Tiga pria yang menyamar sebagai polisi memaksa sepasang suami istri di Versailles untuk mentransfer sekitar US$1,000.000 dalam bentuk Bitcoin (BTC) dengan ancaman pisau, dalam salah satu kasus perampokan aset kripto paling nekat di Prancis.
Penyerangan ini menargetkan seorang pria dan wanita yang berusia akhir 50-an di rumah mereka, di distrik Le Chesnay, menurut sumber dari kepolisian Versailles yang dikutip oleh TF1.
Mengapa Ini Penting:
- Para holder aset kripto menghadapi risiko keamanan fisik yang makin meningkat karena kekayaan on-chain menjadi target langsung bagi jaringan kejahatan terorganisir
- Terjadi 40 kasus penculikan terkait kripto yang terdokumentasi di Prancis sejak Juli 2023, menandakan ancaman sistemik dan bukan kejadian terpisah
- Pelaku yang menyamar sebagai aparat penegak hukum menunjukkan adanya perubahan taktik, sehingga sistem keamanan rumah biasa sudah tidak cukup lagi
Rincian Kejadian:
- Pelaku masuk dengan berpura-pura sebagai polisi; salah satu membawa pisau dan mengancam akan menikam wanita tersebut bila BTC tidak segera ditransfer
- Setelah transfer dikonfirmasi, para pelaku kabur naik van dan meninggalkan wanita itu dengan cedera ringan di bahunya
- Wanita tersebut berhasil membebaskan diri, kemudian melepas ikatan suaminya, lalu meminta bantuan kepada tetangga
- Belum ada yang ditangkap; para tersangka menghadapi tuduhan seperti perampokan bersenjata, penculikan, dan konspirasi kriminal
- Kantor Kejaksaan Versailles dilaporkan sudah mengonfirmasi kerugian BTC tersebut dan menyerahkan kasus ini ke Brigade Penindakan Banditisme, satuan kepolisian yudisial spesialis penanganan kejahatan terorganisir di Prancis.
Gambaran Besar:
- Polisi Prancis mencatat sekitar 40 kasus penculikan terorganisir terkait aset kripto dari Juli 2023 hingga akhir 2025, dan disebutkan ada otak pelaku dari luar negeri yang memesan beberapa serangan ini
- Bulan lalu, kepala Binance Prancis selamat dari percobaan penyerangan dengan alat kunci pas di Val-de-Marne; seorang pria berusia 74 tahun di Isère mengalami penyiksaan dari pelaku yang menargetkan keluarga seorang jutawan kripto
- Pakar keamanan memperingatkan aksi kekerasan kripto di 2026 bisa melampaui rekor kasus di 2025