Investigator blockchain ZachXBT melaporkan bahwa seorang pengguna Kraken yang tidak diketahui identitasnya kehilangan US$18,2 juta akibat dugaan scam rekayasa sosial, dengan dana curian yang sudah mulai berpindah lintas chain.
Pelaku mulai menjembatani 878 ETH, senilai sekitar US$1,8 juta, dari Ethereum (ETH) ke Bitcoin (BTC) melalui THORChain dengan menggunakan wallet SafePal. ZachXBT membagikan detail ini di channel Telegram miliknya.
Korban Social Engineering Lain Dialirkan Melalui THORChain
Alamat pelaku yang terkait dengan insiden ini adalah 0xC55149BbD560435a9FbEabFdcF9711cf928acA21 di Ethereum, dengan alamat BTC yang sesuai yaitu 1D8f8956EEFLXN28AHfioEx4ywVbxCz8KN.
Data on-chain dari THOR InfoBot mengonfirmasi bahwa streaming swap dimulai sekitar 45 menit sebelum peringatan ini dipublikasikan, sehingga semakin memperkuat klaim ZachXBT.
THORChain adalah protokol likuiditas lintas chain yang terdesentralisasi dan tidak mewajibkan verifikasi KYC. Fitur ini telah membuatnya menjadi alat berulang untuk mencuci dana curian.
Pada Januari 2026, seorang penyerang memanfaatkan protokol yang sama untuk memindahkan sebagian dari US$282 juta dalam bentuk BTC dan Litecoin (LTC) yang dicuri setelah berhasil menipu pengguna hardware wallet hingga membocorkan seed phrase miliknya.
Dalam kasus tersebut, 818 BTC senilai US$78 juta di-swap ke ETH, XRP, dan LTC melalui THORChain.
Si investigator blockchain juga melacak pencurian sebesar US$330 juta di tahun 2025 dan kerugian US$91 juta pada Agustus tahun itu, yang keduanya sama-sama melibatkan rekayasa sosial serta perpindahan dana lintas chain.
Jumlah 878 ETH yang terlihat di on-chain kemungkinan hanya merupakan salah satu bagian dari total US$18,2 juta yang sedang dipindahkan. Pada kasus sebelumnya, pelaku sering membagi aset curiannya ke dalam beberapa transaksi dan chain secara bersamaan.
Baik Kraken maupun SafePal belum memberikan komentar publik terkait insiden ini pada waktu publikasi.
Penyelidikan masih berada di tahap awal karena pelacak on-chain terus memantau potensi pergerakan dana lanjutan dari alamat yang sudah diberi tanda.