Terkait topik iniDewan Hukum & Regulasi

KuCoin Tinggalkan Rusia dan Belarus seiring Sanksi Kripto Uni Eropa Makin Ketat

KuCoin telah menghentikan layanan untuk pelanggan di Rusia dan Belarus, sehingga menjadi exchange aset kripto besar ketiga yang mengumumkan pembatasan di wilayah tersebut dalam dua minggu terakhir.

KuCoin menyampaikan keputusan ini berlaku seketika dan mencakup semua produk. Pelanggan yang terdampak akan menerima batas waktu masing-masing untuk menutup posisi dan menarik dana mereka.

Exchange tersebut menyebut “persyaratan hukum dan regulasi yang berlaku,” tanpa menyebutkan aturan atau regulator baru. Namun, pengumuman sebelumnya memberi petunjuk soal kebijakan ini.

Jejak Sanksi Dimulai Beberapa Bulan Sebelumnya

Pada 23 Juli, Uni Eropa mengadopsi paket sanksi Rusia ke-21, melarang transaksi dengan 14 platform kripto asing dan membuat aturan untuk membatasi penyedia luar negeri lain yang digunakan untuk menghindari sanksi.

Disponsori
Disponsori

Beberapa minggu kemudian, KuCoin mulai memblokir transaksi langsung maupun tidak langsung yang melibatkan layanan seperti entitas terkait A7, Rapira, dan HTX.

Pada 29 September, pengumuman mereka memperluas daftar pihak yang dibatasi, serta memperingatkan bahwa bahkan koneksi wallet perantara pun bisa memicu peninjauan atau pembatasan akun.

Rangkaian peristiwa tadi membuat paparan sanksi menjadi alasan kuat penarikan KuCoin. Meski begitu, hal ini tidak membuktikan bahwa Brussel memang memerintahkan KuCoin untuk keluar.

KuCoin juga punya alasan untuk memperhatikan pengawasan dari Eropa secara serius. Regulator keuangan Austria membatasi bisnis baru di anak perusahaan Uni Eropa miliknya pada bulan Februari karena ada kekurangan dalam penunjukan kepatuhan anti-pencucian uang dan sanksi.

Pada bulan Mei, larangan tersebut dicabut, namun pembatasan operasional lainnya masih berlaku.

Penarikan ini pun makin meluas. Bitget membatasi pengguna asal Rusia, Belarus, dan Kazakhstan setelah pembaruan kebijakan pada 16 Oktober. MEXC mengumumkan keluar dari Rusia dan Belarus pada 20 Oktober.

Berapa Banyak Pengguna KuCoin Bisa Terdampak?

KuCoin belum pernah mempublikasikan jumlah akun per negara. Tapi perkiraan Semrush menunjukkan bahwa Rusia menyumbang 1,03 juta kunjungan ke situs KuCoin pada bulan September, atau 3,93% dari total kunjungan global dan menjadikan Rusia sebagai sumber trafik ketiga terbesar.

KuCoin menyatakan punya lebih dari 45 juta pengguna secara global. Jika kita memakai persentase trafik Rusia itu, maka ada sekitar 1,77 juta pendaftaran dari Rusia.

Itu hanya perkiraan, bukan jumlah pastinya: kunjungan tidak berarti individu unik, penggunaan lewat aplikasi mobile tidak termasuk, dan banyak akun terdaftar barangkali sudah tidak aktif.

Belarus menambah jumlah yang tidak diketahui. Jumlah yang benar-benar menerima pemberitahuan penutupan akun kemungkinan jauh lebih sedikit.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori