Kembali

Apakah Mengetahui Aset Kripto Membuat Anda Lebih Menarik? Survei Baru Mengatakan Ya

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Kamina Bashir

12 Februari 2026 21.00 WIB
  • Dua pertiga orang Amerika menganggap literasi finansial menarik pada pasangan.
  • Pengetahuan kripto dipandang positif, terutama di kalangan Gen Z.
  • Penggunaan aset kripto secara aktual untuk pembayaran dalam dunia kencan masih terbatas.
Promo

Sebuah survei terbaru dari OKX menunjukkan bahwa orang Amerika kini makin menganggap literasi keuangan serta pengetahuan tentang aset digital sebagai daya tarik pasangan, dengan 21% menyatakan aset kripto sebagai hadiah Hari Valentine akan membuat mereka “tertarik”.

Hasil survei ini memperlihatkan bahwa di era kencan saat ini, pemahaman keuangan menjadi keunggulan yang jelas.

Sponsored
Sponsored

Millennials dan Gen Z Mendefinisikan Ulang Daya Tarik di Sekitar Pengelolaan Uang

Survei terhadap 1.000 warga Amerika tersebut menemukan bahwa 66% percaya pengetahuan mengenai keuangan pribadi membuat seseorang lebih menarik. Tren ini paling kuat di kalangan generasi muda: 76% Gen Z dan 75% Milenial menganggap literasi keuangan membuat pasangan lebih menawan.

Perempuan milenial dan pria Gen Z paling menyematkan prioritas pada literasi keuangan, sama-sama di angka 77%. Temuan ini menunjukkan, terlepas dari gender, bagi anak muda, memahami uang tidak sekadar praktis tetapi juga bagian dari daya tarik personal.

“Data ini menunjukkan bahwa fenomena ini lebih dalam daripada sekadar perubahan ekonomi belakangan. Contohnya, di Gen Z, 76% menganggap literasi keuangan itu menarik; generasi tersebut dibentuk oleh ketidakpastian ekonomi lebih dari sepuluh tahun, termasuk pandemi, utang mahasiswa, dan masalah keterjangkauan rumah. Bagi mereka, kompetensi keuangan adalah pondasi,” ujar juru bicara OKX kepada BeInCrypto.

Memiliki Aset Kripto Itu Netral, Tapi Memahaminya Itu Menarik

Selain literasi keuangan tradisional, memahami aset digital seperti aset kripto dan wallet digital juga dipandang positif. Lebih dari setengah pria, antara 52% hingga 55%, dan 49% wanita menilai pemahaman tentang aset digital menambah daya tarik seseorang. 

Tren ini memicu pertanyaan lebih luas: Apakah literasi keuangan kian menarik karena menandakan stabilitas di masa tidak pasti, atau karena orang Amerika memang semakin tertarik dengan topik keuangan?

Juru bicara tadi menyebutkan bahwa stabilitas memang penting, namun makna “stabil” bagi generasi muda sudah bergeser. 

Sponsored
Sponsored

“Sekarang bukan lagi soal gaji rutin semata, tapi lebih pada kemampuan beradaptasi, memahami cara kerja pasar, nyaman dengan berbagai alat keuangan baru, dan mampu mengambil keputusan yang tepat. Fakta bahwa 52% orang Amerika merasa pengetahuan aset digital itu menarik, menunjukkan mereka menghargai orang yang selalu penasaran dan terlibat terhadap perubahan uang,” jelas sang juru bicara.

Di kalangan Milenial, 66% punya pendapat serupa, dan disusul Gen Z di angka 65%. Sebaliknya, hanya 37% dari kelompok Baby Boomer yang berkata demikian.

Namun, memiliki aset digital sendiri masih lebih bersifat netral. Secara keseluruhan, hanya 17% orang Amerika yang menyebut kepemilikan aset kripto akan menambah daya tarik seseorang. 

Angka ini naik menjadi 30% di kalangan Milenial dan 28% di Gen Z. Namun, 64% responden mengatakan mereka merasa netral. 

Juru bicara exchange tersebut menuturkan bahwa orang menilai kompetensi dan kepemilikan secara berbeda, lalu menambahkan:

“Penting untuk digarisbawahi bahwa tidak ada persepsi negatif terhadap kepemilikan aset. Mayoritas (64%) netral soal memiliki kripto. Jadi, kebanyakan orang tidak menghukum kepemilikan aset, hanya saja mereka tidak menganggapnya sebagai bonus seperti halnya pengetahuan,” terang juru bicara itu.

Sponsored
Sponsored
Literasi Keuangan dan Pengetahuan Kripto Meningkatkan Daya Tarik Kencan
Literasi Keuangan dan Pengetahuan Kripto Meningkatkan Daya Tarik Kencan di Amerika | Sumber: OKX

Apakah Aset Kripto Cocok untuk Hadiah Valentine?

Jika pengetahuan keuangan meningkatkan daya tarik kencan, pertanyaan selanjutnya adalah apakah aset digital juga bisa membawa ke romansa. Bagi kebanyakan orang Amerika, kripto mungkin belum pasti jadi hadiah Hari Valentine impian, meski generasi muda lebih terbuka terhadapnya.

Secara total, 21% orang Amerika, termasuk 25% pria dan 17% wanita, berpendapat menerima aset kripto di Hari Valentine akan menjadi “daya tarik”. Sementara itu, 35% lebih memilih hadiah tradisional, dan 44% merasa biasa saja.

Di antara Milenial, angka ini melonjak ke 34%. Gen Z mengekor di 31%, dengan pria Gen Z paling antusias di 39%.

Sponsored
Sponsored

“Kesimpulannya? Hadiah kripto memang belum arus utama, namun makin diminati kalangan digital-natives,” tulis OKX.

Akses, Bukan Permintaan, yang Melambatkan Penggunaan Aset Kripto di Transaksi Kencan

Meski minat terus tumbuh, penggunaan kripto secara nyata dalam transaksi kencan masih terbatas. Hanya 5% orang Amerika yang pernah membayar makan malam dengan kripto. Di Gen Z, angka itu mencapai 13%, sementara di Boomers kurang dari 1%.

Selain itu, 6% responden pernah mengganti dengan mengirim kripto setelah tagihan dibayar secara tradisional, dan persentase ini naik ke 14% di kalangan Gen Z.

Kendala berbeda menurut usia. Di antara Gen Z yang belum pernah memakai kripto untuk membayar kencan, 37% menyebutkan tidak punya akses sebagai alasan. Sedangkan, para Boomer lebih ragu secara budaya daripada teknis, dimana 65% mengaku tidak nyaman membayar dengan cara itu.

“Data menunjukkan ini masalah akses, bukan permintaan,” komentar juru bicara tersebut. “Yang masih dikembangkan adalah infrastruktur pembayaran di titik penjualan, seperti kemampuan tap and pay layaknya kartu atau ponsel.”

OKX menyimpulkan bahwa meski aset kripto mungkin belum menjadi keuntungan utama dalam urusan percintaan, literasi keuangan jelas sangat penting. Karena generasi muda kini semakin memahami keterampilan mengelola keuangan tradisional maupun aset digital yang berkembang, pesan bagi para pencari pasangan masa kini pun sangat jelas: pemahaman tentang pengelolaan uang, baik tradisional maupun digital, nampaknya lebih menarik dibandingkan hanya “memamerkan apa yang dimiliki.”

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori