Minat ritel terhadap altcoin menurun di tengah penurunan pasar yang lebih luas dan sentimen risk-off yang terus menerus di seluruh sektor aset kripto.
Meski begitu, Santiment menyarankan bahwa kurangnya antusiasme saat ini justru bisa menjadi sinyal bullish secara kontrarian.
Hype Altcoin Season Menghilang dari Google dan Media Sosial, Data Menunjukkan
Data Google Trends menunjukkan bahwa minat pencarian untuk istilah seperti “altcoins,” “altcoin season,” dan “altseason” tetap rendah, dengan skor di bawah 5 pada saat publikasi. Tren ini menyoroti kurangnya gairah terhadap altcoin, sehingga semakin memperkuat suasana hati-hati di pasar.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Pada saat yang sama, perusahaan analitik blockchain Santiment juga mencatat penurunan signifikan dalam jumlah penyebutan “altseason” di media sosial setiap minggunya.
“Altseason identik dengan FOMO dan keserakahan terhadap aset yang lebih spekulatif dan digerakkan oleh emosi seperti $DOGE, meme coin, atau altcoin yang biasanya sangat volatil dan seringkali kapitalisasi pasar menengah hingga bawah,” ujar perusahaan tersebut.
Perusahaan tersebut menerangkan bahwa ketika jumlah penyebutan “altseason” di media sosial melonjak, biasanya itu terkait dengan puncak pasar. Sebaliknya, jika pembahasan seputar “altseason” berada di titik terendah, hal itu kerap menjadi sinyal bahwa holder modal besar mulai menggerakkan harga naik.
“Akan tetapi, secara historis, momen seperti sekarang ini ketika volume sosial terhadap minat altcoin berada di titik rendah yang sangat ekstrem seringkali menjadi awal reli,” papar Santiment.
Namun, perusahaan tersebut menekankan bahwa ini bukan sinyal trading yang pasti. Ketidaktertarikan terhadap altcoin tidak selalu berkorelasi dengan reli altcoin yang akan datang.
Dalam unggahan lanjutan, perusahaan menyoroti Dogecoin (DOGE) sebagai studi kasus terbaru.
“Bijaksana untuk menjadi pihak yang berlawanan dari gema yang ada di media sosial kripto. Dogecoin naik +15% dalam 24 jam, dan bukan kebetulan jika reli dimulai tepat setelah kerumunan menjadi sangat bearish terhadap altcoin,” tambah Santiment
Reli Bitcoin Memicu Optimisme, namun Ahli Peringatkan Risiko Bisa Mengancam
Meski demikian, perlu dicatat bahwa reli DOGE bukan fenomena tunggal. Pasar aset kripto secara lebih luas juga mengalami lonjakan kuat kemarin. Bitcoin naik hingga menembus intraday high di atas US$74.000. Selain itu, Ethereum melonjak menjadi US$2.198.
Data BeInCrypto Markets menunjukkan 10 aset kripto teratas semuanya mencatatkan kenaikan selama 24 jam terakhir. Pada saat publikasi, harga Bitcoin telah terkoreksi menjadi US$72.618, sementara ETH diperdagangkan di level US$2.127 dan Dogecoin di US$0,096.
CEO Alphractal, Joao Wedson, sebelumnya telah mengingatkan jika Bitcoin menembus US$72.000, hal itu dapat memicu reli altcoin. Nampaknya, ia juga menyampaikan bahwa hal ini bisa jadi menandakan siklus bearish Bitcoin masih belum berakhir.
“Sinyal risiko nyata sepertinya akan datang langsung dari altcoin, yang mungkin mulai memunculkan tanda peringatan. Menurut saya, tidak bijak untuk short altcoin minggu ini. Mungkin, minggu depan,” tambahnya .
Walau reli saat ini menumbuhkan suasana optimistis, kita tetap harus melihat apakah momentum ini bisa bertahan lama atau tidak.
Langganan kanal YouTube kami untuk menonton para pemimpin dan jurnalis membagikan insight ahli