Pasar decentralized exchange perpetual sedang mengalami perombakan lagi. Hyperliquid berhasil kembali merebut posisi teratas, sedangkan volume perdagangan perpetual mingguan Lighter turun hampir tiga kali lipat dari puncaknya.
Bersamaan dengan itu, token LIT milik Lighter turun ke level terendah sepanjang masa pada hari Senin, tertekan oleh pelemahan pasar secara umum dan banyak holder airdrop yang keluar.
SponsoredHyperliquid Rebut Dominasi Perpetual Decentralized Exchange
Hyperliquid berhasil kembali memimpin di antara DEX perpetual. Data CryptoRank menunjukkan Hyperliquid membukukan volume perdagangan sekitar US$40,7 miliar minggu lalu. Aster menempati posisi kedua dengan US$31,7 miliar, sedangkan Lighter turun ke peringkat ketiga dengan US$25,3 miliar.
“Seiring airdrop Lighter dibagikan, volume di platform itu mulai turun – volume mingguan turun hampir 3x dari puncaknya,” terang CryptoRank.
Perubahan ini juga terlihat pada open interest 24 jam. Open interest adalah metrik di pasar derivatif yang menunjukkan jumlah total kontrak derivatif terbuka (seperti futures atau opsi) yang belum di selesaikan, ditutup, atau kedaluwarsa.
Hyperliquid memimpin dengan open interest sekitar US$9,57 miliar, melampaui total open interest gabungan semua platform DEX utama lainnya. Platform lain seperti Aster, Lighter, Variational, edgeX, dan Paradex, secara total memegang US$7,34 miliar. Lighter sendiri hanya di angka US$1,42 miliar dan Aster di US$2,73 miliar.
Postingan tersebut menambahkan bahwa Variational kini juga menjadi pesaing yang cukup menonjol, dengan volume harian mencapai US$1 miliar dan masuk ke dalam lima besar DEX perpetual.
Token Lighter (LIT) Turun ke Level Terendah Sepanjang Masa
Perlambatan pasca-airdrop turut berdampak bukan hanya pada volume, tapi juga harga token LIT. Sejak di luncurkan, altcoin ini mengalami volatilitas tinggi. Seorang analis mengungkapkan bahwa sekitar 40% airdrop telah di jual hanya dalam minggu pertama.
“Holder airdrop pada pergi. Dalam waktu yang sangat singkat, persentase token yang dipegang penerima awal turun dari 51% jadi 36% (dan saya yakin saat kamu membaca ini, angkanya bahkan lebih rendah lagi)…FUD datang dan pergi, bahkan Hyperliquid juga pernah menghadapi situasi serupa selama berbulan-bulan. Selalu perhatikan metrik internal; kondisinya tidak seburuk itu,” tambah posting itu.
Data BeInCrypto Markets memperlihatkan bahwa token ini sudah kehilangan 37% nilainya dalam sebulan terakhir. Hari ini, LIT anjlok ke US$1,68 di OKX dan mencetak rekor terendah baru.
Pada waktu publikasi, altcoin tersebut di perdagangkan di harga US$1,71, turun lebih dari 14% hanya dalam satu hari terakhir.
Kesulitan terbaru Lighter muncul di tengah tren penurunan pasar yang lebih luas. Kapitalisasi pasar total turun 2,6% selama 24 jam terakhir. Selain itu, token perp DEX lainnya yaitu Aster, native token dari Aster, juga anjlok lebih dari 12% ke rekor terendah, padahal telah meluncurkan Program Buyback Tahap 5.
Bagaimana pendapat Anda tentang krisis yang dialami Lighter DEX ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!