Kotaknya tersegel. Plastik pembungkusnya sangat rapi. Tapi di dalamnya, hardware wallet Ledger menyimpan papan sirkuit kecil yang dirancang untuk mencuri password dan aset kripto milik pemiliknya. Hal ini menurut mantan pimpinan Mt. Gox, Mark Karpelès.
Karpelès, yang pernah memimpin exchange yang bangkrut pada 2014, menyebutkan spyware tersebut tersembunyi di belakang layar, pada bagian yang seharusnya diisi bantalan. Alat itu membawa antena serta SIM kecil yang bisa mengirimkan 24 kata recovery phrase wallet.
24 kata tersebut sudah cukup untuk menguras isi wallet kripto dari jarak jauh. Penyerang tidak perlu lagi menyentuh perangkat tersebut.
Pengecekan Keamanan Ledger Bisa Saja Loloskan Spy Chip
Genuine Check dari Ledger memastikan perangkat memiliki chip keamanan asli. Tapi alat ini tidak bisa mendeteksi semua perubahan fisik di sekitar chip tersebut. Ledger sendiri mengakui keterbatasan ini di panduan resminya.
Maka sebuah wallet yang telah disusupi bisa tetap lolos pengecekan, sementara komponen tersembunyi mengintip layar.
Penemuan ini terjadi saat Ledger sedang menyelidiki laporan wallet yang kosong terkait reseller asal Malaysia bernama CryptoBilis. Ledger telah meminta perusahaan tersebut untuk menghentikan penjualan dan pengiriman perangkat mereka.
Peneliti on-chain awalnya memperkirakan kerugian lebih dari US$86 juta.
Analisis lanjutan Bitquery mencatat angka kerugian mencapai US$92,9 juta dari 311 wallet. Ledger belum mengonfirmasi total tersebut. Salah satu korban bahkan dilaporkan kehilangan 80 Bitcoin.
Karpelès menuturkan perangkat miliknya didapat dari penjual berbeda. Ledger juga belum memastikan apakah hardware yang disusupi jadi penyebab kerugian CryptoBilis.
Lalu Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Ada yang menyalahkan pembelinya.
Padahal Ledger sendiri merekomendasikan reseller resmi, termasuk toko resmi di Amazon, Shopee, dan Lazada.
Hardware wallet semestinya membuat kita tidak perlu mempercayai siapa pun soal uang kita. Tapi kalau belinya lewat perantara, itu berarti kita tetap mempercayakan perangkat pengaman uang kita ke orang asing.
Untuk siapapun yang menyimpan tabungannya di perangkat mungil seperti ini, peringatan ini jelas sangat sulit untuk diabaikan.









