Lima manajer dana private credit terbesar telah membatasi atau menahan penarikan investor sejak akhir Februari. Kondisi ini menyebabkan krisis likuiditas yang bisa memaksa investor yang terjebak untuk menjual aset likuid mereka, termasuk Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).
Waktunya justru memperparah tekanan. Federal Open Market Committee (FOMC) akan menggelar pertemuan pada 17-18 Maret, dan BTC justru turun setelah tujuh dari delapan pertemuan FOMC selama 2025. Ketika Fear and Greed Index memperlihatkan ketakutan ekstrem, pasar kripto sudah berada di titik paling rapuh sejak 2022 jelang pekan keputusan suku bunga.
Bagaimana Gated Credit Fund Menyedot Likuiditas Aset Kripto
Gelombang penarikan di private credit berawal dari Blue Owl Capital dan kini sudah menyebar ke BlackRock, HPS, Cliffwater, dan Morgan Stanley.
Setiap adanya pembatasan akan memicu efek berantai. Ketika satu dana mengunci modal, investor langsung berlomba menarik dana dari dana lain sebelum dana tersebut ikut membatasi penarikan juga.
Flagship vehicle Cliffwater senilai US$33 miliar membatasi penebusan hanya 7% setelah investor dilaporkan mencoba menarik rekor 14% dalam satu kuartal.
Dana tersebut hanya mengabulkan setengahnya. North Haven Private Income Fund milik Morgan Stanley hanya mengembalikan US$169 juta, atau sekitar 45,8% dari permintaan penarikan investor, setelah membatasi penebusan di angka 5% dari jumlah saham.
“Five private credit firms have blocked, scrambled, or gated investor withdrawals in three weeks,” ujar pendukung Bitcoin, Justin Bechler.
Investor yang tidak bisa mengakses modal mereka di instrumen ini harus mencari dana dari tempat lain. BTC dan ETH, sebagai aset berisiko paling likuid yang banyak dimiliki alokator dana ini, jadi sumber utama yang paling jelas.
Business Development Companies (BDCs), yang membiayai perusahaan kecil dan menengah, kini diperdagangkan di kisaran 0,73x nilai aset bersih.
Itu adalah diskon terdalam sejak 2020 dan menandakan investor credit sudah mulai mengurangi risiko mereka.
Wildcard FOMC dan Tabrakan AI Lending
Sementara itu, CME FedWatch Tool memperkirakan kemungkinan lebih dari 99% bahwa The Fed akan menahan suku bunga di level 3,50%–3,75% minggu depan. Jadi, keputusan itu sudah dihitung pasar.
Nada kebijakan adalah yang terpenting untuk kripto. Setiap komentar hawkish dari Ketua Jerome Powell bisa mempercepat aksi pengurangan risiko di pasar kredit yang sudah terjadi dan mendorong BTC lebih turun.
Bitcoin anjlok dari US$90.400 menjadi US$83.383 hanya dalam 48 jam setelah keputusan FOMC Januari mempertahankan suku bunga. Jika pola ini terulang di tengah tekanan private credit, maka level support US$62.300 akan mendapat tekanan berat.
Sementara itu, tekanan tidak hanya berasal dari penebusan dana. Deutsche Bank mengungkap minggu ini bahwa portofolio private credit mereka naik menjadi €25,9 miliar (US$30 miliar), tumbuh 6% dibanding 2024.
Pembiayaan teknologi bank tersebut melonjak lebih dari sepertiga menjadi €15,8 miliar (US$18,3 miliar), yang mayoritas tertuju pada perusahaan software yang kini terancam oleh disrupsi AI.
Bank asal Jerman itu juga memperluas pendanaan miliaran dolar untuk utang data center, dengan seorang eksekutif senior menyebutkan bahwa divisi investasi bank tersebut sangat bertaruh pada pendanaan infrastruktur AI.
Situasi ini menimbulkan risiko dua arah bagi pasar yang terkait kripto. Pinjaman software lama terancam koreksi nilai akibat persaingan AI, sementara pembiayaan baru untuk AI bisa jadi membentuk gelembung baru sendiri.
Open interest put option pada ETF kredit utama AS seperti HYG, JNK, dan LQD, telah mencapai rekor 11,5 juta kontrak, naik dua kali lipat selama setahun terakhir dan melebihi level tahun 2022.
Spread kredit high-yield sektor teknologi melebar hingga 556 basis poin, yaitu premi 195 poin dibandingkan dengan tolok ukur high-yield yang lebih luas.
Ini bukan sinyal abstrak!
Data ini menggambarkan seberapa agresif investor institusi melakukan lindung nilai terhadap kemungkinan terjadinya breakdown kredit.
Pertanyaan bagi aset kripto menuju pekan depan adalah apakah keputusan FOMC akan memicu tren penurunan “sell the news” yang terkendali, atau justru mendorong aksi jual paksa dari investor yang terjebak di pasar kredit.
Jika The Fed memberikan sinyal sabar sementara tekanan menyebar di sektor kredit swasta, BTC bisa saja menghadapi tekanan likuiditas dari dua arah sekaligus.