Strategy (sebelumnya MicroStrategy) kembali menunjukkan komitmennya untuk terus mengakumulasi Bitcoin (BTC). Perusahaan baru saja memborong 20.356 Bitcoin senilai miliaran dolar AS dan menjadi akuisisi BTC terbesar Strategy dalam 2 bulan terakhir. Namun sayangnya, ekspansi terbaru perusahaan tidak sejalan dengan pertumbuhan harga sahamnya, harga MSTR malah menunjukkan penurunan.
Untuk memuluskan langkahnya, Strategy melakukan penjualan saham yang bernilai miliaran dolar. Hal itulah yang sepertinya membuat guncangan kepercayaan terhadap perusahaan. Karena melihat harga Bitcoin saat ini dan risiko pelemahannya, turunnya BTC bakal berdampak negatif pada Strategy.
Saylor Terus Membeli Bitcoin
Strategy, yang baru-baru ini berganti jubah dari MicroStrategy, sekali lagi memperpanjang keunggulannya sebagai salah satu pemegang Bitcoin terbesar di dunia. Hari ini, perusahaan menyelesaikan penawaran saham senilai US$2 miliar, dan Michael Saylor baru saja mengumumkan bahwa hasil aksi korporasi tersebut digunakan untuk akuisisi Bitcoin.
“Strategy telah mengakuisisi 20.356 BTC seharga US$1,99 miliar dengan harga US$97.514 per bitcoin dan telah mencapai BTC Yield sebesar 6,9% YTD 2025. Pada 23 Februari, kami memegang 499.096 BTC yang diakuisisi seharga ~US$33,1 miliar dengan harga ~US$66.357 per bitcoin,” klaim Saylor.
Akuisisi yang terjadi pada hari ini merupakan pembelian terbesar perusahaan dalam lebih dari dua bulan. Meskipun tampak optimistis, tetapi beberapa kekhawatiran mulai muncul.
Saylor telah melanjutkan pembelian Bitcoin besar-besaran ini selama berbulan-bulan, namun terdapat beberapa jeda signifikan yang terjadi pada bulan Februari. Meskipun ada pembelian terbaru, saham perusahaan MSTR belum berkinerja baik tahun ini.

Ada beberapa alasan mengapa harga saham MSTR turun di pasar. Namun yang jelas, pada tahun lalu, kinerja saham MicroStrategy menunjukkan korelasi yang jelas dengan pertumbuhan pasar Bitcoin.
Nah melihat harga Bitcoin terkini yang juga mengalami penurunan akibat kondisi pasar yang bearish, hal tersebut sepertinya tidak bisa memberikan banyak bantuan kepada Strategy.
Di sisi lain, penjualan saham yang dilakukan secara masif oleh perseroan mulai memberikan dampak. Pada Januari kemarin, Strategy telah melego sahamnya senilai US$2 miliar, kemudian pada hari ini perusahaan kembali melakukan penjualan yang mencakup penawaran opsional lainnya hingga US$300 juta.
Saylor Masih Melihat Jangka Panjang
Tidak hanya itu, Strategy juga meluncurkan sekuritas perpetual baru untuk mendiversifikasi penawarannya. Beberapa aksi korporasi yang dilakukan Strategy ikut menarik raksasa manajemen aset, BlackRock untuk ikut masuk dan kini mengenggam sekitar 5% saham perusahaan.
Rumor berkembang bahwa pembelian Bitcoin Strategy kemungkinan menciptakan dilema pajak, dan Saylor sepertinya tetap teguh pada pendirian untuk melanjutkan akuisisi.
Secara keseluruhan, Saylor masih melihat jangka panjang. Melepas sejumlah besar saham secara jelas memengaruhi MSTR. Namun, kondisi ini bisa berubah secara signifikan ketika Bitcoin memasuki siklus bullish lainnya.
Sebelumnya, analis BeInCrypto mencatat bahwa pasokan BTC di exchange telah turun menjadi 2,5 juta, yang berarti kejutan pasokan sudah dekat. Pembelian berkelanjutan oleh MicroStrategy atau Strategy dapat menambah tekanan ini.
Bagaimana pendapat Anda tentang pembelian Bitcoin terbaru oleh Strategy (MicroStrategy) ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.
