Terkait topik iniDewan Teknologi Masa Depan & AI

Dark Web Mulai Kehilangan Daya Takutnya – Lebih Baik atau Buruk?

  • Polymarket dan Kraken membantah klaim peretasan dark web yang terus-menerus dibantah.
  • Iron Mountain, Atlas Air, Airtel, dan GCash telah menolak postingan kebocoran serupa.
  • BreachForums runtuh pada 2025, sehingga melemahkan hub kebocoran paling berpengaruh di dark web.
Promo

Aura mistis dark web sebagai dunia bawah tanah aset kripto yang tidak tersentuh kini cepat memudar. Sejumlah klaim peretasan dark web yang menargetkan Polymarket, Kraken, dan perusahaan besar non-kripto, berakhir dengan bantahan tegas, bukan konfirmasi kebocoran data.

Hal yang dulu memunculkan judul berita heboh, kini terlihat lebih mirip pasar ramai berisi data daur ulang, penipuan, dan kekalahan penegak hukum, sehingga kepanikan di sektor kripto maupun teknologi secara umum pun mereda.

Disponsori
Disponsori

Klaim Peretasan Dark Web yang Terus Gagal

Contoh terbaru datang dari Polymarket, yang menepis postingan di DarkForums oleh seorang aktor bernama xorcat sebagai “benar-benar omong kosong.” Paket 750 MB yang dijual hanyalah data pasar on-chain dan keluaran API publik, bukan kredensial curian.

Polymarket menyoroti bug bounty senilai US$5 juta yang dijalankan lewat Cantina, sambil menegaskan bahwa scraping dari endpoint publik tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan imbalan. Tidak ada private key, dana curian, maupun data KYC yang ditemukan pada listing tersebut.

Pada Januari, Kraken juga menghadapi listing serupa yang menawarkan akses panel admin seharga sekitar US$1. Chief Security Officer Nick Percoco menyebutnya tidak sah, dan exchange itu tidak menemukan adanya kompromi sistem.

“Kami sudah menyelidiki klaim tersebut secara menyeluruh dan menentukan bahwa postingan di forum itu tidak sah serta sepertinya dibuat untuk menyesatkan pengguna forum lain,” komentar Percoco kepada BeInCrypto.

Kraken kemudian mengungkap adanya penyalahgunaan internal terbatas yang berdampak pada sekitar 2.000 akun nasabah, tapi sistem inti serta dana nasabah tetap aman.

Kedua kasus tersebut punya pola yang sama. Penjual di forum mempromosikan akses menggegerkan, akun-akun pemantau ancaman menghebohkannya, lalu platform langsung membantah lengkap dengan penjelasan teknis. Sensasinya umumnya hilang di hari pertama.

Disponsori
Disponsori

Bantahan Non-Kripto Semakin Bertambah

Pola tersebut persis terjadi di luar dunia kripto. Hanya di Februari 2026, kelompok ransomware Everest mempromosikan data curian dari berbagai korporasi besar, namun setiap target langsung memberikan bantahan serupa.

  • Iron Mountain menepis klaim 1,4 TB data internal sebagai akses ke satu folder marketing dengan satu kredensial yang dibobol, tanpa ada ransomware yang dijalankan.
  • Atlas Air menolak listing 1,2 TB yang disebut berisi data pesawat Boeing, dengan mengklaim tidak ada kompromi sistem.
  • Poly, milik HP, membantah klaim file teknik 90 GB dan menyebutnya sebagai data lama yang tidak terkait jaringan saat ini.
  • Safran menolak bocoran satu juta baris data pelanggan dan pesanan, serta menyatakan postingan tersebut berasal dari pihak ketiga, bukan sistem internal mereka sendiri.

Tren ini berlangsung lebih lama lagi. Airtel membantah listing tahun 2024 berisi 375 juta data pelanggan India seharga US$50.000 sebagai upaya “putus asa” untuk menjatuhkan reputasi perusahaan.

GCash menyebut penjualan di dark web tahun 2025 sebagai “berita palsu”, dan baik chief information security officer maupun Komisi Privasi Nasional Filipina memastikan tidak ada kebocoran data.

Citrix juga berulang kali menegaskan bahwa postingan di forum berasal dari vendor pihak ketiga, bukan dari sistem mereka sendiri.

Forum-Forum Itu Sendiri Mulai Runtuh

Infrastruktur di balik sensasi ini juga mulai goyah. BreachForums, yang pernah jadi pusat komunitas paling berpengaruh, tumbang di tahun 2025 setelah penangkapan dan drama operasional.

Pada Juni 2025, pasar narkoba Archetyp berhasil digulung polisi. Bahkan Google juga menghentikan alat Dark Web Report miliknya karena nilai sinyal yang kurang kuat.

“Kami akan menghentikan dark web report, yang sebelumnya digunakan untuk memindai dark web demi mendeteksi data pribadi Anda. Tanggal pentingnya ialah: 16 Februari 2026: dark web report sudah tidak tersedia lagi. 15 Januari 2026: pemindaian dark web untuk kebocoran baru dihentikan,” demikian kutipan dari pengumuman Google.

Mitos lama pun kian pudar. Kisah pembunuh bayaran sewaan dan “red room” sudah dibongkar peneliti maupun pengadilan, yang kini melihatnya sebagai penipuan, bukan ancaman nyata.

Risiko sesungguhnya kini justru lebih dekat ke kehidupan sehari-hari. Phishing di kotak masuk email, drainers pada extension browser dan rekayasa sosial di Telegram jadi pemicu utama kerugian pengguna saat ini.

Dark web belum lenyap sepenuhnya, tapi sosok “setan” dari dark web mulai tampak seperti cerita rakyat di internet saja.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori