Kembali

Bagaimana Seorang Trader Rugi US$2 Juta di Polymarket: 5 Kesalahan yang Harus Kamu Hindari

author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

05 Januari 2026 20.30 WIB
  • Seorang trader Polymarket rugi lebih dari US$2 juta meski menang di 51% dari 53 trading.
  • Kerugian berasal dari taruhan terlalu besar, kontrol risiko yang lemah, dan masuk di harga mahal.
  • Analis ingatkan pasar prediksi butuh disiplin probabilitas, bukan naluri berjudi.
Promo

Seorang trader mengalami kerugian lebih dari US$2.000.000 di Polymarket hanya dalam waktu sedikit lebih dari sebulan, dengan satu posisi saja menyumbang hampir 79% dari total kerugian.

Seiring semakin populernya prediction market di dunia aset kripto, semakin banyak trader yang berpindah ke platform berbasis hasil untuk mencari peluang baru. Tapi, tren ini juga menimbulkan kekhawatiran soal apakah para peserta benar-benar memahami risiko khusus terkait taruhan pada peristiwa nyata (real-world event), berbeda dengan pergerakan harga aset.

Sponsored
Sponsored

Bagaimana tingkat kemenangan 51% tetap menyebabkan kerugian besar

Dalam sebuah thread rincian di X (sebelumnya Twitter), platform analitik blockchain Lookonchain menyoroti seorang trader bernama beachboy4 yang kerugiannya di Polymarket melebihi US$2.000.000. Post tersebut merinci aktivitas dan tingkat eksposur risiko trader itu selama 35 hari.

Berdasarkan data, trader ini melakukan 53 prediksi pada periode itu dan mencatat 27 posisi menang dengan win rate sekitar 51%. Meskipun begitu, kinerja keseluruhannya sangat terdampak oleh beberapa trade berisiko tinggi.

Kerugian Trader Polymarket | Sumber: X/Lookonchain

Lookonchain menuturkan bahwa rata-rata besaran taruhan trader tersebut sekitar US$400.000. Keuntungan terbesarnya mencapai US$935.800, sedangkan kerugian terbesar sebesar US$1.580.000 yang berasal dari satu taruhan pada Liverpool untuk menang, dibeli di harga US$0,66.

“Buying ‘YES’ at $0.66 does not mean: ‘Liverpool is likely to win’ It means: ‘I believe the true probability is higher than 66%.’ Polymarket is a probability market, not a bookmaker. This trader consistently treated Polymarket like binary sports betting, not probability trading. This single mistake is enough to explain most of the losses,” tegas Lookonchain.

Laporan itu juga menyoroti pola berulang dalam kerugian trader ini, di mana harga masuk di posisi yang mengalami kerugian besar berkisar antara US$0,51 sampai US$0,67. Trade seperti ini biasanya hanya menawarkan upside terbatas di kisaran 50% sampai 90%.

Namun, ada potensi downside hingga 100%. Lookonchain menyebut struktur payoff seperti ini sebagai yang “terburuk” di Polymarket karena keuntungan yang dibatasi dikombinasikan dengan risiko kehilangan seluruh modal.

Sponsored
Sponsored

Selain itu, trader ini juga tidak menerapkan strategi manajemen risiko dasar seperti menentukan exit lebih awal, membuat hedge, atau menggunakan stop-loss berbasis probabilitas. Justru, posisi yang rugi dibiarkan hingga menyentuh nol, sehingga dampak dari prediksi yang salah menjadi jauh lebih besar.

Pola yang sama berulang di berbagai market, termasuk spread NBA dan pertandingan sepak bola besar. Lookonchain menyebut kerugian ini terjadi akibat kekeliruan fundamental, bukan sekadar kesialan.

“The trader wasn’t unlucky. This wasn’t bad luck. This wallet had: Negative payoff asymmetry, No defined max loss per position, No edge in efficient markets, No probability discipline, Loss was inevitable.”

Lookonchain Soroti Kesalahan Umum saat Trading di Prediction Market

Kasus ini menunjukkan bagaimana kerugian bisa terus menumpuk di prediction market meskipun win rate positif. Lookonchain pun membagikan beberapa aturan praktis supaya trader bisa menghindari hasil serupa.

  • Hindari masuk dengan harga tinggi: Posisi di harga tinggi menyisakan ruang kesalahan yang sangat sempit. Trader sebaiknya ekstra hati-hati jika beli di atas 0,55 dan sebaiknya menghindari masuk di 0,65 atau lebih, kecuali benar-benar punya informasi atau analisis yang jelas.
  • Terapkan ukuran posisi ketat per outcome: Eksposur pada satu peristiwa sebaiknya dibatasi maksimal 3% sampai 5% dari total modal. Cara ini membuat kerugian total sekalipun tak akan menghancurkan peluang trading jangka panjang.
  • Kelola posisi secara dinamis sebelum market resolusi: Ambil sebagian profit saat posisi menguntungkan, atau exit lebih awal bila peluang memburuk. Menahan posisi sampai resolusi akhir belum tentu strategi yang optimal.
  • Bandingkan win rate dengan titik break-even: Win rate saja tidak cukup. Bandingkan dengan tingkat break-even. Jika performa di bawah itu, sebaiknya berhenti dan evaluasi ulang.
  • Hapus market yang terus menerus merugikan: Kerugian yang berulang menandakan tidak ada keunggulan di market itu. Jangan memaksakan balas dendam. Keluarkan market tersebut agar modal tetap aman.

Pelajaran Penting tentang Risiko dan Leverage dalam Trading Aset Kripto

Pelajaran dari kasus beachboy4 sejalan dengan pola yang lebih luas dalam kerugian trading kripto belakangan ini. Sebelumnya, BeInCrypto menyoroti bagaimana trader leverage seperti James Wynn, Qwatio, dan lainnya juga alami kerugian besar karena mengambil risiko terlalu besar di market yang sangat efisien.

Kasus-kasus ini menegaskan kesalahan perilaku yang sering kembali muncul, baik di trading kripto maupun prediction market. Rasa percaya diri berlebihan setelah menang, ukuran posisi yang sembarangan, dan ketiadaan strategi exit yang jelas sering kali berujung pada kerugian besar.

Sebenarnya, trader yang disiplin bisa tetap cuan jika memakai kontrol risiko yang baik, tapi kebanyakan trader ritel belum siap menghadapi bahaya struktural seperti ini. Karena semakin banyak trader yang masuk ke market berbasis hasil, kebutuhan edukasi tentang probabilitas serta manajemen risiko semakin mendesak.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori