Dokumen di Inggris menunjukkan bahwa NVentures, divisi ventura Nvidia, kemungkinan memiliki 141.834 saham Revolut yang bernilai sekitar US$196 juta. Kedua perusahaan ini tidak pernah menyebut seberapa besar kepemilikan saham tersebut.
Jejak dokumen rutin justru mengungkap hal yang tak diumumkan lewat siaran pers. Ini menghubungkan produsen chip AI terbesar dunia dengan sebuah bank yang punya 16 juta pengguna aset kripto.
Saham Nvidia dan Revolut yang Tak Pernah Diumumkan
Tech Funding News menemukan dokumen tersebut pada hari Jumat. Pernyataan di Companies House, lembaga registrasi usaha Inggris, mencantumkan entri milik NVentures LLC dengan 141.834 saham.
Dengan harga pada putaran pendanaan terakhir Revolut, nilainya sekitar US$195,9 juta. Ini berarti sekitar US$1.380 per saham. Orang dalam sempat menyebut kisaran hampir US$200 juta.
NVentures membeli saham itu pada penjualan November 2025. Saat itu, Revolut punya valuasi US$75 miliar. Perusahaan seperti Coatue, Greenoaks, Dragoneer, dan Fidelity memimpin pendanaan tersebut, menurut pengumuman resmi Revolut. Revolut menyatakan dana dari Nvidia akan memperkuat kerja sama mereka di bidang AI. Tak ada angka yang disebutkan.
“Penjualan ini juga mencakup investasi dari NVentures (divisi ventura NVIDIA), sehingga kerja sama Revolut dengan pemimpin teknologi global di bidang utama, termasuk AI, menjadi semakin erat.”
Ikuti kami di X untuk mendapat berita terbaru secara langsung
Valuasi ini didukung oleh laba nyata. Pendapatan Revolut di 2024 naik 72% menjadi US$4 miliar. Laba sebelum pajak tumbuh 149% hingga US$1,4 miliar.
Harganya mungkin segera naik lagi. Bloomberg melaporkan pada Juni bahwa Revolut mempertimbangkan penjualan saham baru dengan valuasi US$115 miliar. Ini kenaikan 53% hanya dalam sekitar tujuh bulan.
CEO Nik Storonsky memastikan mereka belum akan IPO sebelum 2028. Sampai saat itu, satu-satunya cara bagi karyawan maupun investor awal untuk mencairkan dananya hanyalah lewat penjualan saham seperti ini.
Bagi Nvidia, waktunya cukup menarik. Produsen chip ini sempat kehilangan gelar sebagai perusahaan paling bernilai di dunia ke Apple untuk sementara waktu.
Izin Kripto Bertambah dari London hingga Dubai
Mengapa bertaruh pada Revolut? Karena daftar izin mereka terus bertambah.
Pada bulan Maret, Revolut meluncur sebagai bank resmi berlisensi penuh di Inggris untuk 13 juta nasabah lokal. Sementara, permohonan izin bank di Amerika Serikat kini menunggu keputusan.
Pada 15 Juli, Otoritas Regulasi Aset Virtual Dubai (VARA) memberikan persetujuan prinsip untuk lisensi aset kripto kepada Revolut. Izin itu mencakup trading dan pialang melalui aplikasi, serta Revolut X, exchange kripto mandiri milik mereka. Persetujuan akhir masih menunggu proses selanjutnya.
UEA juga bergerak cepat soal aturan aset kripto. Sebuah stablecoin dirham yang diatur baru saja hadir di exchange negara itu.
Di Eropa pun situasinya serupa. Revolut telah menghapus USDT milik Tether sesuai aturan MiCA. ECB juga memilih Revolut untuk menguji euro digital.
Setiap izin baru membuat investasi diam-diam Nvidia senilai US$196 juta terlihat semakin strategis. Dokumen berikutnya mungkin akan menunjukkan apakah mereka berani menambah investasi di valuasi US$115 miliar.









