Monad (MON) diperdagangkan di kisaran US$0,021, turun 7% dalam 24 jam terakhir, tapi masih naik 4% selama seminggu. Harga Monad juga 56% di bawah harga tertinggi setelah listing-nya di US$0,048.
Meskipun mengalami penurunan, grafiknya masih menyisakan peluang bullish karena pola inverse head and shoulders masih bertahan. Pola ini tetap kuat selama para bull bisa menjaga satu level kunci. Namun, risiko bearish sepertinya tidak jauh dari sini.
SponsoredPola Inverse Head and Shoulders Bertahan dan Pembeli Saat Koreksi Mulai Masuk
Monad masih mengikuti pola inverse head and shoulders. Pola ini dikenal sebagai tanda pembalikan bullish jika harga bisa menembus neckline. Support terbentuk di US$0,020. Neckline berada di kisaran US$0,024.
Jika penutupan harian berada di atas US$0,024, itu konfirmasi breakout. Breakout ini menandakan potensi kenaikan terukur sebesar 64% ke US$0,040. Walaupun harga Monad terkoreksi lebih dari 7% dalam 24 jam terakhir, support beli saat harga turun masih menjaga peluang breakout tetap terbuka.
Money Flow Index (MFI) mengukur tekanan beli berdasarkan harga dan volume. Antara tanggal 26 hingga 29 Desember, harga bergerak turun sedangkan MFI justru membentuk higher high. Ini adalah bullish divergence. Hal ini menunjukkan potensi akumulasi saat harga turun dan adanya dukungan dari trader ritel.
Mau dapat insight token seperti ini? Daftar Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.
Perilaku ini membantu menjaga pola tetap bertahan. Jika MFI turun di bawah swing low terakhir, maka support saat harga turun akan melemah. Jika MFI menembus higher high baru, peluang tembus ke US$0,024 semakin kuat. Saat ini, pembeli ritel masih menjaga zona aman di US$0,020.
Derivatif Cenderung Long, tapi Risiko Squeeze Meningkat di Bawah US$0,020
Posisi derivatif menunjukkan mengapa setup ini terasa kurang stabil. Pada grafik MON-USD 7 hari Hyperliquid, klaster likuidasi memperlihatkan bias long yang jelas. Long likuidasi menumpuk di kisaran US$93,62 juta. Sementara, short likuidasi berada di US$45,26 juta.
Tekanan long likuidasi lebih dari 100% lebih besar dibanding tekanan short likuidasi. Para trader bersiap untuk pergerakan naik.
Kondisi ini menimbulkan risiko. Jika harga turun di bawah US$0,020, maka akan memicu area likuidasi di mana lebih dari 50% long cluster berada. Level ini mencakup US$50,34 juta total leverage long. Jika tembus, potensi terjadi long squeeze yang bisa menyeret harga lebih rendah.
Penjual bisa saja sedang menunggu pemicu ini. Jika US$0,020 gagal dipertahankan, siklus likuidasi akan mempercepat penurunan.
Di sisi lain, jika penutupan harga jelas di atas US$0,024, itu akan melikuidasi sebagian besar klaster short Monad utama. Hal ini akan mengkonfirmasi breakout dan membuka peluang harga lebih tinggi.
SponsoredLevel Harga Monad Penting untuk Bull dan Bear
Harga Monad diperdagangkan antara dua level penting yang menentukan arah pergerakan. Jika harga menembus US$0,024, artinya breakout sudah aktif. Area US$0,029 menjadi konfirmasi momentum, dan bisa membawa harga ke US$0,040.
Jika harga turun di bawah US$0,020, maka struktur pola jadi lemah. Hal ini membuka potensi menuju US$0,016 dan mematahkan pola inverse head and shoulders, sehingga grafik kembali jadi bearish. Sampai saat itu, polanya masih berpihak bullish, meski tipis.
Saat ini, pasar sedang menanti apakah neckline tertembus atau justru terjadi long squeeze trap. Satu breakout bisa membuka potensi reli 64%. Tapi kalau terjadi breakdown dari sisi bear, tekanan squeeze bisa menarik harga ke US$0,016.