Kembali

MARA & Starwood Bangun Pusat Data AI 2,5 GW

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Oihyun Kim

editor avatar

Diedit oleh
Bey

27 Februari 2026 10.29 WIB
  • MARA dan Starwood akan bersama-sama mengembangkan kapasitas data center AI sekitar 1 GW dalam waktu dekat, dengan jalur menuju 2,5 GW di lokasi yang sudah ada.
  • Starwood Digital Ventures memimpin desain, konstruksi, dan pencarian penyewa, sementara MARA berkontribusi dengan lokasi-lokasi kaya daya yang menyediakan energi berbiaya rendah dan interkoneksi yang skalabel.
  • Joint venture memungkinkan pengalihan beban kerja antara Bitcoin mining dan komputasi AI, menawarkan fleksibilitas yang efisien secara modal untuk merespons permintaan pasar.
Promo

Bitcoin miner MARA Holdings telah menjalin kemitraan strategis dengan Starwood Capital Group milik Barry Sternlicht untuk mengubah lokasi mining miliknya menjadi infrastruktur data center untuk artificial intelligence dan cloud computing.

Saham MARA melonjak sekitar 17% dalam perdagangan setelah jam bursa menyusul pengumuman pada 26 Februari.

Joint Venture Targetkan Kapasitas 2,5 GW

Kedua perusahaan ini akan bersama-sama mengembangkan, mendanai, dan mengoperasikan proyek data center di seluruh portofolio MARA yang sudah ada. Starwood Digital Ventures, platform data center milik Starwood, akan bertanggung jawab atas desain, konstruksi, pencarian penyewa, dan operasional. MARA akan menyediakan lokasi dengan akses ke energi berbiaya rendah.

Disponsori
Disponsori

Platform gabungan ini menargetkan kapasitas TI sekitar 1 gigawatt dalam waktu dekat, dengan potensi mencapai lebih dari 2,5 gigawatt. Fasilitas ini akan di rancang agar bisa berpindah dari mining Bitcoin ke komputasi AI tergantung pada kondisi pasar dan permintaan pelanggan. MARA akan memiliki opsi untuk mempertahankan kepemilikan hingga 50% dalam joint venture ini. Kedua perusahaan akan berbagi biaya pengembangan dan keuntungan. Rincian keuangan tidak di ungkapkan.

“Kemitraan kami dengan Starwood akan memungkinkan kami mengubah kepastian energi menjadi kepastian kapasitas,” ujar CEO MARA, Fred Thiel, seraya menambahkan bahwa joint venture ini menawarkan pendekatan pembangunan infrastruktur yang lebih efisien secara modal.

Starwood Capital mengelola lebih dari US$125 miliar dalam bentuk aset. Starwood Digital Ventures memiliki tim berjumlah 94 orang dengan keahlian data center di lebih dari 10 GW.

Miner Beralih ke Infrastruktur AI

Pengumuman ini bertepatan dengan laporan pendapatan kuartal keempat MARA. Menunjukkan kerugian bersih sebesar US$1,7 miliar terutama akibat penurunan nilai yang belum terealisasi pada kepemilikan Bitcoin mereka. Pendapatan kuartalan tercatat sebesar US$202 juta, turun 6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan ini hanya kalah dari Strategy Inc. milik Michael Saylor dalam hal kepemilikan Bitcoin di tingkat korporasi.

Langkah MARA ini sejalan dengan tren di sektor mining. Perusahaan-perusahaan yang sebelumnya fokus pada produksi Bitcoin kini memanfaatkan aset energi dan infrastruktur fisik mereka untuk kebutuhan AI. Hal ini dikarenakan waktu pembangunan yang lebih singkat di bandingkan membangun fasilitas baru dari awal.

Beberapa miner yang lebih dulu melakukan transisi ini, seperti IREN, TeraWulf, dan Cipher Mining, telah melihat kapitalisasi pasar mereka melampaui MARA meskipun menghasilkan hash power mining Bitcoin yang lebih rendah. Di sisi lain, Starboard Value telah mengambil porsi signifikan di Riot Platforms, mendorong miner yang berbasis di Texas itu untuk mempercepat konversi data center miliknya.

JLL dan Paul Weiss bertindak sebagai penasihat strategis dan hukum MARA.

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah berani MARA dan Starwood mengubah lokasi tambang Bitcoin menjadi pusat data AI raksasa berkapasitas 2,5 GW ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori