Terkait topik iniDewan Intelijen Pasar

Siapa yang Akan Membuat Keputusan Investasi Anda di 2027?

Vugar Usi membahas keputusan investasi bersamaan dengan ulasan restoran dan foto liburan. Orang melihat apa yang telah berhasil dilakukan orang lain, lalu mencoba menirunya.

“Saya menyebutnya hidup yang dioptimalkan oleh layar,” ujar CEO MEXC kepada BeInCrypto saat TOKEN2049.

AI memberikan investor sumber saran tambahan, dengan kemampuan yang semakin bertambah untuk bertindak atas nama mereka. Pada 28 September, MEXC meluncurkan sebuah alat yang menghubungkan AI agent milik pengguna ke exchange, sehingga mereka bisa menyiapkan dan mengeksekusi trading, dengan konfirmasi yang tetap dibutuhkan untuk tindakan penting.

Menuju tahun 2027, jarak dari ide orang lain ke order investor semakin singkat. Seberapa banyak penilaian yang masih tersisa di tangan orang yang mempertaruhkan uangnya?

Kapan Portofolio Menjadi Profil?

Usi melihat social trading kini menjadi “semacam sinyal identitas.” Sebuah investasi bisa menunjukkan siapa yang dikagumi seseorang atau seberapa awal mereka mengenali sebuah peluang.

“Kadang-kadang kamu ingin bisa berkata: Saya sudah investasi di Amazon sepuluh tahun yang lalu. Saya termasuk salah satu yang pertama menemukan peluang tertentu.” terang Usi.

Riset membuktikan motivasi-motivasi tersebut memang serius. Sebuah riset FINRA Foundation yang diterbitkan pada April, menggunakan survei investor 2024, menemukan bahwa aktivitas sosial memotivasi 59% investor yang menggunakan media sosial, dibandingkan dengan hanya 11% pada yang tidak memakai media sosial.

Penelitian yang sama juga menemukan adanya gap antara kepercayaan diri dengan pengetahuan investasi yang sebenarnya pada para pengguna tersebut. Social trading memang membuat pasar jadi lebih mudah didekati, namun para investor tetap kesulitan untuk menilai ide yang mereka temui.

Usi juga menuturkan bahwa antusiasme terhadap perusahaan AI ikut mendorong aktivitas trading di MEXC.

“Itu memang topik yang sedang ramai dibicarakan semua orang, dan hal tersebut mendorong banyak trading,” papar Usi.

Mengikuti tema populer memang membuat peluang jadi lebih mudah ditemukan. Tapi, menentukan apakah harga sudah sesuai tetap membutuhkan kerja tersendiri.

Bisakah Investor Biasa Meminjam Keunggulan Quant?

Usi meyakini AI bisa membantu individu memakai logika analisis yang sudah lama tersedia di perusahaan trading profesional.

“Perusahaan quant telah melakukan trading algoritmik selama bertahun-tahun. Apa yang dilakukan AI adalah membantu pengguna individu untuk menikmati logika seperti itu,” jelas Usi.

Trading profesional juga sangat bergantung pada strategi teruji dan data yang andal. Memberikan seseorang asisten AI tidak serta-merta menjamin mereka bisa meniru hasil dana kuantitatif.

Survei MEXC pada 15 Oktober terhadap 3.708 trader kripto menemukan 84,8% sudah pernah memakai AI untuk riset atau trading. Di antara pengguna AI, 65,9% setidaknya kadang-kadang mengikuti rekomendasinya.

Itu semua adalah temuan dari sampel perusahaan tersebut. Peningkatan yang dilaporkan juga hanya mencerminkan kesan pengguna, bukan hasil yang diukur secara independen.

Usi memperkirakan langkah selanjutnya yaitu memberikan pendelegasian yang lebih luas pada AI.

“Sebentar lagi saya meyakini kita akan melihat banyak autonomous agent yang bisa menyeimbangkan portofolio kamu dan bertindak pada setiap peluang,” ucap Usi.

Hal ini akan menggeser tugas investor menjadi menilai sistem yang keputusannya satu per satu mungkin sulit mereka awasi.

Siapa yang Mengawasi Uangmu Saat Tidur?

Daya tarik semakin terlihat seiring jam trading yang terus meluas.

“Ada pepatah, uang tidak pernah tidur, begitu pula exchange. Tapi manusia tetap harus tidur,” komentar Usi.

Nasdaq berencana memperkenalkan jam trading selama 23 jam sehari, lima hari seminggu, mulai 6 Desember. Ini memperluas waktu investor bisa merespons kejadian sebelum masuk tahun 2027.

Usi membayangkan software yang akan mengelola posisi selama jam-jam tersebut.

“Mungkin di masa depan, alih-alih mengandalkan likuidasi atau stop loss, AI agent akan mampu membuat keputusan yang lebih baik sebelum kamu sampai ke zona bahaya,” terang Usi.

Namun, itu masih manfaat yang baru sebatas rencana. Dalam wawancara ini tidak ada bukti kinerja yang menunjukkan AI bisa mencegah penutupan paksa perdagangan leverage. Kemampuan agent untuk tetap aktif semalaman tidak selalu berarti keputusannya akan benar.

Jam market yang lebih panjang juga membuka lebih banyak peluang bagi investor untuk bertindak karena dorongan hati. Otomasi bisa membantu menegakkan rencana, asalkan sistem tetap mengikuti batasan yang sudah ditetapkan sebelum emosi mengambil alih.

Apakah Klik Konfirmasi Artinya Kamu Kendalikan Segalanya?

Saat ini, Usi menggambarkan masih ada langkah persetujuan dari manusia.

“Mereka bisa memberimu ide tentang langkah yang harus diambil, dan kamu tinggal mengonfirmasi trading sebelum eksekusi,” papar Usi.

Tombol konfirmasi memberikan investor peran penting: memahami apa yang mereka setujui. Penjelasan yang meyakinkan bisa membuat rekomendasi yang lemah jadi terasa kredibel.

Pendapat Usi secara umum adalah perlindungan wajib selalu tetap ada.

“Itulah yang kami tuju dengan AI: kamu harus waspada terhadap bahaya dan keterbatasannya, serta jangan mengabaikan batasan tersebut, apalagi dalam keuangan.”

Pada panduan dari Financial Stability Board tanggal 15 Oktober menekankan perlunya pengawasan manusia yang sesuai dengan tingkat otonomi dan risiko dari sistem AI. Pengawasan yang efektif membutuhkan kemampuan untuk ikut campur sekaligus memberikan persetujuan.

Berapa Banyak yang Benar-Benar Akan Kamu Serahkan?

Survei MEXC menunjukkan para pengguna membuat batasan. Pada skenario di mana transfer dan penarikan dilarang, 54% hanya mengizinkan AI melakukan trading maksimal 20% dari aset di akun mereka. Hanya 6,5% saja yang memberikan wewenang pada AI untuk mengelola lebih dari setengah aset mereka.

Usi juga menyadari pentingnya hubungan dengan pelanggan dari sisi bisnis.

“Kamu harus memiliki pelanggan agar bisa menawarkan semua layanan kepadanya. Kalau tidak, kamu akan kehilangan mereka.”

Hubungan itu menjadi makin penting ketika sebuah platform membantu membentuk ide investasi dan menyediakan alat untuk mengeksekusinya.

Pada tahun 2027, kemungkinan makin banyak investor akan menghabiskan waktu mengawasi keputusan yang dulu mereka buat sendiri. Kontrol mereka akan tergantung pada seberapa paham mereka terhadap kewenangan yang telah diberikan—dan kapan mereka bisa menariknya kembali jika strategi itu sudah tidak sesuai dengan kebutuhan.

Penyangkalan

Wawancara ini merupakan konten editorial yang diproduksi secara independen oleh BeInCrypto. Pandangan, klaim, dan prediksi yang disampaikan sepenuhnya merupakan pandangan narasumber dan tidak mewakili posisi BeInCrypto. Narasumber dapat membahas proyek, perusahaan, atau token yang terafiliasi dengan mereka; setiap penyebutan semacam itu hanya dimaksudkan sebagai konteks dan bukan merupakan dukungan. Tidak ada bagian dari konten ini yang merupakan nasihat keuangan, investasi, hukum, atau pajak. Selalu lakukan riset Anda sendiri dan berkonsultasilah dengan profesional yang berkualifikasi sebelum bertindak atas hal apa pun yang dibahas.

Disponsori
Disponsori