Sam Altman dan Perang Musk Membuat Cursor AI Kehilangan Setelah Kesepakatan US$60 Miliar

  • OpenAI memutus akses Cursor 14 hari setelah SpaceX menutup akuisisi senilai US$60 miliar.
  • Akses langsung ke model OpenAI berakhir pada 12 November, dan Astra diblokir secara permanen.
  • Cursor mengatakan OpenAI melayani 5% lalu lintas. Musk mengatakan dia tidak peduli sama sekali.
Promo

SpaceX membeli Cursor pada 14 Agustus, dan dua minggu kemudian, OpenAI mengambil langkah untuk memutuskan akses tool coding AI tersebut dari model miliknya. Akses akan berakhir pada 12 November.

Cursor adalah salah satu asisten coding yang paling banyak digunakan di kalangan pengembang perangkat lunak. Akuisisi senilai US$60 miliar melalui transaksi saham sepenuhnya membuatnya masuk ke dalam ekosistem Elon Musk. OpenAI menilai hal itu sebagai alasan yang cukup untuk pergi.

Mengapa OpenAI Memutuskan Pergi

OpenAI tidak pernah menyebut Cursor melakukan kesalahan apa pun. Melainkan, OpenAI memanfaatkan klausul perubahan kepemilikan, yaitu ketentuan kontrak yang memungkinkan satu pihak keluar jika pihak lainnya dijual.

Alasan yang diberikan adalah masalah kepercayaan, menyatakan bahwa mereka tidak bisa yakin SpaceX akan mengikuti aturan miliknya. Secara spesifik, mereka mengacu pada dua peristiwa.

Disponsori
Disponsori
  • X (Twitter), platform yang diakuisisi Musk pada 2022 dan kemudian menjadi bagian dari SpaceX, pernah melanggar kontrak OpenAI sebelumnya.
  • Di pengadilan California pada 30 April, seorang pengacara bertanya kepada Musk apakah xAI telah mendistilasi model OpenAI untuk melatih Grok.

Distilasi berarti menstimulus model pesaing berulang kali agar meniru pengetahuan yang dimiliki. Musk awalnya menyebut setiap perusahaan AI melakukan hal itu. Saat didesak lagi, ia mengakui xAI memang melakukan itu sebagian.

Ia memberikan kesaksian dalam gugatan pribadinya terhadap OpenAI, dan juri menolak perkara Musk tiga minggu kemudian karena dianggap diajukan terlalu lambat.

OpenAI menambahkan satu syarat lagi. Astra, model unggulan berikutnya milik OpenAI, tidak akan pernah didistribusikan melalui Cursor.

Cursor Klaim Dampaknya Kecil

Michael Truell, co-founder Cursor yang kini bekerja di SpaceX, memperkirakan dampaknya hanya sekitar 5% dari lalu lintas pengguna. Dialog dengan OpenAI masih berlangsung.

“Cursor adalah salah satu pengguna paling awal OpenAI, kami telah lama bekerja sama dengan tim mereka, dan kami mempercayai platform mereka sebagai infrastruktur netral untuk bisnis kami,” ungkap Truell lewat unggahannya.

Elon Musk sepertinya tidak tertarik bernegosiasi. Dalam respon pertamanya, ia bilang ia “tidak peduli sama sekali” dan menuduh Altman serta presiden OpenAI Greg Brockman tidak bisa dipercaya.

Sementara itu, Anthropic mengambil langkah berbeda. Co-founder Tom Brown menyatakan pihaknya akan menambah kapasitas komputasi agar Claude berjalan lebih optimal di dalam Cursor.

“Cursor telah menjadi mitra terpercaya Anthropic sejak Sonnet 3.5. Kami akan terus meningkatkan komputasi untuk mendukung model Claude di Cursor dan sangat antusias dengan apa yang akan terjadi selanjutnya bersama mereka di SpaceX,” ujar Brown dalam unggahan Sabtu pagi.

OpenAI tidak sedang mempertahankan pendapatan sebesar 5% dari satu pelanggan. OpenAI benar-benar menolak untuk menjual kepada Musk dalam bentuk apa pun. Para pengembang memiliki waktu sampai 12 November untuk memilih penyedia baru, dan Cursor sudah mengalihkan ke model Grok dari SpaceXAI, Claude, dan Gemini.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori