Kembali

Bitcoin menarik arus modal karena krisis margin call Futures perak memicu guncangan likuiditas | Berita Kripto AS

author avatar

Ditulis oleh
Lockridge Okoth

editor avatar

Diedit oleh
Lockridge Okoth

29 Desember 2025 21.06 WIB
  • Harga perak melonjak ke rekor tertinggi, lalu anjlok lebih dari 10% saat posisi Futures dengan leverage terurai secara drastis.
  • Kenaikan margin CME dan gap likuiditas menandakan tekanan sistemik di pasar logam mulia.
  • Bitcoin naik saat harga perak jatuh, mengisyaratkan rotasi modal di tengah tekanan pasar tradisional.
Promo

Selamat datang di US Crypto News Morning Briefing—rangkuman utama perkembangan terpenting dari dunia aset kripto untuk hari ini.

Siapkan kopi Anda sambil kami membahas apa yang mengguncang pasar global akhir pekan lalu. Harga perak melonjak tajam, lalu anjlok dengan cepat, sehingga menimbulkan rumor bahwa leverage besar-besaran di balik layar sedang jebol. Di saat trader logam mulia panik, Bitcoin malah bergerak ke arah berlawanan, mengisyaratkan bahwa ini bukan sekadar volatilitas, melainkan perpindahan likuiditas.

Berita Aset Kripto Hari Ini: Kekacauan Perak, Rumor Bank, dan Tawaran Bitcoin — Ini yang Penting

Pasar perak berubah kacau selama akhir pekan, sementara para trader Bitcoin memperhatikan dengan seksama. Dalam pergerakan yang sangat tajam yang menyingkap leverage besar di pasar komoditas, harga perak sempat menyentuh level rekor mendekati US$84 sebelum akhirnya jeblok lebih dari 10% hanya dalam waktu sekitar satu jam.

Sponsored
Sponsored

Kecepatan dan besarnya pembalikan harga ini mengguncang pasar Futures, memicu kenaikan margin, serta membangkitkan lagi kekhawatiran risiko sistemik, sementara Bitcoin justru diam-diam banyak dibeli.

Pusat gejolak ini adalah laporan tanpa verifikasi yang beredar di media sosial, mengklaim bahwa ada satu bank besar yang tidak sanggup memenuhi margin call perak dalam jumlah besar dan akhirnya terlikuidasi secara paksa oleh exchange Futures di awal pagi tanggal 28 Desember.

Klaim tersebut menyebutkan kerugian terkait ratusan juta ons posisi short perak dan permintaan likuiditas darurat lebih dari US$2 miliar. Sampai 29 Desember, belum ada media utama maupun regulator yang mengonfirmasi adanya bank yang kolaps.

Walau begitu, respons pasar benar-benar terasa nyata.

Pergerakan harga perak sangat ekstrem, bahkan untuk ukuran komoditas. Harga perak melonjak ke rekor US$83,75 sesaat setelah pasar Futures dibuka, lalu merosot ke US$75,15 dalam waktu 70 menit.

Silver (XAG) Price Performance
Performa Harga Perak (XAG) | Sumber: TradingView

“… melihat US$4 miliar posisi long perak lenyap hanya dalam waktu sekitar satu jam…salah satu penghancuran posisi tercepat yang pernah saya lihat. Likuiditas seolah-olah menghilang sepenuhnya selama penurunan, harga ‘teleportasi’ langsung ke bawah saat bid menguap,” tulis analis Shanaka Anslem.

Sponsored
Sponsored

Di tengah volatilitas yang membeludak, Tim Manajemen Risiko CME mengumumkan peningkatan margin maintenance signifikan untuk hampir semua produk logam mulia.

Langkah ini mengindikasikan bahwa exchange bergerak cepat untuk mengendalikan leverage setelah harga bergejolak. Pola ini cukup sering terlihat, baik pada periode gejolak di komoditas maupun aset kripto sebelumnya.

Bitcoin menarik arus masuk saat leverage logam terpecah

Saat trader logam mulia terpaksa hengkang, Bitcoin bergerak ke arah sebaliknya. Crypto Rover menyebut bahwa harga perak turun sekitar 11% ketika harga aset kripto melonjak, sehingga menandakan adanya rotasi modal, bukan dana baru yang masuk ke pasar.

Memang benar, harga Bitcoin langsung melonjak saat harga perak mulai tertekan, bahkan sempat menguji level psikologis US$90.000. Polanya sangat terlihat jelas:

Sponsored
Sponsored
  • Posisi dengan leverage tinggi terpaksa ditutup,
  • Kewajiban margin bertambah,
  • Likuidasi paksa makin cepat, dan
  • Modal mencari tempat berlindung lain.

Apakah rumor bank kolaps itu benar atau tidak, urutan peristiwa ini sejalan dengan pola di mana tekanan di pasar leverage tradisional biasanya membuat dana mengalir ke Bitcoin.

Beberapa analis mengingatkan trader agar tidak mudah percaya dengan klaim paling sensasional. Shanaka kemudian menyoroti satu poin data yang bisa diverifikasi tapi kalah populer dari rumor kolaps: JPMorgan mengungkapkan rugi tak terealisasi hampir US$4,9 miliar di perak dan berbalik dari posisi short besar menjadi memiliki sekitar 750 juta ons perak fisik.

“Cerita kolaps ini bisa jadi cuma fiksi,” terang dia, “tapi perubahan posisi itu sudah tercatat di SEC.”

Perbedaan ini sangat penting bagi para trader kripto. Sinyal utamanya bukan pada judul berita, melainkan seberapa cepat likuiditas berpindah ketika leverage mulai retak.

Saat pasar perak ‘paper’ benar-benar membeku, perilaku Bitcoin malah mirip ‘pressure valve’, bukan sekadar aset spekulatif.

Sponsored
Sponsored

Chart of the Day

Silver and Bitcoin Price Performances
Performa Harga Perak dan Bitcoin | Sumber: TradingView

Byte-Sized Alpha

Berikut rangkuman berita seputar aset kripto AS lainnya yang perlu diikuti hari ini:

Gambaran Umum Pre-market Crypto Equities

PerusahaanPenutupan per 26 DesemberPratinjau Pre-Market
Strategy (MSTR)US$158,81US$156,85 (-1,23%)
Coinbase (COIN)US$236,90US$234,78 (-0,89%)
Galaxy Digital Holdings (GLXY)US$23,40US$23,20 (-0,85%)
MARA Holdings (MARA)US$9,59US$9,48 (-1,15%)
Riot Platforms (RIOT)US$13,44US$13,22 (-1,64%)
Core Scientific (CORZ)US$15,29US$15,07 (-1,44%)
Perlombaan pembukaan pasar ekuitas kripto | Sumber: Google Finance

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori