Kembali

Likuidasi Kripto Naik Jadi US$1,7 Miliar di Tengah Volatilitas Pasar yang Meningkat

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Kamina Bashir

30 Januari 2026 11.15 WIB
  • Likuidasi kripto mencapai US$1,7 miliar, dengan BTC dan ETH mencatat kerugian terbesar.
  • bitcoin memimpin kerugian dengan US$768 juta terlikuidasi, hampir setengah dari total.
  • Crypto dan Fear Index turun ke 16, menandakan ketakutan ekstrem di seluruh pasar aset kripto.
Promo

Dalam 24 jam terakhir, hampir US$1,7 miliar likuidasi terjadi di pasar aset kripto, dengan total kapitalisasi pasar turun sebesar 6%.

Bitcoin (BTC) sendiri menyumbang hampir setengah dari total likuidasi, di mana para trader yang bertaruh pada kenaikan harga justru mengalami kerugian terbesar dalam penurunan terbaru ini.

Sponsored
Sponsored

Likuidasi Besar-besaran Berdampak pada Trader Kripto Leverage

Data dari CoinGlass memperlihatkan gelombang likuidasi tajam di seluruh pasar aset kripto selama 24 jam terakhir karena harga aset menurun akibat meningkatnya ketegangan AS-Iran. Secara keseluruhan, 270.438 trader terlikuidasi dalam periode ini.

Posisi long menjadi penyumbang kerugian terbesar, dengan jumlah likuidasi mencapai US$1,57 miliar. Sementara itu, posisi short menghasilkan total likuidasi US$107,74 juta.

Bitcoin mengalami likuidasi sebesar US$768,69 juta, di mana posisi long mendominasi dengan nilai US$745,3 juta. Ethereum pun menunjukkan pola serupa.

ETH mencatatkan total likuidasi sebesar US$417,43 juta selama periode yang sama, dengan US$390,5 juta berasal dari posisi long.

Likuidasi Aset Kripto Mendekati US$1,7 miliar
Likuidasi Aset Kripto Mendekati US$1,7 miliar | Sumber: Coinglass

Data dari exchange menunjukkan bahwa Hyperliquid mencatat volume likuidasi tertinggi dengan US$567,2 juta likuidasi long dan US$28,1 juta likuidasi short. Bybit di posisi berikutnya, mencatat US$329 juta dan US$11,9 juta, sedangkan Binance mencatat US$152,3 juta untuk long dan US$29,5 juta untuk short.

Penutupan paksa seperti ini terjadi ketika akun margin tidak bisa lagi menutupi kerugian, sehingga memicu likuidasi otomatis demi melindungi trader dan exchange dari akumulasi utang yang tidak dapat ditanggung.

Sponsored
Sponsored

Karena posisi leverage memperbesar pergerakan harga, penurunan tajam dapat dengan cepat mendorong trader yang menggunakan dana pinjaman masuk ke dalam likuidasi. Proses ini sering memicu efek berantai, di mana likuidasi berturut-turut menambah tekanan jual dan mempercepat momentum penurunan harga.

Bitcoin dan Ethereum Turun ke Level Terendah dalam 2 Bulan

Data dari pasar BeInCrypto menunjukkan bahwa total kapitalisasi pasar kripto turun sebesar 6% dalam 24 jam terakhir. Pada awal sesi perdagangan Asia, harga Bitcoin dan Ethereum turun ke level terendah dua bulan masing-masing di US$80.815 dan US$2.687 di Binance.

Pasar Kripto pada 30 Januari | Sumber: BeInCrypto Markets

Pada saat berita ini diterbitkan, harga sudah sedikit pulih, dengan Bitcoin diperdagangkan pada US$82.023 dan Ethereum di US$2.737. Dari jajaran 10 aset kripto teratas, Solana mencatat penurunan terbesar, turun 7,7% dalam 24 jam terakhir.

Sponsored
Sponsored

Perlu dicatat bahwa kejatuhan pasar tidak hanya terjadi di sektor aset kripto. Komoditas logam mulia dan saham juga terdampak.

“Whale GOLD long 0x46e3 baru saja terlikuidasi sebanyak 2.700 $GOLD (US$13,83 juta) di tengah kejatuhan pasar,” tulis Lookonchain dalam postingan tersebut.

Sentiment Index Tunjukkan Ketakutan Ekstrem di Pasar Aset Kripto

Sentimen pasar memburuk tajam bersamaan dengan aksi jual. Crypto Fear & Greed Index anjlok ke angka 16 pada 30 Januari, menandakan ketakutan ekstrem di kalangan trader. Angka ini adalah titik terendah sepanjang tahun, turun dari 26 sehari sebelumnya.

Sponsored
Sponsored
Indeks Fear and Greed Kripto
Indeks Fear and Greed Kripto | Sumber: Alternative.me

Tanda-tanda kepanikan juga tampak di on-chain. Platform analitik on-chain Lookonchain melacak aksi jual whale, menandakan adanya kapitulasi dari pelaku utama pasar.

“Whale bc1qea baru saja panik dan menjual 200 $BTC (US$16,91 juta) saat pasar anjlok. Whale ini sebelumnya membeli 300 $BTC (US$33,44 juta) dengan rata-rata harga US$111.459 pada 15 September dan 12 November 2025,” demikian isi postingan tersebut.

Kombinasi dari meningkatnya ketegangan geopolitik, aksi deleveraging yang agresif, dan sentimen pasar yang memburuk telah menciptakan suasana yang penuh tantangan bagi pasar aset kripto.

Menjelang Februari, kita masih harus melihat apakah koreksi baru-baru ini akan berlanjut menjadi rebound, atau justru volatilitas serta sikap menghindari risiko akan terus menekan harga untuk jangka pendek.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori