Kembali

Mamdani Soroti Defisit Anggaran US$12 Miliar saat Eric Adams Hadapi Kritik Meme Coin

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

30 Januari 2026 02.43 WIB
  • Mamdani memperingatkan NYC menghadapi defisit anggaran sebesar US$12 miliar, menyalahkan Adams atas kekurangan pendanaan kronis untuk layanan penting.
  • Adams membantah meninggalkan kekurangan, dengan menyebutkan cadangan sebesar US$8 miliar dan anggaran yang telah disetujui oleh Dewan Kota.
  • Perselisihan ini terjadi setelah peluncuran meme coin Adams, di mana lebih dari 60% trader dikabarkan mengalami kerugian.
Promo

Pada konferensi pers hari Rabu, Wali Kota New York City, Zohran Mamdani, mengumumkan bahwa kota tersebut menghadapi kekurangan anggaran sebesar US$12 miliar selama dua tahun fiskal berikutnya. Mamdani sebagian besar menyalahkan mantan wali kota Eric Adams karena secara kronis kurang menganggarkan untuk layanan penting.

Adams dengan cepat membalas lewat media sosial, dengan berargumen bahwa pemerintahannya meninggalkan cadangan sebesar US$8 miliar. Perseteruan ini terjadi kurang dari dua minggu setelah Adams meluncurkan sebuah meme coin yang menyebabkan lebih dari 60% trader mengalami kerugian.

Sponsored
Sponsored

Mamdani Salahkan Adams atas Krisis Fiskal

Dalam persiapan untuk Tahun Fiskal 2026 dan 2027, kantor Mamdani menggelar konferensi pers untuk membahas apa yang mereka sebut sebagai “Krisis Anggaran Adams.”

Pada intinya, pesan tersebut menekankan keterbatasan ketat anggaran kota di tahun-tahun mendatang. Mamdani menuding Adams sebagai pihak yang bertanggung jawab, dengan berargumen bahwa krisis ini berasal dari pola lama kurangnya pendanaan pada layanan penting, termasuk bantuan sewa, operasi penampungan, dan pendidikan khusus.

“Ketidakseimbangan itu telah mengosongkan keuangan kota kami dan meninggalkan jurang yang tidak dapat lagi dipertahankan,” ujar Mamdani. Ia menambahkan bahwa krisis anggaran ini bahkan berskala lebih besar daripada Resesi Hebat.

Mamdani memberikan contoh konkret. Menurut kantor Wali Kota, untuk Tahun Fiskal 2026, Adams hanya menganggarkan US$860 juta untuk bantuan tunai, padahal proyeksi saat ini menunjukkan biayanya hampir mencapai US$1,7 miliar.

“Dengan menyadari masa jabatan akan segera berakhir, Wali Kota Adams lebih memilih keamanan politik dibandingkan tanggung jawab fiskal. Ini bukan sekadar pemerintahan yang buruk. Ini merupakan bentuk kelalaian,” terang dia.

Sang Wali Kota juga mengkritik mantan Gubernur Andrew Cuomo karena secara sistematis menarik dana dari New York City. Mamdani mengutip laporan terbaru dari CUNY Institute for State and Local Governance.

Alur dana antara New York City dan Negara Bagian New York tahun 2022
Alur dana antara New York City dan Negara Bagian New York tahun 2022 | Sumber: Kantor Wali Kota NYC.
Sponsored
Sponsored

Berdasarkan laporan tersebut, antara 2021 dan 2022, New York City berkontribusi sebesar 54,5% atau US$68,8 miliar dari pendapatan negara bagian, namun hanya menerima 40,5% atau US$47,6 miliar dari pendanaan negara bagian.

Cuomo tidak menanggapi tuduhan tersebut, sementara Adams memberikan respons.

Adams Bantah Klaim Kekurangan Anggaran

Adams menolak tuduhan yang dilontarkan Mamdani terhadap dirinya di platform media sosial X.

“Saya tidak meninggalkan ‘kekosongan anggaran.’ Saya justru meninggalkan lebih dari US$8 MILIAR dalam cadangan. Hanya seseorang yang tak bisa membaca neraca keuangan saja yang akan menyebut itu sebagai krisis,” tulis Adams, seraya menambahkan, “Setiap anggaran pada masa pemerintahan saya telah disetujui oleh Dewan Kota, termasuk rekan-rekan Dewan Kota Wali Kota Mamdani.”

Sponsored
Sponsored

Pengungkapan tantangan keuangan kota ini terjadi kurang dari sebulan setelah Adams meninggalkan jabatan. Sejak itu, mantan wali kota tersebut berfokus untuk meningkatkan kesadaran terkait apa yang ia sebut sebagai “meningkatnya antisemitisme dan sentimen anti-Amerika” di Amerika Serikat.

Dalam upayanya tersebut, Adams baru-baru ini menciptakan sebuah token yang langsung menuai sorotan dari pengamat karena dinilai mirip dengan kontroversi meme coin sebelumnya.

Kerugian NYC Token Perburuk Sorotan Publik

Pada 12 Januari, Adams melakukan debut besar-besaran di dunia kripto lewat peluncuran tokennya sendiri, NYC.

Namun, peluncuran tersebut menyebabkan sebagian besar trader mengalami kerugian besar, mirip seperti pola rug pull klasik. NYC sempat meroket dengan kapitalisasi pasar US$600 juta sebelum akhirnya anjlok menjadi kurang dari US$100.000.

Analisis selanjutnya dari platform analitik blockchain Bubblemaps menemukan bahwa sebuah wallet yang terhubung dengan pihak pengembang token telah menarik sekitar US$2,5 juta dalam USDC dari pool likuiditas yang mendukung perdagangan, tepat ketika harga NYC mencapai puncaknya.

Sponsored
Sponsored

Setelah harga token anjlok lebih dari 60%, para pencipta proyek kemudian memasukkan kembali token senilai US$1,5 juta ke pool. Namun, langkah ini gagal menstabilkan harga NYC.

Bubblemaps kemudian melaporkan bahwa 60% dari 4.300 trader yang berinvestasi di token tersebut harus menelan kerugian. Lebih dari separuh di antaranya kehilangan kurang dari US$1.000, sementara sisanya mengalami kerugian lebih besar, bahkan 15 trader kehilangan lebih dari US$100.000.

Di tengah meningkatnya sorotan publik, juru bicara Adams mengeluarkan pernyataan yang membantah bahwa peluncuran token ini bertujuan untuk kepentingan pribadi maupun keuntungan finansial.

Sejak saat itu, Adams terus secara terbuka mempromosikan NYC Token.

Ketika perdebatan anggaran dengan kantor Mamdani terus bergulir, pembelaan Adams terhadap rekam jejaknya semakin tercampur dengan berbagai pertanyaan tentang peluncuran meme coin miliknya.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori