Risiko Harga Ethereum: Lebih Sedikit Koin untuk Dijual dan Lebih Banyak US$ dalam Posisi

  • Cadangan exchange ETH telah turun sekitar 10% sejak Januari.
  • Likuiditas stablecoin sedang berpindah dari Tron ke Ethereum.
  • Ethereum diperdagangkan di dekat US$1.900 karena permintaan spot di AS menunjukkan sedikit urgensi.
Promo

Ethereum (ETH) sedang mengalami pengetatan dari berbagai arah sekaligus, karena koin keluar dari exchange, staking menyerap pasokan, dan likuiditas stablecoin berputar ke jaringannya. Tetapi, harganya masih bertahan di sekitar US$1.900.

Kondisi seperti ini menarik perhatian analis onchain. Mereka melihat bahwa pasar diam-diam sedang melakukan reposisi, sementara grafik harga tidak menunjukkan banyak pergerakan.

Performa Harga Ethereum (ETH).
Performa Harga Ethereum (ETH) | Sumber: BeInCrypto Markets
Disponsori
Disponsori

Supply Squeeze Sedang Meningkat di Balik Grafik Harga Ethereum yang Mendatar

Saldo Ethereum yang disimpan di exchange turun sepanjang 2026. Data CryptoQuant menunjukkan cadangan ETH di exchange turun menjadi 15,12 juta ETH dari 16,86 juta pada Januari.

Ini berarti terjadi penurunan sekitar 1,74 juta ETH, mendekati 10% dari saldo yang tersedia untuk dijual.

Cadangan Ethereum di Exchange
Cadangan Ethereum di Exchange | Sumber: CryptoQuant

Pada saat yang sama, pergerakan holder besar yang diukur lewat volume arus masuk dan keluar 10 teratas, cenderung di bawah rata-rata beberapa waktu terakhir.

Staking naik melewati 34% dari total pasokan yang beredar. Selain itu, antrean keluar validator hampir nol. Jadi, para holder lebih memilih menyimpan ETH mereka dalam staking daripada menjualnya.

Exchange-traded fund (ETF) juga turut mengurangi pasokan. Dana ETH spot menarik sekitar US$482 juta selama empat minggu hingga 7 Agustus, dan pada minggu terakhir sendiri nilainya bertambah sekitar US$245 juta. Secara total, arus masuk bersih kini mencapai sekitar US$11,46 miliar, menurut data dari SoSo Value.

Peluncuran smart contract baru juga melonjak pesat. Hasilnya yaitu celah antara pasokan yang menyusut dan penggunaan onchain yang terus bertambah jadi semakin lebar.

Disponsori
Disponsori

Data independen turut memperkuat gambaran ini. Analis Tanaka menerangkan aktivitas transaksi mingguan di atas 20 juta, mendekati level tertinggi sepanjang sejarah.

Seorang analis menjelaskan bahwa kondisi serupa, di mana likuiditas di exchange menipis ketika aktivitas jaringan meningkat, sebelumnya sering berakhir dengan pergerakan harga tajam setelah permintaan menentukan arah. Ia mengingatkan bahwa pola ini tidak memberikan sinyal waktu secara pasti.

Kemana Arah Pergerakan Dolar

Sisi likuiditas juga menunjukkan kisah yang serupa. CryptoOnchain menyoroti selama 14 hari terakhir, total arus bersih stablecoin ke Binance rata-rata sekitar US$87 juta per hari, namun komposisinya berubah signifikan.

Tether (USDT) di Tron (TRX) turun dengan cepat. Cadangan USDT di Binance berbasis Tron menurun dari sekitar US$1,4 miliar menjadi US$709 juta hanya dalam waktu dua minggu.

Stablecoin berbasis Ethereum justru mengalir ke arah sebaliknya. USDT di jaringan Ethereum mencatat kenaikan arus bersih mingguan sebesar 210%, sementara arus masuk USD Coin (USDC) juga naik 114% di periode yang sama.

Sinyal ini bukan berarti modal keluar dari pasar. Modal tersebut hanya memilih di jaringan mana akan mengendap, dimana market maker lebih memilih likuiditas yang lebih dalam di Ethereum.

“Holder besar dan market maker kemungkinan sedang memindahkan aset jaminan dari Tron ke Ethereum, yang mungkin mencerminkan preferensi atas likuiditas DeFi yang lebih dalam, infrastruktur pasar berbasis Ethereum yang lebih luas, atau posisi menjelang volatilitas yang berpusat pada Ethereum,” demikian isi dari posting tersebut.

Pemicu Belum Terjadi

Arus masuk ETF cukup stabil dalam beberapa minggu terakhir, namun belum mampu menggerakkan harga. Ini menandakan ada pasokan yang masuk ke pasar atau keyakinan investor memang masih kurang kuat untuk memicu breakout.

Bersamaan dengan itu, pembelian spot di platform AS tetap lemah. Coinbase Premium Index, yang mengukur kekuatan pasar spot AS terhadap exchange luar negeri, masih negatif sejak awal Mei dan berada di level sekitar -0,069.

Indeks Coinbase Premium Ethereum.
Indeks Coinbase Premium Ethereum | Sumber: CryptoQuant

Sementara itu, analis Michaël van de Poppe menggambarkan pergerakan harga ETH yang tetap tidak berubah, di mana ETH masih terjebak antara US$1.800 dan US$2.000, serta volatilitas mendekati level terendah dalam beberapa tahun. Ia menyebutkan, jika ETH bisa breakout bersih di atas US$2.000, maka potensi pergerakan kuat bisa terjadi.

Apakah breakout tersebut akan terjadi atau tidak, bergantung pada permintaan yang mulai menguat, sementara data saat ini belum menunjukkannya. Kondisi ini juga bisa bertahan, sebab pasokan yang makin ketat saja tidak otomatis mendorong pergerakan harga.

Subscribe ke channel YouTube kami untuk menyaksikan wawasan ahli dari para pemimpin dan jurnalis


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori