel mingguan terbesar dalam sejarah.
  • April rata-rata mencatatkan +2,0% pada MSCI World Index selama 25 tahun, menjadi bulan terkuat.
Promo

Investor ritel berubah menjadi penjual saham di bulan Maret. Tapi, pola musiman dan perkembangan terbaru terkait gencatan senjata bisa menggeser momentum kembali ke aset berisiko di bulan April.

Data yang dikutip dari Global Markets Investor menunjukkan total pembelian ritel hampir 50% lebih rendah dibandingkan dengan level rekor pada Januari. Secara mingguan, arus masuk dana ritel turun menjadi US$5,0 miliar, di bawah rata-rata 12 bulan sebesar US$6,9 miliar.

Penjualan Investor Ritel Meluas ke Berbagai Sektor Pasar Saham

Koreksi terlihat sangat jelas pada saham tunggal, di mana investor ritel menjadi penjual bersih, melepas sekitar US$1,6 miliar saham.

Saham energi terkena tekanan jual paling besar dan mencatat arus keluar mingguan terbesar sepanjang sejarah. Penurunan tersebut dipimpin oleh nama-nama besar seperti ExxonMobil, Chevron, dan Occidental Petroleum.

Saham memori juga mengalami aksi jual berkelanjutan. Micron dan Sandisk menjadi saham yang paling banyak dijual selama seminggu terakhir. Ini terjadi di tengah kekhawatiran bahwa kemajuan dalam kompresi data berbasis AI dapat menekan permintaan produk memori di masa depan.

Disponsori
Disponsori

“Tidak termasuk Magnificent 7, investor ritel menjadi penjual di seluruh sektor kecuali Staples, dengan posisi Tech di level PALING NEGATIF dalam 6 bulan,” posting tersebut menambahkan. “Investor ritel makin sering menjual setiap kali harga naik sedikit.”

Ikuti kami di X untuk dapatkan berita terbaru secara real-time

Musim April dan Pemicu Geopolitik yang Tak Terduga

Meskipun suasana pesimistis, riwayat menunjukkan kemungkinan pembalikan arah. Dalam 25 tahun terakhir, MSCI World Index rata-rata menghasilkan return +2,0% di bulan April, bulan terkuat sepanjang tahun, dengan 75% dari waktu mencatat return positif.

“Hal ini terutama didorong oleh saham AS, yang memiliki bobot sekitar 70% dalam indeks tersebut. Sementara itu, S&P 500 rata-rata tumbuh +1,3% di bulan April sejak 1928, menjadikan bulan ini bulan terbaik kedua setelah Juli. Ini juga dua kali lipat dari rata-rata return bulanan sebesar +0,7%. Musim April mendukung pihak bull bulan ini,” sorot The Kobeissi Letter.

Return Saham di Bulan April
Return Saham di Bulan April | Sumber: X/The Kobeissi Letter

Sebuah katalis geopolitik semakin menambah momentum. Berita gencatan senjata baru saja menggerakkan pasar. Harga emas dan saham di AS serta Asia mengalami reli, sementara harga minyak turun karena harapan de-eskalasi. Bitcoin (BTC) juga reli menembus US$71.000 hari ini saat selera risiko kembali muncul usai adanya laporan gencatan senjata.

Kombinasi sentimen bearish ritel yang ekstrem dan dorongan musiman yang kuat menciptakan potensi di mana setiap penurunan ketegangan bisa memicu pembalikan tajam sentimen menjelang kuartal dua.

Langganan channel YouTube kami untuk saksikan analisis para pemimpin dan jurnalis terkemuka


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori