Kembali

Apakah MicroStrategy Menjadi Pembeli Bitcoin Terakhir yang Masih Bertahan?

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

27 Maret 2026 02.55 WIB
  • MicroStrategy membeli 45.000 BTC dalam 30 hari, sementara perusahaan lain membeli sekitar 1.000, menunjukkan penurunan tajam dalam permintaan korporat secara luas.
  • Perusahaan kini mendominasi kepemilikan treasury Bitcoin (~76%), sehingga pasar menjadi sangat terpusat dan rapuh.
  • mNAV-nya tetap di bawah 1, menandakan kepercayaan investor yang lebih lemah meski sahamnya mengungguli Bitcoin year to date.
Promo

MicroStrategy nampaknya menjadi satu-satunya pembeli korporat besar Bitcoin saat ini, sehingga memunculkan kekhawatiran terkait kekuatan permintaan institusional.

Data terbaru menunjukkan bahwa perusahaan ini telah membeli sekitar 45.000 BTC dalam 30 hari terakhir, sementara seluruh perusahaan treasury lainnya secara gabungan hanya membeli sekitar 1.000 BTC. Ini menandakan partisipasi di sektor tersebut hampir benar-benar anjlok.

Perubahan ini menunjukkan perubahan tajam dalam struktur pasar. Apa yang sebelumnya dianggap sebagai tren korporat yang terus berkembang sekarang sangat bergantung pada satu perusahaan saja.

Sekarang MicroStrategy memegang sekitar 76% dari total kepemilikan Bitcoin di antara perusahaan treasury, menyoroti betapa terkonsentrasinya strategi ini.

Bersamaan dengan itu, mulai terlihat tanda-tanda keretakan dalam model MicroStrategy sendiri. mNAV (multiple to net asset value) perusahaan masih berada di bawah 1, tepatnya di sekitar 0,97x.

Disponsori
Disponsori

Artinya, harga saham MicroStrategy diperdagangkan dengan diskon jika dibandingkan nilai kepemilikan Bitcoinnya setelah memperhitungkan dilusi saham.

Data mNAV MicroStrategy Sejak Awal Tahun | Sumber: Strategy Tracker

Hal ini menjadi penting karena strategi MicroStrategy sangat bergantung pada kepercayaan pasar. Jika saham MicroStrategy diperdagangkan dengan premi, perusahaan dapat menggalang dana dengan lebih efisien untuk membeli lebih banyak Bitcoin.

Diskon ini justru memperlemah mesin penggerak tersebut dan menandakan menurunnya minat investor terhadap struktur perusahaan ini.

Di sisi lain, harga saham MicroStrategy telah turun sekitar 14% sejak awal tahun, sementara Bitcoin juga terkoreksi sekitar 22% di periode yang sama.

Meski penurunan sahamnya tidak sedalam Bitcoin, ini mencerminkan penilaian yang lebih hati-hati dari investor. Mereka masih menghargai kemampuan perusahaan dalam mengakumulasi Bitcoin, tapi mereka tidak lagi memberikan premi tinggi pada model bisnisnya.

Grafik Harga Saham MicroStrategy Sejak Awal Tahun | Sumber: Google Finance

Secara keseluruhan, data ini mengarah pada kondisi yang rapuh. Permintaan Bitcoin oleh treasury korporat belum berkembang ke banyak perusahaan, melainkan semakin menyempit hanya ke satu pemain utama.

Akibatnya, narasi besar soal adopsi institusional melalui treasury korporat terasa semakin lemah dari dugaan semula.

Sekarang, pasar sangat bergantung pada aktivitas beli MicroStrategy daripada basis permintaan korporat yang beragam.

Jika situasi ini berubah, dampaknya terhadap permintaan Bitcoin bisa terjadi secara langsung dan signifikan.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori